Kompas.com - 06/09/2021, 18:41 WIB
Ilustrasi hotel. SHUTTERSTOCK/Kanyapak LimIlustrasi hotel.

KOMPAS.com - Penggunaan aplikasi PeduliLindungi akan diperluas ke seluruh sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, khususnya untuk hotel, restoran, dan kafe.

Untuk diketahui, dilansir dari Kompas.com, Rabu (1/9/2021), sebelumnya aplikasi tersebut telah digunakan di mal, tempat ibadah, dan transportasi umum.

"Seluruh sektor usaha pariwisata dan ekonomi kreatif akan terintegrasikan kepada aplikasi PeduliLindungi dan dari hasil laporan sementara ini menunjukkan satu grafik yang cukup memuaskan. Kami (akan) terus mensosialisasikan agar pemahaman dan penggunaan PeduliLindungi semakin diperluas di hotel, restoran, kafe," kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno saat Weekly Press Briefing, Senin (6/9/2021).

Baca juga:

Ia menambahkan, hasil pantauan sementara menunjukkan bahwa kode QR (QR code) tidak digunakan secara semestinya. Oleh karena itu, pihaknya juga akan mensosialisasikan penggunaan kode QR.

Adapun tahap piloting akan dilaksanakan di empat kota, yakni Jakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya bersama Kemenko Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) serta beberapa kementerian/lembaga terkait. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, pihaknya juga bekerja sama dengan PUTRI (Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia) dan ARKI (Asosiasi Rekreasi Keluarga Indonesia) dalam persiapan piloting di empat kota itu. 

Sistem filtering aplikasi PeduliLindungi

Ilustrasi aplikasi PeduliLindungi.KOMPAS.com/ Galuh Putri Riyanto Ilustrasi aplikasi PeduliLindungi.

Pihaknya berencana menggunakan filtering empat kondisi pengguna pada aplikasi PeduliLindungi. 

"Kita akan menggunakan filtering empat kondisi user atau color code. Jadi color code hijau, kuning, merah, hitam - dulu enggak ada hitam, tapi sekarang ditambah hitam untuk yang belum divaksin (Covid-19) dan masih berkegiatan dan terindikasi kontak erat Covid-19," jelasnya.

Hanya pengguna dengan warna hijau dan kuning yang diperkenankan masuk, sementara merah dan hitam akan diupayakan supaya menjadi hijau dan kuning. 

Baca juga:

Selain itu, pihaknya akan bekerja sama dengan Dirjen Perdagangan untuk menerbitkan Surat Edaran (SE) bersama berisi imbauan penggunaan aplikasi PeduliLindungi secara bertahap.

"Penggunaan aplikasi ini akan menyentuh penyelenggaraan MICE (sektor meeting, incentive, convention, dan exhibition) di hotel dan beberapa kegiatan pariwisata dan ekonomi kreatif lainnya," tambah Sandiaga.

Pihaknya juga berencana menjadikan aplikasi tersebut sebagai standar penyelenggaraan kegiatan ke depannya, termasuk dalam hal penerimaan wisatawan mancanegara. 

Aplikasi PeduliLindungi dan Bali

Bali belum dijadikan lokasi piloting aplikasi PeduliLindungi lantaran status Pulau Dewata belum di PPKM Level 3. 

"Ke depan, seiring dengan menurunnya level PPKM dan meningkatnya jumlah vaksinasi di Bali, kondisi di aplikasi PeduliLindungi akan kita sosialisasikan lebih gencar lagi di Bali dan diharapkan jadi acuan pembukaan Bali kembali," ujar Sandiaga. 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rute Tercepat ke Kitagawa Pesona Bali, Kampung Bali di Wonogiri

Rute Tercepat ke Kitagawa Pesona Bali, Kampung Bali di Wonogiri

Travel Tips
Wisata Gunungkidul Resmi Dibuka

Wisata Gunungkidul Resmi Dibuka

Travel Update
3 Aktivitas di Kitagawa Pesona Bali Wonogiri, Lihat Pertunjukan Budaya

3 Aktivitas di Kitagawa Pesona Bali Wonogiri, Lihat Pertunjukan Budaya

Jalan Jalan
Artotel Group Raih Pendanaan Seri B, Targetkan Lebih dari 50 Properti di 2023

Artotel Group Raih Pendanaan Seri B, Targetkan Lebih dari 50 Properti di 2023

Travel Update
Kitagawa Pesona Bali, Tempat Wisata Bernuansa Pulau Dewata di Wonogiri

Kitagawa Pesona Bali, Tempat Wisata Bernuansa Pulau Dewata di Wonogiri

Jalan Jalan
Ancol Belum Terima Wisatawan Usia di Bawah 12 Tahun Saat Libur Maulid

Ancol Belum Terima Wisatawan Usia di Bawah 12 Tahun Saat Libur Maulid

Travel Update
Wisatawan di Bantul Diharapkan Tunjukkan Kartu Vaksin Jika Susah Akses PeduliLindungi

Wisatawan di Bantul Diharapkan Tunjukkan Kartu Vaksin Jika Susah Akses PeduliLindungi

Travel Update
Dari Sejarah hingga Budaya, Temukan 4 Kegiatan Harmonis di Desa Wisata Kampung Majapahit

Dari Sejarah hingga Budaya, Temukan 4 Kegiatan Harmonis di Desa Wisata Kampung Majapahit

Jalan Jalan
Syarat Terbaru Naik Pesawat, Wajib Tes PCR walau Divaksin Dosis Lengkap

Syarat Terbaru Naik Pesawat, Wajib Tes PCR walau Divaksin Dosis Lengkap

Travel Update
DAMRI Buka Rute Baru untuk Perjalanan Yogyakarta-Jakarta PP

DAMRI Buka Rute Baru untuk Perjalanan Yogyakarta-Jakarta PP

Travel Update
Turis Asing Wajib Punya Asuransi Rp 1,4 Miliar Dirasa Berat, Ini Tanggapan Sandiaga

Turis Asing Wajib Punya Asuransi Rp 1,4 Miliar Dirasa Berat, Ini Tanggapan Sandiaga

Travel Update
Harga Paket Karantina di Hotel untuk Turis Asing di Bali Masih Digodok

Harga Paket Karantina di Hotel untuk Turis Asing di Bali Masih Digodok

Travel Update
Turun ke PPKM Level 2, Wisata Yogyakarta Boleh Buka dengan Syarat

Turun ke PPKM Level 2, Wisata Yogyakarta Boleh Buka dengan Syarat

Travel Update
Ada Rencana Sambutan untuk Turis Asing Pertama yang Tiba di Bali

Ada Rencana Sambutan untuk Turis Asing Pertama yang Tiba di Bali

Travel Update
Penerbangan Reguler dari Luar Negeri ke Bali Masih Sepi, Kemenparekraf Gencarkan Promosi

Penerbangan Reguler dari Luar Negeri ke Bali Masih Sepi, Kemenparekraf Gencarkan Promosi

Travel Update

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.