Kompas.com - 07/09/2021, 14:32 WIB
Ilustrasi bakpia pathok. SHUTTERSTOCK/ ijp2726Ilustrasi bakpia pathok.

KOMPAS.com - Ketika mengunjungi suatu daerah, rasanya belum lenggkap jika tidak membawa buah tangan atau oleh-oleh.

Apalagi ketika mengunjungi Yogyakarta. Selain memiliki banyak tempat wisata, Yogyakarta juga memiliki banyak oleh-oleh khas yang bisa dibawa pulang.

Mulai dari camilan, pernak-pernik, hingga kerajinan tangan yang unik ,Yogyakarta punya semuanya.

Baca juga: Itinerary Seharian Wisata di Jogja Bersama Anak, Main ke Taman Pelangi

Berikut Kompas.com rangkum 20 oleh-oleh populer khas Yogyakarta:

1. Bakpia

Berwisata ke Yogjakarta belum lengkap jika tidak membeli bakpia. Camilan manis ini sangat populer di kalangan wisatawan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Umumnya, bakpia memiliki isian rasa kacang hijau. Namun, kini bakpia tersedia dengan banyak varian rasa, seperti cokelat, durian, keju, red velvet, hingga green tea.

Ilustrasi bakpia dengan kulit kering. Dok. Instagram Bakpia Buteti Ilustrasi bakpia dengan kulit kering.

Di Jogja, wisatawan akan melihat banyak penjual bakpia, khususnya di toko oleh-oleh khas Jogja.

Beberapa toko bakpia yang bisa menjadi pilihan antara lain Bakpia Pathok 25, Bakpia Kurnia Sari, Bakpia Pathuk 75 dan Bakpia Pathok 145 dilansir dari Kompas.com Sabtu (04/09/2021).

2. Jogja Scrummy

Perpaduan unik puff pastry dan brownis kukus Jogja Scrummy cocok untuk dijadikan oleh-oleh untuk keluarga dan teman di rumah.

Kue ini memiliki banyak varian rasa antara lain keju, cokelat, srikaya, mangga, caramel, dan taro. Jogja Scrummy merupakan toko kue oleh-oleh dari Yogyakarta milik artis tanah air Dude Herlino.

Melansir Kompas.com Senin (08/07/2017), Toko kue ini punya beberapa cabang yang bisa kamu datangi, yaitu di Jalan Kaliurang, Jalan Katamso, Malioboro, dan Terminal A Bandara Adi Sucipto Yogyakarta. Harga satu kotak Jogja Scrummy mulai dari Rp 40.000 hingga Rp 66.000.

3.Cokelat Monggo

Selanjutnya, kamu bisa membawa pulang Cokelat Monggo untuk dijadikan oleh-oleh. Melansir situs resminya, Cokelat Monggo dibuat oleh ahli cokelat dari Belgia. Cokelat ini juga menggunakan cokelat premium asli dari Indonesia.

Ilustrasi merek cokelat lokal Indonesia, Cokelat Monggo asli Yogyakarta. INSTAGRAM/ CHOCOLATEMONGGO Ilustrasi merek cokelat lokal Indonesia, Cokelat Monggo asli Yogyakarta.

Cokelat Monggo memiliki banyak varian rasa yang bisa kamu pilih seperti almond, kelapa, jeruk, mangga hingga rasa cabai. Produk Cokelat Monggo juga menggunakan bungkus ramah lingkungan.

Kamu dapat melihat proses pembuatan, belajar tentang cokelat dan membei Cokelat Monggo di Museum dan Pabrik Cokelat Monggo yang terletak di Jalan Tugu Gentong RT 03 Sribitan Bangunjiwo, Kasihan, Bantul, Yogjakarta.

4. Gudeg Kaleng

Gudeg adalah salah satu kuliner khas yang tidak boleh ketinggalan jika mengunjungi Yogyakarta. Namun jika ingin gudek sebagai oleh-oleh, kamu harus memikirkan kembali cara membawanya karena gudeg tidak bisa bertahan terlalu lama.

Kendati demikian, kini sudah banyak sekali inovasi gudeg yang dikemas dalam kaleng. Membawa gudeg untuk oleh-oleh kini menjadi lebih praktis.

Untuk membeli gudeg kaleng, kamu bisa berkunjung ke toko oleh-oleh di Jogja atau di sentra kuliner gudeg di Kampung Wijilan.

5. Mamahke Jogja

Selain Jogja Scrummie milik Dude Herlino, Jogja memiliki toko kue yang sering dijadikan oleh-oleh lainnya yaitu Mamahke Jogja milik Hanung Bramantyo dan Zaskia Mecca.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by MAMAHKE JOGJA (@mamahkejogja)

 

Mamahke Jogja memiliki dua varian ukuran, yaitu Mamahke Jogja Krucils yang berukuran kecil, Roll Cake, dan Mamake Jogja Reguler.

Untuk rasa, Mamahke Jogja menyediakan banyak pilihan seperti choco banana, tiramisu, green tea, red velvet, dan keju.

Harga Mamahke Jogja mulai dari Rp 20.000 sampai Rp 65.000. Lokasi kedai Mamahke Jogja berada di Taman KT 1/329, Selatan Tamansari, Jogjakarta.

6. Batik Jogja

Dijuluki sebagai kota budaya, Jogja adalah salah satu daerah penghasil batik terpopuler di Indonesia.

Kain batik dengan motif parang versi Jogja dan Solo, Selasa (3/10/2017)KOMPAS.com/ M Wismabrata Kain batik dengan motif parang versi Jogja dan Solo, Selasa (3/10/2017)

Batik Jogja memiliki banyak ragam motif. Seperti motif ceplok, motif truntum, motif parang, motif nitik, dan motif kawung dilansir dari Kompas.com Sabtu (10/10/2020).

Kini, kamu bisa membeli batik Jogja dalam bentuk macam-macam seperti kemeja, celana, daster, tas, dan lain-lain.

Baca juga: Harus Tahu, Serba-serbi Motif Batik Daerah di Indonesia

Batik Jogja dapat ditemukan di banyak tempat perbelanjaan di Jogjakarta. Beberapa rekomendasi tempat untuk membeli batik Jogja, antara lain Pasar Beringharjo, Malioboro, dan Kampung Batik Ngasem.

7. Gerabah Kasongan

Selain camilan dan pakaian, kamu bisa membawa kerajinan khas Yogyakarta. Sepanjang jalan Desa Wisata Kasongan, Bantul, Yogyakarta, kamu akan melihat banyak toko yang menjual kerajinan gerabah.

Foto dirilis Rabu (22/7/2020), memperlihatkan perajin membungkus produk gerabahnya di sentra kerajinan gerabah Kasongan, Bantul, DI Yogyakarta. Pihak pengelola dan penyedia jasa wisata di Yogyakarta mencoba kembali bangkit dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat dan melakukan simulasi untuk membiasakan tatanan era adaptasi kebiasaan baru.ANTARA FOTO/HENDRA NURDIYANSYAH Foto dirilis Rabu (22/7/2020), memperlihatkan perajin membungkus produk gerabahnya di sentra kerajinan gerabah Kasongan, Bantul, DI Yogyakarta. Pihak pengelola dan penyedia jasa wisata di Yogyakarta mencoba kembali bangkit dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat dan melakukan simulasi untuk membiasakan tatanan era adaptasi kebiasaan baru.

Berbagai kerajinan tanah liat yang dijual, antara lain guci, vas bunga, dan teko. Semuanya cocok untuk dijadikan hiasan dirumah.

Selain membeli berbagai kerajinan, wisatawan juga dapat melihat pembuatan gerabah secara langsung.

8. Kaus Dagadu

Kaus merek Dagadu sangat populer untuk dijadikan oleh-oleh. Sudah lebih dari 20 tahun, kaus Dagadu dengan gambar dan tulisan unik ini hanya bisa didapatkan di Jogja. Dagadu juga menjual berbagai suvenir lain seperti gantungan, sandal dan stiker.

Pemudik berbelanja kaos di gerai industri kaos Dagadu, Jalan Pakuningratan, Yogyakarta, Jumat (24/8/2012). Kaos hasil industri kreatif merupakan salah satu komoditi yang banyak dicari pemudik selama berada di Yogyakarta.  KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKO Pemudik berbelanja kaos di gerai industri kaos Dagadu, Jalan Pakuningratan, Yogyakarta, Jumat (24/8/2012). Kaos hasil industri kreatif merupakan salah satu komoditi yang banyak dicari pemudik selama berada di Yogyakarta.

Untuk membeli produk Dagadu kamu bisa mendatangi gerai resmi Dagadu yaitu di Jalan Pekapalan Kraton, Jalan Alun-Alun Utara nomor 7, Prawirodirjan, Kecamatan Gondomanan, Yogyakarta.

9. Pernak-pernik Malioboro

Berkunjung ke Yogyakarta belum lengkap jika belum ke Jalan Malioboro. Ada banyak penjual suvenir pernak pernik khas Yogyakarta.

MalioboroShutterstock Malioboro
Contoh pernak-pernik yang dijual antara lain aksesori, gantungan kunci, tas, dan sandal. Selain beragam, pernak-pernik yang dijual memiliki harga relatif murah.

10. peyek tumpuk

Peyek adalah camilan berupa gorengan tepung beras yang ditaburi kacang atau teri. Seperti namanya, peyek tumpuk berbentuk agak bulat berisi kacang dan tidak pipih seperti peyek pada umumnya.

Peyek tumpuk produksi Bantul mulai diserbu pemudik.KOMPAS.com/Markus Yuwono Peyek tumpuk produksi Bantul mulai diserbu pemudik.

Melansir Kompas.com, Peyek Tumpuk diprakarsai Mbok Tumpuk pada tahun 1975. Kamu bisa membeli Peyek Tumpuk Mbok Tumpuk di Jalan Wahid Hasyim nomor 104 B, Bantul, Yogyakarta.

11. wedang uwuh

Wedang uwuh adalah salah satu minuman rempah yang sering dijadikan oleh-oleh. Kata uwuh yang berarti sampah diambil dari pembuatan wedang yang banyak rempah-rempah.

Karena penampilan rempah-rempah yang menumpuk dalam gelas, bentuknya dianggap seperti sampah rempah.

Ilustrasi minuman herbal khas Indonesia. SHUTTERSTOCK/MENIGA.ID Ilustrasi minuman herbal khas Indonesia.

Kendati demikian, minuman tradisional satu ini terbuat dari berbagai macam rempah yang menyehatkan tubuh.

Wedang uwuh juga memiliki rasa yang unik, yaitu pedas dan manis dengan berwarna merah. Kamu bisa membeli wedang uwuh di berbagai gerai oleh-oleh sekitar Jogja.

12. Belalang goreng

Di beberapa daerah, belalang bukan hewan yang lazim untuk diolah menjadi makanan. Namun Gunungkidul, belalang goreng adalah camilan yang banyak digemari masyarakat.

Belalang goreng ala Gunungkidul, Yogyakarta. Hama yang jadi berkah ketika diolah jadi kuliner. TRIBUN JOGJA/HAMIM THOHARI Belalang goreng ala Gunungkidul, Yogyakarta. Hama yang jadi berkah ketika diolah jadi kuliner.

Melansir Kompas.com  Senin (17/08/2015), belalang yang diolah adalah jenis belalang kayu. Belalang jenis ini banyak hidup di dahan pohon jati yang banyak tumbuh di kawasan Gunungkidul.

Rasanya yang renyah dan gurih membuat belalang goreng cocok dijadikan buah tangan. Belalang goreng memiliki waktu ketahanan yang cukup lama.

Baca juga: Tempat Kuliner Baru di Nglanggeran Yogyakarta, Ada Belalang Goreng

13.Tasuba Tahu susu Bakso

Tasuba atau Tahu Susu Bakso bisa menjadi pilihan oleh-oleh anda selanjutnya. Tasuba memiliki jangka waktu penyimpanan yang cukup lama, yaitu hingga enam bulan.

Tahu susu yang diisi dengan bakso ini memiliki tekstur tahu padat. Tasuba juga memiliki rasa yang lembut dan gurih. Tasuba memiliki berbagai varian isian bakso anta lain Tasuba sapi, tuna, ayam dan udang.

Untuk satu kotak Tasuba isi 10 dibadrol dengan harga mulai dari Rp 28.000 hingga Rp 32.000. Tasuba dapat dibeli di salah satu gerainya yang beralamat di Jalan Laksada Adisucipto km 7,6, Jogjakarta.

14. Keripik Belut

Keripik belut atau terkenal dengan sebutan keripik welut, adalah satu camilan khas Jogja yang tidak boleh ketinggalan. Belut diberi bumbu dan dicdelupkan pada adonan tepung lalu digoreng ini memiliki tekstur yang renyah.

Kamu bisa mengunjungi sentrea Kuliner Kripik Belutdi Jalan Godean Km 10, Jogjakarta. Harga kripik belut adalah sekitar Rp 140.000 hingga Rp 160.000 per kilogram dilansir dari Tribunnews Rabu (15/01/2020).

15. Bakpia Kukus Tugu Jogja

Jika ingin mencoba bakpia dengan sensasi rasa baru, kamu bisa mencoba membeli Bakpia Kukus Tugu Jogja.

Bakpia Kukus Tugu Jogja berbeda dengan bakpia pada umumnya. Bakpia ini memiliki kulit yang lembut dan tekstur basah.

Ilustrasi bakpia kukus khas Yogyakarta. SHUTTERSTOCK/HARISMOYO Ilustrasi bakpia kukus khas Yogyakarta.

Bakpia kekinian ini digandrungi banyak wisatawan untuk dijadikan oleh-oleh. Varian rasa yang ditawarkan ada cokelat, keju, kacang hijau, stroberi, dan susu.

Melansir Kompas.com Sabtu(05/09/2021), untuk harga Bakpia Kukus Tugu Jogja mulai dari Rp 18.000 sampai Rp 36.000.

Untuk membeli Bakpia Kukus Tugu Jogja, kamu bisa mendatangi salah satu gerai mereka di Jalan Kaliurang km 5,5 nomor 10A, Manggung, Caturtunggal, Sleman, Yogyakarta.

16. Blangkon dan surjan

Blangkon adalah penutup kepala dan pakaian adat laki-laki khas Jogja. Pada zaman dahulu, blangkon hanya dipakai oleh priyayi. Kini Blangkon menjadi salah satu ikon pakaian khas Jogja.

Blangkon gaya Yogyakarta.TRIBUN JOGJA/KURNIATULHIDAYAH Blangkon gaya Yogyakarta.

Kemudian surjan merupakan pakaian tradisional yang pada umumnya memiliki motif lurik. Namun banyak juga ditemui surjan yang bermotif batik, garis-garis atau polos.

Jika ingin membeli blangkon dan surjan untuk dibawa pulang, kamu bisa mengunjungi sentra perbelanjaan seperti Jalan Malioboro atau Pasar Beringharjo,

17. Yangko

Yangko adalah makanan yang terbuat dari adonan tepung ketan dibalut dengan tepung gula. Konon, Yangko disebut sebagai kue mochi-nya Jogja karena memiliki tekstur lembek dan kenyal seperti kue mochi dari Jepang.

Kuliner Yangko.TRIBUN JOGJA/WAHYU SETIAWAN NUGROHO Kuliner Yangko.

Umumnya Yangko memiliki rasa yang manis karena berisi campuran cincangan kacang dan gula. Namun kini, Yangko memiliki banyak varian rasa seperti coklat, durian, nangka, dan stroberi.

Yangko dapat ditemukan di berbagai pusat oleh-oleh di Yogyakarta, seperti toko oleh-oleh Bu Tini di Jalan Mataram, Jogjakarta.

18. Aneka aksesori di NAMU

NAMU adalah salah satu UMKM Jogja yang menghasilkan aksesori unik dari limbah industri kerajinan, seperti kayu, resin, atau kerang.

Aksesori yang dihasilkan NAMU antara lain kalung, gelang, anting, hingga pajangan. Produk NAMU cocok untuk kamu jadikan oleh-oleh untuk keluarga, saudara, dan teman kantor.

Baca juga: Itinerary Seharian Wisata Selfie di Jogja, Ada HeHa Ocean View

Untuk membeli produk NAMU, wisatawan dapat mengunjungi MIMOSA Makers Market, di Jalan Selokan Mataram nomor 247, Yogjakarta.

19. Kerajinan tangan di Toko Barang Bareng

Kamu bisa membeli oleh-oleh kekinian khas Jogjakarta yang modern dan juga tradisional di Toko Barang Bareng.

Sesuai dengan namanya, Toko Barang Bareng menjual berbagai produk kerajinan tangan yang unik dari para pengrajin di wilayah Yogyakarta. Toko ini menjual mulai dari bajum kain lurik, sabun, pernak pernik, tas hingga sandal.

Toko Barang Bareng berada di Jalan Suryodiningratan No 53, Suryodiningratan, Kecamatan Mantrijeron, Kota Yogyakarta.

20. Geplak

Camilan khas Yogyakarta selanjutnya adalah Geplak. Biasanya, geplak disajikan dengan warna yang menyolok seperti kuning, pink, hijau dan cokelat.

Geplak memakai bahan dasar kelapa dan gula, maka dari itu camilan ini manis rasanya. Sekarang, geplak memiliki banyak rasa seperti coklat, nangka, durian dan vanilla.

GeplakTribun Jogja Geplak

Produsen Geplak yang terkenal adalah Geplak Mbok Tumpuk. Kamu bisa menuju Jalan Wahid Hasyim Sumuran, Palbapang, Bantul lebih tepatnya, kurang lebih 100 meter ke utara dari SMA N 1 Bantul.

Selain Geplak, kamu bisa membeli berbagai macam oleh-oleh khas Yogyakarta lainnya di Toko Mbok Tumpuk.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.