Daerah Istimewa Yogyakarta PPKM Level 3, Tempat Wisata Belum Boleh Dibuka

Kompas.com - 07/09/2021, 15:31 WIB
Tugu Yogyakarta (Tugu Jogja) di Malam Hari. KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYATugu Yogyakarta (Tugu Jogja) di Malam Hari.

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) turun level ke level 3 pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Meski begitu, tempat wisata masih belum boleh buka.

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan bahwa meski DIY sudah turun ke level 3, pihaknya belum akan membuka lokasi wisata secara keseluruhan.

Sultan menambahkan jika nanti lokasi wisata mulai dibuka, wisatawan harus melalui aplikasi PeduliLindungi. Tak hanya saat masuk tempat, wisata tetapi juga untuk masuk kawasan perbelanjaan seperti mal.

Baca juga: PPKM Level 3, Pembukaan Wisata Gunungkidul Masih Tunggu Keputusan Kemenparekraf

"Belum, kita selesaikan dulu. Nanti wisata pun harus lewat PeduliLindungi. Semua masuk mal, rumah makan, semua harus pake kartu vaksin sama PeduliLindungi. Kalau gak, gak boleh," kata Sri Sultan di Kompleks Kepatihan, Kota Yogyakarta, Selasa (7/9/2021).

Ia mengimbau agar kabupaten dan kota tunduk kepada keputusan Menteri Dalam Negeri terkait pembukaan destinasi wisata saat PPKM level 3 di DIY.

Baca juga: PPKM Sampai 13 September, DIY Turun ke Level 3 dan 20 Tempat Wisata akan Uji Coba Buka

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kita tidak bisa bertentangan dengan keputusan Menteri Dalam Negeri. Jadi bunyinya apa, itu sudah," jelas Sultan.

Tidak banyak aturan yang berubah

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Kadarmanta Baskara Aji menambahkan, dalam penurunan level PPKM ke level 3 ini, perubahan aturan tidak banyak.

Tempat wisata yang akan uji coba buka di daerah PPKM level 3 harus mendapatkan rekomendasi dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

"Destinasi wisata boleh buka kalau destinasi wisata susah mendapatkan rekomendasi dari Kemenparekraf. Nanti akan ada surat dari Kemenparekraf tempat wisata mana saja yang boleh buka," kata dia.

Bregodo Jogo MalioboroDok. Situs Visiting Jogja Bregodo Jogo Malioboro

Ia melanjutkan, tempat wisata juga harus memenuhi beberapa syarat, seperti menggunakan aplikasi PeduliLindungi, serta memberikan fasilitas untuk menjaga jarak dan protokol kesehatan.

"Itu hampir sama dengan pada saat kementerian perindustrian mengizinkan beberapa tempat usaha beroperasional," ujar Kadarmanta.

Ia mengaku hingga sekarang belum mendapatkan informasi tempat wisata mana saja yang diperbolehkan buka saat PPKM level 3 kali ini.

Baca juga: Daftar Daerah PPKM di Jawa dan Bali sampai 13 September, Level 4 Tinggal 11

Dirinya juga merasa khawatir jika nanti destinasi wisata diperbolehkan buka saat PPKM level 3 karena kesulitan memantau wisatawan melalui jalur darat.

"Kalau nanti orang euforia karena Yogyakarta sudah level 3 datang, semua berat bagi kita. Karena tidak semua orang yang jalur darat bisa kita pantau. Kalau pesawat wajib PCR, kereta antigen bisa lebih terjamin," sambung Kadarmanta.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Pantai Dekat Jakarta, Cocok untuk Para Pencinta Ketenangan

10 Pantai Dekat Jakarta, Cocok untuk Para Pencinta Ketenangan

Jalan Jalan
Sinyal dan Aplikasi PeduliLindungi Jadi Kendala Uji Coba Pembukaan Tempat Wisata Tahap I

Sinyal dan Aplikasi PeduliLindungi Jadi Kendala Uji Coba Pembukaan Tempat Wisata Tahap I

Travel Update
Hari Kereta Api Nasional, Ini 5 Stasiun yang Juga Jadi Tempat Wisata

Hari Kereta Api Nasional, Ini 5 Stasiun yang Juga Jadi Tempat Wisata

Jalan Jalan
Sejarah Kerajaan Mataram Islam, Pendiri sampai Keruntuhannya

Sejarah Kerajaan Mataram Islam, Pendiri sampai Keruntuhannya

Jalan Jalan
5 Jalur Kereta Api Terindah di Indonesia, Bisa Lihat Pegunungan

5 Jalur Kereta Api Terindah di Indonesia, Bisa Lihat Pegunungan

Jalan Jalan
8 Tempat Wisata di Bantul Dapat Sertifikat CHSE, Sisanya Terhalang Kuota

8 Tempat Wisata di Bantul Dapat Sertifikat CHSE, Sisanya Terhalang Kuota

Travel Update
Kenapa Edelweis Tidak Boleh Dipetik? Ini 10 Fakta Menarik Si Bunga Abadi

Kenapa Edelweis Tidak Boleh Dipetik? Ini 10 Fakta Menarik Si Bunga Abadi

Jalan Jalan
Pengelola Wisata Mazola di Lamongan Beri Diskon Khusus untuk Tenaga Kesehatan

Pengelola Wisata Mazola di Lamongan Beri Diskon Khusus untuk Tenaga Kesehatan

Travel Promo
Rayakan Hari Kereta Api Nasional, Ini 3 Layanan Baru dari PT KAI

Rayakan Hari Kereta Api Nasional, Ini 3 Layanan Baru dari PT KAI

Travel Update
30 Wisata Hits di Malang 2021, Banyak Spot Foto Kekinian

30 Wisata Hits di Malang 2021, Banyak Spot Foto Kekinian

Jalan Jalan
5 Aktivitas Seru di Saung Angklung Udjo, Bisa Belajar Membuat Angklung

5 Aktivitas Seru di Saung Angklung Udjo, Bisa Belajar Membuat Angklung

Jalan Jalan
Itinerary Wisata 3 Hari 2 Malam di Palangka Raya, Ada Taman Sebangau

Itinerary Wisata 3 Hari 2 Malam di Palangka Raya, Ada Taman Sebangau

Itinerary
Penumpang Lepas Tuas Pintu Darurat Bikin Citilink Mendarat Darurat, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membukanya?

Penumpang Lepas Tuas Pintu Darurat Bikin Citilink Mendarat Darurat, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membukanya?

Travel Update
Mau Liburan Alam Jadi Berkesan? Jajal 4 Hal Menarik dari Desa Wisata Alamendah

Mau Liburan Alam Jadi Berkesan? Jajal 4 Hal Menarik dari Desa Wisata Alamendah

Jalan Jalan
Jangan Lupa Mampir ke Kedai Kopi Mai Sai di Maumere, Harga Ramah Kantong

Jangan Lupa Mampir ke Kedai Kopi Mai Sai di Maumere, Harga Ramah Kantong

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.