Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 08/09/2021, 16:19 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Tiga tempat wisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mendapat rekomendasi untuk ikut uji coba pembukaan saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3.

Adapun rekomendasi tersebut diberikan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Kadarmanta Baskara Aji, menyampaikan ada tiga lokasi wisata yang bisa dibuka atas izin kementerian.

Namun, pihak kementerian tidak menyebut secara rinci di mana saja lokasi wisata yang sudah diperbolehkan buka.

"Jadi memang kemarin rapat dengan Pak Luhut, sempat ada presentasi dari Menteri Pariwisata (dan Ekonomi Kreatif) baru ada tiga lokasi wisata di DIY yang boleh dibuka atas persetujuan kementerian. Kementerian hanya menyebut tiga di antara ini akan mendapatkan SK (Surat Keputusan), tiga mana saja menunggu SK Menteri," katanya saat ditemui di Kompleks Kepatihan, Kota Yogyakarta Rabu (8/9/2021).

Ia meminta kepada Dinas Pariwisata DIY untuk segera melakukan komunikasi dengan kementerian guna memastikan destinasi wisata mana saja yang diperbolehkan buka saat PPKM Level 3.

"Yang ditunjuk oleh menteri itu kan mestinya destinasi wisata yang sudah CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environmental Sustainability), sudah PeduliLindungi, itu kita tunggu," ujarnya. 

Baca juga:

Aji menambahkan, sebelum Pemerintah DIY memberi izin, pihaknya tetap akan memastikan kelengkapan pembukaan tempat wisata terpenuhi terlebih dahulu. Hal itu karena kepala daerah diperbolehkan menentukan.

"Misalnya contoh Candi Boko ditunjuk belum ada tempat cuci tangan, ya belum boleh," kata dia.

Selain situs Ratu Boko, santer kabar bahwa Taman Pintar yang ada di Kota Yogyakarta menjadi salah satu tempat yang mendapatkan rekomendasi dari pihak Kemenparekraf.

Terkait hal itu, Aji menjelaskan bahwa Wali Kota atau Gubernur DIY berhak menentukan yang diizinkan buka hanya bagian luar saja. 

Hal itu mengingat Taman Pintar merupakan tempat wisata yang ditujukan untuk anak-anak, selain itu ada dua bagian Taman Pintar outdoor dan indoor.

"Bisa saja nanti Pak Gubernur atau Pak Wali Kota Yogyakarta hanya outdoor saja, indoor belum bisa (buka). Karena sasaran Taman Pintar anak-anak usia di bawah 12 tahun padahal harus melalui aplikasi PeduliLindungi," jelasnya. 

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kebun Raya Indrokilo Boyolali: Jam Buka, Tiket Masuk, dan Aktivitas

Kebun Raya Indrokilo Boyolali: Jam Buka, Tiket Masuk, dan Aktivitas

Travel Tips
Pekan Budaya Tionghoa 2023 di Yogyakarta, Ada Street Food sampai Barongsai

Pekan Budaya Tionghoa 2023 di Yogyakarta, Ada Street Food sampai Barongsai

Jalan Jalan
565.936 Wisman Kunjungi Batam Sepanjang 2022, Naik Pesat

565.936 Wisman Kunjungi Batam Sepanjang 2022, Naik Pesat

Travel Update
Japan Travel Fair 2023: Tiket Pesawat ke Jepang PP Mulai Rp 5 Jutaan

Japan Travel Fair 2023: Tiket Pesawat ke Jepang PP Mulai Rp 5 Jutaan

Travel Promo
Gunungkidul Manfaatkan ASEAN Tourism Forum 2023 untuk Gaet Turis Asing

Gunungkidul Manfaatkan ASEAN Tourism Forum 2023 untuk Gaet Turis Asing

Travel Update
Japan Travel Fair 2023, Ada Diskon ke Jepang hingga Rp 3,5 Juta

Japan Travel Fair 2023, Ada Diskon ke Jepang hingga Rp 3,5 Juta

Travel Promo
Wisata Kota Batu, Nikmati Sensasi Petik Stroberi Langsung dari Kebun

Wisata Kota Batu, Nikmati Sensasi Petik Stroberi Langsung dari Kebun

Jalan Jalan
Pembangunan di Pulau Rinca, TN Komodo, Sudah Lalui Kajian Dampak Lingkungan

Pembangunan di Pulau Rinca, TN Komodo, Sudah Lalui Kajian Dampak Lingkungan

Travel Update
NuArt Sculpture Park Bandung: Jam Buka, Tiket Masuk, dan Aktivitas

NuArt Sculpture Park Bandung: Jam Buka, Tiket Masuk, dan Aktivitas

Travel Tips
Target Kunjungan Wisatawan ke Kabupaten Bogor Naik Jadi 10 Juta

Target Kunjungan Wisatawan ke Kabupaten Bogor Naik Jadi 10 Juta

Travel Update
Panduan Lengkap ke Taman Gajah Tunggal di Tangerang

Panduan Lengkap ke Taman Gajah Tunggal di Tangerang

Travel Tips
Wisata ke Masjid Raya Sumatera Barat, Bisa Belajar Tahsin dan Falsafah

Wisata ke Masjid Raya Sumatera Barat, Bisa Belajar Tahsin dan Falsafah

Jalan Jalan
Harga Tiket Pesawat Lagi Murah, Ini yang Sebaiknya Dilakukan Wisatawan

Harga Tiket Pesawat Lagi Murah, Ini yang Sebaiknya Dilakukan Wisatawan

Travel Tips
Uni Eropa Setujui Rencana Visa Schengen Digital

Uni Eropa Setujui Rencana Visa Schengen Digital

Travel Update
Hong Kong Bagikan 500.000 Tiket Pesawat Gratis, Bujuk Turis Datang Lagi

Hong Kong Bagikan 500.000 Tiket Pesawat Gratis, Bujuk Turis Datang Lagi

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+