Kompas.com - 10/09/2021, 14:31 WIB

 

KOMPAS.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menggunakan Kereta Istimewa dari PT Kereta Api Pariwisata (KA Wisata) dalam kunjungannya ke Cirebon, Jawa Barat.

Mengutip keterangan pers yang diterima Kompas.com, Jumat (10/9/2021), dirinya memanfaatkan salah satu layanan KA Wisata dari Stasiun Gambir, Jakarta Pusat pada pukul 06.40 WIB.

Baca juga: 7 Fakta tentang Kereta Istimewa, Kereta Api Terbaru dari PT. KAI

“Kereta Istimewa ini menerapkan pilar yang kita dorong dalam pengembangan pariwisata ke depan yang berkualitas dan berkelanjutan,” ujar Menparekraf Sandiaga Uno.

Dia melanjutkan, Kereta Istimewa menghadirkan inovasi yang dapat menjadi atraksi bagi wisatawan yang bepergian dengan moda transportasi tersebut.

Lantas, seperti apa inovasi dan fasilitas yang tersedia dalam Kereta Istimewa dari KA Wisata?

Baca juga: Berwisata di Dalam Gerbong Kereta Istimewa ala Presiden

Fasilitas Kereta Istimewa dari KA Wisata

Kereta Istimewa yang ditumpangi Sandiaga memiliki dua gerbong yang dilengkapi desain interior modern dan beragam fasilitas penunjang.

Sebelumnya, dua rangkaian kereta ini difungsikan sebagai kereta inspeksi sebelum diubah menjadi kereta komersial dan dijalankan secara khusus sebagai Kereta Luar Biasa (KLB).

Kereta Istimewa dari PT Kereta Api Pariwisata.dok. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kereta Istimewa dari PT Kereta Api Pariwisata.

Setiap rangkaian memiliki berbagai fasilitas yang terdiri dari ruang masinis pada bagian depan dan belakang rangkaian dan ruang utama dengan satu sofa.

Kemudian ruang utama dengan dua tempat duduk yang menghadap ke depan, meja rapat, delapan tempat duduk di belakang ruang masinis, mini bar atau pantry, bagasi, mushala, dan toilet.

Baca juga: Unik, Penginapan di Jateng Ini Bawa Tamunya Pakai Kereta Wisata

Dihubungi secara terpisah, Humas KA Wisata Ilud Siregar mengatakan bahwa terdapat beberapa kegiatan wisata yang bisa dilakukan oleh penumpang.

“Pelanggan dapat menikmati sajian kuliner asli lokal di atas kereta selama perjalanan, menjelajah spot wisata yang terdapat di sepanjang jalur KA, dan mendapat pengalaman wisata sejarah dengan KA,” kata dia kepada Kompas.com, Jumat (10/9/2021).

Kereta Istimewa dari PT Kereta Api Pariwisata.dok. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kereta Istimewa dari PT Kereta Api Pariwisata.

Terkait wisata sejarah, dia mengatakan bahwa wisatawan akan ditemani oleh interpreter yang menceritakan sejarah perkeretaapian. Beberapa topik menarik yang akan disajikan adalah stasiun unik, serta terowongan KA yang memiliki nilai historis.

Baca juga: Masyarakat Kini Suka Mudik Naik Kereta Wisata, Ini Faktanya

“Perjalanan wisata dengan Kereta Istimewa menawarkan pengalaman wisata yang sangat menarik dan beyond journey. Suatu kebanggan tersendiri bagi KA Wisata dapat mengelola KLB Kereta Istimewa dengan standar VIP,” tutupnya.

Layanan dan fasilitas yang sesuai tren wisata

Menurut Sandiaga, fitur dan layanan yang dihadirkan dalam Kereta Istimewa sesuai dengan tren wisata ke depan, yaitu customize, localize, personalize, dan smaller in size.

Selain itu, Kereta Istimewa juga hadir dengan format khusus, serta jarak dan waktu tempuh yang tidak jauh.

Baca juga: Kereta Wisata Baru di Solo, Lokomotif Uap Kuno Berusia Hampir 1 Abad

Kapasitas kereta juga terbatas maksimal 40 penumpang, sehingga membuat perjalanan terasa lebih personal.

“Kereta Istimewa ini juga menerapkan pilar kedua yaitu adaptasi terhadap kondisi pandemi Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin,” tutur Sandiaga.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wisatawan di Ancol Tetap Diimbau untuk Pakai Masker

Wisatawan di Ancol Tetap Diimbau untuk Pakai Masker

Travel Update
Simak, Ini Daftar 21 KaTa Kreatif 2022 Pilihan Kemenparekraf Beserta Keunggulannya

Simak, Ini Daftar 21 KaTa Kreatif 2022 Pilihan Kemenparekraf Beserta Keunggulannya

Jalan Jalan
Menjelajahi Museum di Tengah Kebun, Lihat Koleksi Kuno Ratusan Tahun

Menjelajahi Museum di Tengah Kebun, Lihat Koleksi Kuno Ratusan Tahun

Jalan Jalan
Angkasa Pura I Layani 3,4 Juta Penumpang pada April 2022

Angkasa Pura I Layani 3,4 Juta Penumpang pada April 2022

Travel Update
Mengenal Tradisi Grebeg, Peringatan Hari Besar Islam di Yogyakarta

Mengenal Tradisi Grebeg, Peringatan Hari Besar Islam di Yogyakarta

Jalan Jalan
Harga Tiket Plunyon Kalikuning, Lokasi Syuting KKN di Desa Penari

Harga Tiket Plunyon Kalikuning, Lokasi Syuting KKN di Desa Penari

Travel Tips
Panduan ke Rengganis Suspension Bridge, Harga Tiket dan Jam Buka

Panduan ke Rengganis Suspension Bridge, Harga Tiket dan Jam Buka

Jalan Jalan
Tempat Wisata Selorejo di Malang Tutupi Kerugian akibat Covid-19

Tempat Wisata Selorejo di Malang Tutupi Kerugian akibat Covid-19

Travel Update
Aktivitas di Plunyon Kalikuning, Lokasi Syuting KKN di Desa Penari

Aktivitas di Plunyon Kalikuning, Lokasi Syuting KKN di Desa Penari

Jalan Jalan
Menyusuri Sawah Terasering yang Instagramable di Perbukitan Flores

Menyusuri Sawah Terasering yang Instagramable di Perbukitan Flores

Jalan Jalan
Rute dan Jadwal Bus Uncal, Wisata Gratis Keliling Bogor

Rute dan Jadwal Bus Uncal, Wisata Gratis Keliling Bogor

Jalan Jalan
Tips Wisata ke Jembatan Gantung Terpanjang di Asia Tenggara di Bandung

Tips Wisata ke Jembatan Gantung Terpanjang di Asia Tenggara di Bandung

Travel Update
Desa Wisata Nglanggeran di Yogyakarta Dijadikan Foto Perangko

Desa Wisata Nglanggeran di Yogyakarta Dijadikan Foto Perangko

Travel Update
Lomba Lari dengan Suasana Bukit dan Pedesaan Asri di Kendal

Lomba Lari dengan Suasana Bukit dan Pedesaan Asri di Kendal

Travel Update
Dari Wisata Alam hingga Kuliner, Berikut 3 Kegiatan Menarik di Likupang

Dari Wisata Alam hingga Kuliner, Berikut 3 Kegiatan Menarik di Likupang

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.