Fakta Museum 9/11 di New York, Penghormatan untuk Para Korban WTC

Kompas.com - 11/09/2021, 07:07 WIB
Museum 9/11 di World Trade Center, New York, Amerika Serikat DOK. 911memorial.org 911memorial.orgMuseum 9/11 di World Trade Center, New York, Amerika Serikat DOK. 911memorial.org

KOMPAS.com - Tragedi menara kembar World Trade Center (WTC) di New York genap berusia 20 tahun pada Sabtu (11/9/2021). Aksi pembajakan pesawat tersebut menjadi salah satu peristiwa teror terbesar di dunia.

Meski sudah dua dekade berlalu, tragedi tersebut masih meninggalkan kenangan buruk bagi banyak orang. Sebagai bentuk peghormatan bagi para korban, monumen dan museum dibangun di lokasi tragedi tersebut terjadi.

Dilansir dari situs resmi 9/11 Memorial & Museum, monumen dan museum tersebut merupakan institusi utama negara yang membahas tentang tragedi 11 September 2001 tersebut.

Baca juga: Uniknya Kereta Kafe dan Museum di Madiun, Bisa Makan di Dalam Kereta

Monumen dan Museum 9/11 menjadi dokumentasi nyata dampak dari aksis terori tersebut. Pemerintah juga meneliti makna kejadian tersebut secara berkelanjutan di tempat ini.

"Memberikan penghormatan kepada mereka yang terbunuh pada penyerangan tahun 2001 dan 1993 merupakan misi utama kami," tulis pihak museum dalam situs resminya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Monumen dan Museum 9/11 berlokasi di World Trade Center, Kota New York, Amerika Serikat. Museum ini menceritakan kembali peristiwa tersebut melalui beragam media, narasi dan koleksi artefak yang autentik.

Baca juga: 4 Tempat Wisata Sekitar Alun-alun Batu, Ada Museum Tubuh

Museum ini mempersembahkan cerita kehilangan, pemulihan dan harapan dari para korban kepadan pengunjung.

Edukasi bagi pengunjung

Pengunjung juga dapat melakukan wisata edukasi di museum ini. Pihak museum menyediakan sumber pembelajaran bagi pelajar, guru, keluarga dan publik secara umum.

Pengunjung memasuki eksibisi di Museum 9/11 World Trade Center, New York, Amerika Serikat DOK. Tom Hennes via 911memorial.orgTom Hennes Pengunjung memasuki eksibisi di Museum 9/11 World Trade Center, New York, Amerika Serikat DOK. Tom Hennes via 911memorial.org

Pihak pengelola secara rutin mengadakan webinar dengan tajuk Aniversary in the School. Mereka juga menyediakan progam pembelajaran bagi anak-anak yang dapat dilakukan dari rumah.

Baca juga: Museum Radya Pustaka Tutup, Konsultasi Weton Jawa Buka Secara Virtual

Hubungan dengan anggota keluarga korban

Museum ini merupakan bentuk perjuangan pemerintah dalam memelihara dan memahami lebih dalam dampak berkelanjutan dari tragedi 9/11 dan aksi teror di AS.

Museum 9/11 di World Trade Center, New York, Amerika Serikat DOK. 911memorial.org911museum.org911memorial.org Museum 9/11 di World Trade Center, New York, Amerika Serikat DOK. 911memorial.org

Museum 9/11 secara aktif berhubungan dengan anggota keluarga korban serta penyintas dari tragedi tersebut. Pihak pengelola menawarkan pelayanan, pendidikan serta pemulihan bagi mereka.

Baca juga: Museum Radya Pustaka Surakarta Masih Tutup, Peminat Weton Jawa Harus Sabar

Sumber dana museum

Museum 9/11 merupakan lembaga non-profit yang dibangun dari beragam dukungan dan sumbangan publik. Mereka juga mendapat dana dari donatur untuk mengembangkan misinya lebih lanjut.

Museum 9/11 di World Trade Center, New York, Amerika Serikat DOK. 911museum.org911museum.org Museum 9/11 di World Trade Center, New York, Amerika Serikat DOK. 911museum.org

Serangan 11 September atau Peristiwa Selasa Kelabu merupakan serangkaian aksi teror yang terjadi di AS.

Serangan ini menargetkan sejumlah tempat di Kota New York dan Washington D.C. pada 11 September 2001.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.