Kompas.com - 11/09/2021, 10:10 WIB
Media sosial dihebohkan dengan adanya forum gosip underground yang disebut sarat ujaran kebencian, perundungan, maupun komentar jahat yang brutal. ShutterstockMedia sosial dihebohkan dengan adanya forum gosip underground yang disebut sarat ujaran kebencian, perundungan, maupun komentar jahat yang brutal.

Calon penumpang juga diminta memberikan sidik jari dan melakukan pemeriksaan catatan kriminal.

Melalui layanan tersebut, TSA diperbolehkan memeriksa berbagai data pibadi, mulai dari unggahan media sosial, pemberitaan media, dan data lokasi. Bahkan, TSA juga bisa memeriksa bagaimana calon pengguna layanan membelanjakan uang pribadinya.

Baca juga: Kursi Roda dan Benda Lainnya yang Gratis Masuk Bagasi Pesawat

Upaya tersebut ternyata menimbulkan kekhawatiran di kalangan pengamat dan advokat privasi.

"Masih belum jelas apakah hal itu berhubungan dengan keamanan penerbangan," ujar seorang ahli privasi di Serikat Kebebasan Sipil Amerika bernama Jay Stanley.

 

Potensi kebocoran data pribadi

Lebih dari 10 juta orang diketahui telah terdaftar dalam PreCheck. TSA menargetkan jumlah tersebut meningkat hingga 25 juta orang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Banyaknya informasi pribadi yang diberikan dalam layanan PreCheck ini dianggap sangat berisiko. Pendukung privasi beranggapan cara tersebut dapat menempatkan informasi pribadi dalam bahaya.

Saat ini TSA diketahui telah bekerja sama dengan perusahaan penyimpan data bernama Idemia. Mereka berencana menambah dua perusahaan lain untuk menyimpan data para pengguna layanan.

TSA menyatakan pada awal tahun lalu, layanan tersebut juga akan menyimpan foto dari calon pengguna layanan saat mengajukan permohonan PreCheck. Hal tersebut membuat pendukung hak digital merasa khawatir dengan peretasan informasi.

direktur hubungan federal Electronic Frontier Foundation India McKinney mengungkapkan, TSA hanya berfokus pada faktor kemudahan tanpa memikirkan keamanan privasi. Electronic Frontier Foundation merupakan kelompok advokasi untuk hak digital.

"Mereka benar-benar terfokus pada faktor kemudahan dan tidak memperhatikan faktor privasi serta keamanan," ujar McKinney.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Tempat Wisata Sekitar Kitagawa Pesona Bali Wonogiri, Ada Gunung Kelir

3 Tempat Wisata Sekitar Kitagawa Pesona Bali Wonogiri, Ada Gunung Kelir

Jalan Jalan
Rute Tercepat ke Kitagawa Pesona Bali, Kampung Bali di Wonogiri

Rute Tercepat ke Kitagawa Pesona Bali, Kampung Bali di Wonogiri

Travel Tips
Wisata Gunungkidul Resmi Dibuka

Wisata Gunungkidul Resmi Dibuka

Travel Update
3 Aktivitas di Kitagawa Pesona Bali Wonogiri, Lihat Pertunjukan Budaya

3 Aktivitas di Kitagawa Pesona Bali Wonogiri, Lihat Pertunjukan Budaya

Jalan Jalan
Artotel Group Raih Pendanaan Seri B, Targetkan Lebih dari 50 Properti di 2023

Artotel Group Raih Pendanaan Seri B, Targetkan Lebih dari 50 Properti di 2023

Travel Update
Kitagawa Pesona Bali, Tempat Wisata Bernuansa Pulau Dewata di Wonogiri

Kitagawa Pesona Bali, Tempat Wisata Bernuansa Pulau Dewata di Wonogiri

Jalan Jalan
Ancol Belum Terima Wisatawan Usia di Bawah 12 Tahun Saat Libur Maulid

Ancol Belum Terima Wisatawan Usia di Bawah 12 Tahun Saat Libur Maulid

Travel Update
Wisatawan di Bantul Diharapkan Tunjukkan Kartu Vaksin Jika Susah Akses PeduliLindungi

Wisatawan di Bantul Diharapkan Tunjukkan Kartu Vaksin Jika Susah Akses PeduliLindungi

Travel Update
Dari Sejarah hingga Budaya, Temukan 4 Kegiatan Harmonis di Desa Wisata Kampung Majapahit

Dari Sejarah hingga Budaya, Temukan 4 Kegiatan Harmonis di Desa Wisata Kampung Majapahit

Jalan Jalan
Syarat Terbaru Naik Pesawat, Wajib Tes PCR walau Divaksin Dosis Lengkap

Syarat Terbaru Naik Pesawat, Wajib Tes PCR walau Divaksin Dosis Lengkap

Travel Update
DAMRI Buka Rute Baru untuk Perjalanan Yogyakarta-Jakarta PP

DAMRI Buka Rute Baru untuk Perjalanan Yogyakarta-Jakarta PP

Travel Update
Turis Asing Wajib Punya Asuransi Rp 1,4 Miliar Dirasa Berat, Ini Tanggapan Sandiaga

Turis Asing Wajib Punya Asuransi Rp 1,4 Miliar Dirasa Berat, Ini Tanggapan Sandiaga

Travel Update
Harga Paket Karantina di Hotel untuk Turis Asing di Bali Masih Digodok

Harga Paket Karantina di Hotel untuk Turis Asing di Bali Masih Digodok

Travel Update
Turun ke PPKM Level 2, Wisata Yogyakarta Boleh Buka dengan Syarat

Turun ke PPKM Level 2, Wisata Yogyakarta Boleh Buka dengan Syarat

Travel Update
Ada Rencana Sambutan untuk Turis Asing Pertama yang Tiba di Bali

Ada Rencana Sambutan untuk Turis Asing Pertama yang Tiba di Bali

Travel Update

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.