Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Uji Coba Pembukaan Tempat Wisata untuk Wisatawan Dilakukan Secara Bertahap

Kompas.com - 13/09/2021, 18:30 WIB
Ni Nyoman Wira Widyanti

Penulis

Bahan evaluasi uji coba, salah satunya Aplikasi PeduliLindungi

Sandiaga mengatakan bahwa evaluasi uji coba pembukaan kembali tempat wisata akan dilakukan tiap minggu.

Secara garis besar, bahan evaluasi uji coba tersebut adalah:

  • Bagaimana pengelola menerapkan protokol kesehatan CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environmental Sustainability) dengan ketat dan disiplin dari reservasi, ketibaan, dan kepulangan.
  • Bagaimana pengelola menentukan titik kemungkinan terjadinya pelanggaran protokol kesehatan atau potensi penularan tinggi di tiap kegiatan dalam tempat wisata.
  • Durasi aktivitas yang ditawarkan, jarak antar pengunjung, dan aktivitias yang mengharuskan pengunjung menyentuh benda yang disentuh orang lain.
  • Bagaimana pengelola menerapkan aplikasi PeduliLindungi, menyiapkan satgas khusus, dan koordinasi dengan Satgas Covid-19 setempat.

Ia berharap proses uji coba pembukaan dapat selesai dalam waktu dekat, namun pihaknya masih berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait.

Selain itu, pengelola tempat wisata juga membutuhkan QR Code PeduliLindungi yang bisa dipindai oleh pengunjung di lokasi.

"Per hari ini, yang terdaftar (dan) yang memperoleh QR Code sudah berjumlah 2.264 penerima dari usaha bar, kafe, hotel, restoran, restoran cepat saji, destinasi wisata di Jakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya," jelasnya.

Baca juga:

Aplikasi PeduliLindungi bakal diperluas ke desa wisata

Dalam kesempatan yang sama, Sandiaga mengatakan bahwa aplikasi PeduliLindungi akan ditetapkan sebagai standar, termasuk di desa wisata.

"Kita harap penggunaannya bisa digunakan sampai ke level desa wisata dan desa kreatif," ujarnya. 

"Kami akan terus sosialisasikan ini kepada seluruh pemangku kepentingan, termasuk desa wisata untuk dapat menerapkan aplikasi ini pada saatnya," lanjutnya. 

Tidak hanya itu, penerapan aplikasi PeduliLindungi juga akan diperluas ke wilayah lain, yakni Kota Banda Aceh, Kota Jambi, dan Kota Palangkaraya. 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com