Indonesian Insight Kompas
Kelindan arsip, data, analisis, dan peristiwa

Arsip Kompas berkelindan dengan olah data, analisis, dan atau peristiwa kenyataan hari ini membangun sebuah cerita. Masa lalu dan masa kini tak pernah benar-benar terputus. Ikhtiar Kompas.com menyongsong masa depan berbekal catatan hingga hari ini, termasuk dari kekayaan Arsip Kompas.

Arti PPKM Level 3 Bali bagi Ekonomi Bali dan Indonesia

Kompas.com - Diperbarui 21/09/2021, 10:22 WIB
Ilustrasi warga Bali dalam busana tradisional untuk upacara peribadatan, dengan latar belakang pura. Gambar diambil pada 30 Juli 2016 di Ubud. SHUTTERSTOCK/CHERYL RAMALHOIlustrasi warga Bali dalam busana tradisional untuk upacara peribadatan, dengan latar belakang pura. Gambar diambil pada 30 Juli 2016 di Ubud.

Andai ekonomi Bali tak terjerembab pada 2020, ekonomi Indonesia pun bisa jadi tak berkontraksi sedalam yang telah terjadi.

Dalam setahun pandemi, pengangguran terbuka di Bali melejit hingga setidaknya tiga kali lipat. Lagi-lagi, ini mencapai level yang tak pernah terjadi di Bali, setidaknya dalam dua dekade terakhir.

Semua berpangkal sekaligus bermuara pada satu hal: pariwisata mati suri di Bali selama pandemi.

Dalam lima tahun terakhir sebelum 2020, wisatawan mancanegara yang masuk ke Bali melampaui akumulasi seluruh wisatawan mancanegara yang masuk ke 33 provinsi lain di Indonesia.

Namun, dalam setahun pandemi, jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Bali hanya terdata tak melebihi jumlah jari satu tangan di tiap bulannya.

Baca juga: PPKM Jawa-Bali Sampai 20 September 2021, Bali Sukses Turun ke Level 3

Betul, ketidakhadiran wisatawan mancanegara tak hanya terjadi di Bali. Namun, angka satuan untuk data Bali itu adalah bagian dari kisaran nyaris dua ribuan wisatawan mancanegara yang tercatat masih tiba di Indonesia per bulan. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sekali lagi, dalam lima tahun terakhir, wisatawan mancanegara yang datang ke Bali melebihi akumulasi seluruh wisatawan mancanegara yang menyambangi 33 provinsi lain di Indonesia. Lalu, angka ini tinggal hitungan jari.

Arti PPKM Level 3 bagi Bali 

Diskusi bisa saja berkata bahwa Bali tak seharusnya bergantung pada sektor pariwisata saja. Angka-angka indikator ekonomi Bali bila dibedah lebih dalam sejatinya tak buruk-buruk amat pula dibandingkan provinsi lain.

Dari empat kelompok penopang pendapatan domestik regional bruto (PDRB) berdasarkan pengeluaran, angka yang luluh lantak di Bali adalah untuk kategori pembentukan modal tetap bruto (PMTB). Terjun bebas.

Adapun konsumsi rumah tangga, konsumsi lembaga non profit untuk rumah tangga, dan belanja pemerintah, angka-angka Bali sebelas dua belas saja dengan provinsi lain di Indonesia. 

Baca juga: Sarankan Petani Bali Ikut Asuransi Pertanian, Dirjen PSP: Gagal Panen Dapat Rp 6 Juta Per Hektar

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.