KOMPAS.com - Museum Benteng Vredeburg merupakan salah satu museum sejarah yang ada di Kota Yogyakarta, tepatnya di Jalan Margo Mulyo Nomor 6, Ngupasan, Kecamatan Gondomanan.
Museum ini menjadi pusat informasi mengenai peristiwa bersejarah di Yogyakarta dan pembentukan badan-badan pemerintah di awal kemerdekaan. Peristiwa bersejarah tersebut digambarkan dalam bentuk diorama.
Salah satu diorama yang dipamerkan di museum tersebut adalah Palang Merah Indonesia (PMI). Diorama ini menjadi rekam jejak pendirian PMI di Yogyakarta pada 17 September 1945 silam.
"Waktu itu ada berdiri Palang Merah Indonesia di Yogyakarta, otomatis itu menjadi salah satu momen yang wajib untuk direkam," kata Pamong Budaya Ahli Muda bagian Bimbingan dan Edukasi Museum Benteng Vredeburg, Mahtisa Iswari kepada Kompas.com, Kamis (16/9/2021).
Ia melanjutkan, momen bersejarah itu tentunya dimasukkan dalam materi pameran di diorama Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta.
Hari Palang Merah Indonesia diperingati setiap tanggal 17 September, sesuai dengan berdirinya organisasi tersebut.
Museum Benteng Vredeburg pun mengadakan seminar dalam rangka memperingati Hari PMI pada Jumat (17/9/2021). Seminar diselenggarakan secara online dan dapat dihadiri masyarakat umum yang melakukan pendaftaran.
Seminar tersebut menghadirkan Kepala PMI Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) GBPH Prabukusumo dan sejumlah pembicara lain.
Baca juga: 4 Pameran yang Bisa Disaksikan di Museum 9/11 World Trade Center, AS
Selain diorama PMI, Museum Benteng Vredeburg juga menunjukkan diorama lainnya yang berkaitan dengan sejarah di Yogyakarta dan Indonesia.
Museum ini dibuka setiap hari dari pukul 07.30 sampai 16.00 WIB. Akan tetapi untuk sementara waktu, pihak museum belum bisa menerima kunjungan langsung terkait Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
"Saat ini kita belum melayani kunjungan secara luring ya. Jadi kita masih melayani pengunjung lewat daring," ucap Mahtisa.
Biaya tiket masuk untuk orang dewasa adalah Rp 3.000, dan Rp 2.000 untuk anak-anak.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.