Kompas.com - 17/09/2021, 18:06 WIB

 

KOMPAS.com – Taman Mini Indonesia Indah (TMII) memiliki beragam anjungan dari 34 provinsi di Indonesia yang bisa dikunjungi. Salah satunya adalah Anjungan Sumatera Utara (Sumut).

Adapun, anjungan ini letaknya berada di tepi Danau Arsipel Indonesia dan tidak jauh dari Anjungan Sumatera Barat, Anjungan Aceh, dan Anjungan Kalimantan Barat.

Baca juga: Anjungan Sumatera Utara di TMII, Obat Rindu Wisatawan Suku Batak

Jika bingung ingin berkunjung ke anjungan mana, berikut Kompas.com rangkum lima alasan kamu harus mengunjungi Anjungan Sumut di TMII, Jumat (17/9/2021).

Perlu dicatat bahwa saat ini Anjungan Sumut sedang ditutup untuk renovasi. Namun, kamu bisa jadikan tulisan ini sebagai referensi saat anjungan dibuka kembali.

1. Punya lima rumah adat suku Batak

Anjungan Sumut memiliki lima repilika rumah adat dari suku Batak Toba, Karo, Pakpak Dairi, Nias, dan Simalungun.

Kamu bisa melihat bagian dalamnya seperti apa, misalnya dengan berkunjung ke rumah adat Batak Toba.

Baca juga: 6 Kegiatan Wisata di Anjungan Sumatera Utara TMII, Belajar Seputar Kain Ulos

Rumah adat Batak Toba di Anjungan Sumatera Utara, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Senin (13/9/2021).kompas.com / Nabilla Ramadhian Rumah adat Batak Toba di Anjungan Sumatera Utara, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Senin (13/9/2021).

Pemandu Wisata Anjungan Sumut bernama Gunin mengatakan, masing-masing rumah adat memiliki koleksi dari masing-masing suku.

Seperti rumah adat Batak Toba yang memiliki gondang bolon atau koleksi alat musik tradisional khas Batak Toba.

Baca juga: Suku Batak di Sumatera Utara, Nenek Moyangnya dari Asia Selatan

2. Ada barang koleksi unik

Setiap rumah adat memiliki koleksi unik tersendiri. Untuk Batak Toba, di sana terdapat tongkat Tunggal Panaluan dengan cerita cinta terlarangnya dan boneka Sigale-gale yang diciptakan dari kesedihan seorang raja.

Saat berkunjung, jangan lupa memotret koleksi tersebut sebagai kenang-kenangan, atau sebagai referensi untuk dilihat secara langsung saat berwisata ke Sumut.

Diorama cerita rakyat Sumatera Utara yang dapat dilihat di rumah adat Batak Toba di Anjungan Sumatera Utara, TMII, Jakarta, Senin (13/9/2021).kompas.com / Nabilla Ramadhian Diorama cerita rakyat Sumatera Utara yang dapat dilihat di rumah adat Batak Toba di Anjungan Sumatera Utara, TMII, Jakarta, Senin (13/9/2021).

3. Bisa lihat batu fahombo

Saat memasuki halaman anjungan Sumut, wisatawan akan disambut oleh tumpukan batu setinggi lebih kurang 2 meter yang terletak di depan rumah adat Nias.

Batu itu adalah batu fahombo atau batu yang digunakan dalam tradisi lompat batu. Gunin menuturkan, pria yang bisa melompatinya dianggap sudah dewasa dan siap menikah.

Baca juga: Mendalami Kehidupan Suku Batak Toba di Desa Wisata Huta Tinggi

Jika belum sempat melihat bentuk batu tersebut secara langsung, kamu bisa mampir ke rumah adat Nias di Anjungan Sumut.

4. Kerap diadakan acara kebudayaan

Sebelum pandemi Covid-19, Anjungan Sumut kerap mengadakan acara kebudayaan. Salah satunya adalah pentas tari tradisional khas suku Batak.

Terkadang, ada juga pertunjukan lompat batu yang biasa dilakukan pada acara-acara tertentu saja. Perayaan 17 Agustusan, contohnya.

Alat musik tradisional yang dapat dilihat di rumah adat Batak Toba di Anjungan Sumatera Utara, TMII, Jakarta, Senin (13/9/2021).kompas.com / Nabilla Ramadhian Alat musik tradisional yang dapat dilihat di rumah adat Batak Toba di Anjungan Sumatera Utara, TMII, Jakarta, Senin (13/9/2021).

Pada setiap acara kebudayaan, pihak anjungan akan mendatangkan para perajin oleh-oleh langsung dari Sumut.

“Kita promosikan produk-produk khas Sumut. Kita undang dari sana, yang bikin produk-produk itu untuk ramaikan pengunjung pada acara tertentu,” jelas Gunin.

Baca juga: 14 Jenis Ulos, Kain Kebanggaan Suku Batak

Jika beruntung, kamu bisa menghadiri acara kebudayaan saat sedang di Anjungan Sumut. Jangan lupa untuk beli oleh-olehnya.

5. Bisa belajar tentang suku Batak

Saat berbicara tentang suku Batak, terdapat beberapa subsuku yang tidak asing di telinga masyarakat. Sebut saja Batak Toba dan Batak Karo.

Apabila ingin memperluas wawasan seputar subsuku Batak lainnya, serta mengetahui kebudayaan, tradisi, atau cerita rakyat Sumut, kamu bisa mengunjungi Anjungan Sumut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada 'Fashion Week' di Takengon Aceh, Bantu Promosi Wisata

Ada "Fashion Week" di Takengon Aceh, Bantu Promosi Wisata

Jalan Jalan
Serunya Berkelana Bareng Orang Asing, Pernah Coba?

Serunya Berkelana Bareng Orang Asing, Pernah Coba?

Travel Update
Karakter Ikonik di Pop Art Jakarta 2022! Dalang Pelo hingga Gatotkaca

Karakter Ikonik di Pop Art Jakarta 2022! Dalang Pelo hingga Gatotkaca

Jalan Jalan
Syarat Terbaru Pendakian Gunung Slamet via Bambangan, Siapkan Surat Dokter

Syarat Terbaru Pendakian Gunung Slamet via Bambangan, Siapkan Surat Dokter

Travel Tips
Pasar Seni Desa Kenalan Borobudur, Satukan Air Suci dari 3 Sumber Berbeda

Pasar Seni Desa Kenalan Borobudur, Satukan Air Suci dari 3 Sumber Berbeda

Travel Update
Pemegang Paspor RI yang Akan ke Jerman Bisa Ajukan Pengesahan Tanda Tangan di Kanim

Pemegang Paspor RI yang Akan ke Jerman Bisa Ajukan Pengesahan Tanda Tangan di Kanim

Travel Update
18 Pelanggaran pada Pendakian Gunung Prau, Ada yang Sanksinya Pidana

18 Pelanggaran pada Pendakian Gunung Prau, Ada yang Sanksinya Pidana

Travel Tips
Tour 6 Hari 5 Malam di Pulau Flores, Kunjungi Kampung Tradisional

Tour 6 Hari 5 Malam di Pulau Flores, Kunjungi Kampung Tradisional

Jalan Jalan
Hotel Artotel Batam Dibuka, Tawarkan Tarif Menginap Mulai Rp 598.000

Hotel Artotel Batam Dibuka, Tawarkan Tarif Menginap Mulai Rp 598.000

Travel Update
Travelin Fest Digelar di Bandara Soekarno-Hatta, Tawarkan Aneka Promo

Travelin Fest Digelar di Bandara Soekarno-Hatta, Tawarkan Aneka Promo

Travel Promo
Apa Bedanya Paspor Biasa dan Paspor Elektronik?

Apa Bedanya Paspor Biasa dan Paspor Elektronik?

Travel Tips
HUT Ke-77 RI, TikTok Ajak 4 Kreator Promosi Wisata Indonesia Selama 77 Jam

HUT Ke-77 RI, TikTok Ajak 4 Kreator Promosi Wisata Indonesia Selama 77 Jam

Travel Update
Panduan Wisata Jakarnaval 2022 di Ancol, Cara Pesan Tiket dan Rutenya

Panduan Wisata Jakarnaval 2022 di Ancol, Cara Pesan Tiket dan Rutenya

Travel Tips
Jelang HUT Ke-77 RI, Kuota Pendakian Gunung Binaiya Maluku Penuh

Jelang HUT Ke-77 RI, Kuota Pendakian Gunung Binaiya Maluku Penuh

Travel Update
Mengenal Desa Wisata Undisan Bali yang Berbasis Komunitas Adat

Mengenal Desa Wisata Undisan Bali yang Berbasis Komunitas Adat

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.