Kompas.com - 18/09/2021, 07:07 WIB
ILUSTRASI - Matahari terbenam di Pantai Losari, Makassar, Sulawesi Selatan. Foto diambil pada tahun Desember 2009. Shutterstock/Andreawan TariganILUSTRASI - Matahari terbenam di Pantai Losari, Makassar, Sulawesi Selatan. Foto diambil pada tahun Desember 2009.

KOMPAS.com - Berkunjung ke suatu daerah belum lengkap jika tidak membawa oleh-oeh untuk keluarga dan teman di kampung halaman.

Namun, terkadang kita juga harus memperhatikan oleh-oleh yang akan dibawa pulang. Tidak jarang oleh-oleh memiliki daya tahan sebentar, sehingga bisa rusak atau basi di jalan.

Baca juga: 10 Tempat Wisata Makassar dan Sekitarnya, Pas untuk Liburan

Maka dari itu, perhatikan jenis oleh-oleh yang akan dibawa dan masa ketahanannya. Berikut Kompas.com rangkum 7 oleh-oleh khas Makassar serba camilan dan tahan lama.

1. Kue baruasa

Kue baruasa adalah kue kering khas Makassar yang biasa ditemukan di acara-acara, seperti pernikahan.

Kue kering ini memiliki warna kecokelatan dan terbuat dari bahan-bahan yang tidak mengandung lemak. Biasanya, kue baruasa dinikmati dengan secangkir teh atau kopi hangat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Proses pembuatan kue baruasa khas MakassarDOK.Tribun/Munjiyah Proses pembuatan kue baruasa khas Makassar

Bahan dasar dari baruasa sangat sederhana, yakni tepung terigu yang digoreng bersama kelapa. Jika kamu ingin lebih manis, kamu bisa pesan baruasa dengan campuran gula aren atau gula pasir.

Walaupun tidak menggunakan bahan pengawet dalam proses pembuatannya, kue baruasa dapat bertahan hingga satu bulan.

Baca juga: 7 Tempat Wisata Sejuk di Makassar dan Maros, Yuk Ngadem!

2. Kue bannang-bannang

Seperti baruasa, kue yang satu ini juga sering disajikan pada acara adat seperti pernikahan. Bannang-bannang memiliki arti benang-benang. Nama ini diberikan karena bentuknya yang menyerupai benang kusut yang bertumpuk.

ilustrasi kue bannang-bannang khas MakassarDOK.Tribunnews/Muslimin ilustrasi kue bannang-bannang khas Makassar

Memiliki rasa yang manis dan gurih, kue ini terbuat dari campuran tepug beras dan gula aren atau gula merah. Kue bannang-bannang dapat dibeli di berbagai toko oleh-oleh khas Makassar.

3. kerupuk pisang ijo

Pisang ijo adalah makanan khas Sulawesi Selatan yang biasa disajikan dengan es, santan, dan sirup merah. Makanan ini nikmat bila disantap saat cuaca sedang terik.

Namu,n tidak mudah membawa es pisang ijo sebagai oleh-oleh. Selain mudah tumpah, es pisang ijo tidak bertahan lama di suhu ruangan.

Baca juga: Cara Membuat Pisang Ijo, Kuliner Khas Makassar yang Cocok untuk Takjil

Kendati demikian, kamu tetap bisa membawa pisang ijo sebagai oleh-oleh. Yakni dalam bentuk keripik.

Inovasi baru ini memiliki rasa yang tidak jauh berbeda dari es pisang ijo. Kamu juga dapat membawa pulang ke kampung halaman oleh-oleh satu ini tanpa khawatir akan tumpah atau basi dijalan.

4. Kacang Sembunyi

Sesuai dengan namanya, camilan satu ini berbahan dasar kacang tanah yang seakan-akan bersembunyi dibalik balutan adonan terigu dan digoreng.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Caroline Purba (@oline84)

 

Kacang sembunyi memiliki rasa yang manis serta gurih. Sekilas, kacang sembunyi terlihat seperti pisang molen yang berukuran mini.

Baca juga: Resep Kacang Telur Pedas, Camilan Favorit Banyak Orang untuk Lebaran

Untuk membeli kacang sembunyi, kamu bisa mengunjungi gerai oleh-oleh di area Makassar seperti Pusat Oleh-oleh Suawesi yang berada di Jalan Perintis Kemerdekaan kilometer 9, Kecamatan Tamalanrea, Makassar, Sulawesi Selatan.

5. Kerupuk Jintan

Walaupun dinamakan kerupuk, camilan yang satu ini sebenarnya masuk kedalam kategori kue kering. Nama kerupuk diberikan karena proses pembuatannya dengan cara digoreng.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Jasa Titip Oleh2 Makassar (@sukatitip)

 

Berbahan dasar jintan, tepung terigu, santan, gula pasir, dan margarin, kerupuk jintan memiliki rasa gurih dan tekstur yang renyah.

Selain nikmat, kerupuk jintan memiliki daya ketahanan yang lama. Maka dari itu, cocok untuk dijadikan oleh-oleh untuk teman dan keluarga di kampung halaman.

6. Bolu Cukke

Bagi pencinta camilan manis, kamu harus mencoba bolu cukke yang berasal dari Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan yang berjarak sekitar 185 kilometer (km) dari Makassar.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Jasa Titip Oleh2 Makassar (@sukatitip)

Tidak perlu jauh-jauh ke Pinrang, Kini bolu cukke dapat ditemukan di berbagai toko oleh-oleh khas di Makassar.

Bolu cukke memiliki ukuran yang kecil dan rasa yang manis karena terbuat dari gula merah. Kue ini juga memiliki warna kecoklatan dan sangat cocok dinikmati dengan secangkir teh atau kopi panas.

7. Bagea

Bagea adalah kue kering khas Palopo, Sulawesi Selatan yang berbahan dasar sagu. Kue kering ini dibuat dengan cara dipanggang hingga kering.

Kue Bagea, kue tradisional Maluku berbahan dasar sagu Kue Bagea, kue tradisional Maluku berbahan dasar sagu

Maka dari itu bagea memiliki tekstur yang sedikit keras. Untuk dijadikan oleh-oleh, bagea memiliki daya ketahanan yang cukup lama.

Baca juga: Ada Hotel Baru di Makassar, Bangunannya Mirip Kapal Phinisi

Kini untuk mencoba bagea, kamu bisa membelinya di toko yang menjual makanan khas Sulawesi atau pusat oleh-oleh khas Makassar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Libur Nataru, DIY Siapkan 500 Personel untuk Awasi Tempat Wisata dan Penyekatan

Libur Nataru, DIY Siapkan 500 Personel untuk Awasi Tempat Wisata dan Penyekatan

Travel Update
4 Etika Bawa Tas Ransel di Pesawat, Jangan Sampai Memukul Orang Lain

4 Etika Bawa Tas Ransel di Pesawat, Jangan Sampai Memukul Orang Lain

Travel Tips
Kongres ke-V JKPI di Bogor, 40 Kepada Derah akan Bahas Isu Budaya dan Sejarah

Kongres ke-V JKPI di Bogor, 40 Kepada Derah akan Bahas Isu Budaya dan Sejarah

Travel Update
Desa Nglanggeran di Yogyakarta Raih Gelar Desa Wisata Terbaik Dunia UNWTO 2021

Desa Nglanggeran di Yogyakarta Raih Gelar Desa Wisata Terbaik Dunia UNWTO 2021

Travel Update
Tutup Hampir 2 Tahun, Fiji Siap Sambut Turis Asing

Tutup Hampir 2 Tahun, Fiji Siap Sambut Turis Asing

Travel Update
6 Tips Tidur Nyenyak di Pesawat yang Bisa Dicoba

6 Tips Tidur Nyenyak di Pesawat yang Bisa Dicoba

Travel Tips
Atlantis Water Adventure Ancol Sudah Buka, Simak 7 Syarat Berkunjungnya

Atlantis Water Adventure Ancol Sudah Buka, Simak 7 Syarat Berkunjungnya

Travel Update
Hotel Artotel Suites Bianti - Yogyakarta Resmi Dibuka

Hotel Artotel Suites Bianti - Yogyakarta Resmi Dibuka

Travel Update
Jumlah Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Anjlok hingga 64,37 Persen Sepanjang 2021

Jumlah Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Anjlok hingga 64,37 Persen Sepanjang 2021

Travel Update
Tingkat Okupansi Hotel Bintang di Indonesia Mulai Membaik, tapi...

Tingkat Okupansi Hotel Bintang di Indonesia Mulai Membaik, tapi...

Travel Update
Durasi Karantina WNI dan WNA di Indonesia Jadi 10 Hari Mulai 3 Desember

Durasi Karantina WNI dan WNA di Indonesia Jadi 10 Hari Mulai 3 Desember

Travel Update
Timor Leste Dominasi Jumlah Kunjungan Turis Asing ke Indonesia per Oktober 2021

Timor Leste Dominasi Jumlah Kunjungan Turis Asing ke Indonesia per Oktober 2021

Travel Update
Banyak Turis Asing ke Indonesia, Tapi Sedikit yang Tiba di Bali pada Oktober 2021

Banyak Turis Asing ke Indonesia, Tapi Sedikit yang Tiba di Bali pada Oktober 2021

Travel Update
Sebanyak 151.032 Turis Asing Kunjungi Indonesia pada Oktober 2021, Naik Dibanding September

Sebanyak 151.032 Turis Asing Kunjungi Indonesia pada Oktober 2021, Naik Dibanding September

Travel Update
Nglanggeran Masuk Daftar Best Tourism Villages UNWTO Diharapkan Menginspirasi Desa Wisata Lain

Nglanggeran Masuk Daftar Best Tourism Villages UNWTO Diharapkan Menginspirasi Desa Wisata Lain

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.