Kompas.com - 20/09/2021, 15:15 WIB
Cara nerawat telinga termasuk menghindari suara keras, seperti pesawat lepas landas. SHUTTERSTOCKCara nerawat telinga termasuk menghindari suara keras, seperti pesawat lepas landas.

 

KOMPAS.comWarga negara Indonesia (WNI) wajib mematuhi syarat terbaru penerbangan internasional menuju Indonesia yang telah efektif sejak 17 September 2021.

Pemerintah Indonesia menetapkan aturan terbaru terkait penerbangan internasional ke Indonesia yang sudah efektif sejak 17 September 2021.

Hal ini merujuk pada Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 42 Tahun 2021 dan Surat Edaran Kementerian Perhubungan (SE Kemenhub) Nomor SE 74 Tahun 2021.

Baca juga:

Lalu SE Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 18 Tahun 2021, dan SE Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 12 Tahun 2021 khusus untuk pelaku perjalanan internasional berstatus warga negara Indonesia (WNI). SE ini berlaku hingga 31 Desember nanti.

Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut Kompas.com rangkum syarat terbaru penerbangan internasional untuk WNI, Senin (20/9/2021):

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pintu masuk bagi WNI

  1. Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten.
  2. Bandara Sam Ratulangi di Manado, Sulawesi Utara.

Jenis WNI yang diizinkan

  1. Seluruh jenis pelaku perjalanan internasional berstatus WNI.

Baca juga:

Protokol kesehatan sebelum penerbangan

  1. Wajib menunjukkan kartu atau sertifikat (fisik atau digital) telah menerima vaksin Covid-19 dosis lengkap.
  2. Jika belum divaksin, akan divaksin di tempat karantina setelah hasil negatif tes PCR kedua.
  3. Poin 1 dikecualikan bagi pelaku perjalanan internasional berusia di bawah 18 tahun.
  4. Poin 1 dikecualikan bagi yang memiliki kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid yang menyebabkan pelaku perjalanan tidak bisa menerima vaksin.
  5. Merujuk pada poin 4, mereka harus melampirkan surat keterangan dokter dari Rumah Sakit Pemerintah negara keberangkatan dalam Bahasa Inggris yang menyatakan bahwa yang bersangkutan belum dan/atau tidak dapat mengikuti vaksinasi Covid-19.
  6. Merujuk pada poin 1, kartu atau sertifikat vaksinasi Covid-19 wajib menggunakan Bahasa Inggris (selain bahasa dari negara asal).
  7. Wajib menunjukkan hasil negatif tes PCR di negara asal. Sampel diambil maksimal 3x24 jam sebelum keberangkatan. Hasil dilampirkan saat pemeriksaan kesehatan.
  8. Wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi.
  9. Mengisi e-HAC Internasional lewat aplikasi PeduliLindungi, atau secara manual di bandara keberangkatan negara asal.

Ilustrasi koper barang bawaan di bandara.SHUTTERSTOCK Ilustrasi koper barang bawaan di bandara.

Protokol kesehatan setibanya di Indonesia

  1. Wajib dites ulang PCR. Biaya ditanggung pemerintah.
  2. Wajib karantina terpusat 8x24 jam (jika tiba dari negara dengan eskalasi kasus positif Covid-19 yang rendah), dan karantina terpusat 14x24 jam (jika tiba dari negara dengan eskalasi kasus positif Covid-19 yang tinggi). Biaya ditanggung pemerintah.
  3. Poin 1 dan 2 hanya berlaku bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI), pelajar/mahasiswa, atau pegawai pemerintah yang kembali dari perjalanan dinas luar negeri sesuai Surat Keputusan (SK) Kasatgas Penanganan Covid-19 Nomor 11 Tahun 2021.
  4. Kedatangan di luar kategori pada poin 3 wajib karantina terpusat dengan periode waktu sesuai poin 2. Biaya ditanggung mandiri.
  5. Mengacu pada poin 4, akomodasi karantina wajib mendapat rekomendasi dari Satgas Penanganan Covid-19 yang telah memenuhi syarat, dan ketentuan dari Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI).
  6. Mengacu pada poin 3, pegawai pemerintah bisa memilih untuk karantina di hotel yang sesuai dengan poin 5. Biaya ditanggung mandiri, atau sumber pembiayaan lainnya yang sah.
  7. Mengacu pada poin 2 dan poin 3, karantina untuk kedatangan dari Bandara Soekarno-Hatta dilakukan di Wisma Pademangan yang pelayanannya mencakup penginapan, transportasi, makan, dan biaya PCR.
  8. Merujuk pada poin 1, jika hasil tesnya positif, wajib perawatan di rumah sakit dengan biaya ditanggung pemerintah.
  9. Wajib dites ulang PCR pada hari ketujuh karantina.
  10. Merujuk pada poin 9, jika hasil negatif, WNI bisa melanjutkan perjalanan dan dianjurkan untuk melakukan karantina mandiri selama 14 hari.
  11. Merujuk pada poin 9, jika hasil positif, wajib perawatan di rumah sakit dengan biaya ditanggung pemerintah.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tips Aman Bepergian di Tengah Kasus Varian Baru Covid-19

Tips Aman Bepergian di Tengah Kasus Varian Baru Covid-19

Travel Tips
Aturan PCR Saat Nataru untuk Anak Usia di Bawah 12 Tahun Dinilai Mempersulit

Aturan PCR Saat Nataru untuk Anak Usia di Bawah 12 Tahun Dinilai Mempersulit

Travel Update
Angkasa Pura I Catat Kenaikan Pergerakan Penumpang Tertinggi pada November 2021

Angkasa Pura I Catat Kenaikan Pergerakan Penumpang Tertinggi pada November 2021

Travel Update
PPKM Level 3 Nataru Batal, Pemerintah Yogyakarta Tetap Terapkan Sanksi untuk Pelanggar Protokol Kesehatan

PPKM Level 3 Nataru Batal, Pemerintah Yogyakarta Tetap Terapkan Sanksi untuk Pelanggar Protokol Kesehatan

Travel Update
Kawasan Malioboro Yogyakarta Tidak Menerapkan Penyekatan saat Nataru

Kawasan Malioboro Yogyakarta Tidak Menerapkan Penyekatan saat Nataru

Travel Update
Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Travel Update
Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Travel Update
Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Travel Promo
Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Travel Update
TN Gunung Rinjani Tutup 3 Tempat Wisata Alam hingga Maret 2022

TN Gunung Rinjani Tutup 3 Tempat Wisata Alam hingga Maret 2022

Travel Update
Dafam Hotel Management Diakuisisi Artotel Group

Dafam Hotel Management Diakuisisi Artotel Group

Travel Update
PPKM Level 3 Nataru Batal, Pelaku Pariwisata Minta Pemerintah Tak Beri Harapan Palsu

PPKM Level 3 Nataru Batal, Pelaku Pariwisata Minta Pemerintah Tak Beri Harapan Palsu

Travel Update
Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Travel Update
Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Travel Update
Wisatawan di Gunung Bromo Dilarang Masuk Radius 1 Km dari Kawah Aktif, Ada Apa?

Wisatawan di Gunung Bromo Dilarang Masuk Radius 1 Km dari Kawah Aktif, Ada Apa?

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.