Kompas.com - 20/09/2021, 17:05 WIB
Gunung Arjuno-Welirang dilihat dari Puncak B29 Lumajang. Puncak di kiri (tertinggi) adalah Puncak Gunung Arjuno, sementara puncak sebelah kanan yang mengeluarkan asap adalah Puncak Gunung Welirang. Kompas.com/Anggara Wikan PrasetyaGunung Arjuno-Welirang dilihat dari Puncak B29 Lumajang. Puncak di kiri (tertinggi) adalah Puncak Gunung Arjuno, sementara puncak sebelah kanan yang mengeluarkan asap adalah Puncak Gunung Welirang.

KOMPAS.com – Pendakian Gunung Arjuno-Welirang sudah buka lagi sejak 19 September 2021 hanya untuk jalur pendakian via Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

“Iya (sudah dibuka lagi untuk jalur pendakian) Tretes dan Tambaksari,” ungkap Kepala Taman Hutan Raya R Soerjo, Ahmad Wahyudi, kepada Kompas.com, Senin (20/9/2021).

Sebagai informasi, Gunung Arjuno-Welirang memiliki enam jalur pendakian resmi, yaitu via Tretes, Tambaksari, Lawang, dan Sumberbrantas.

Baca juga:

Jalur pendakian via Tretes berlokasi di Kecamatan Prigen, sementara jalur pendakian Tambaksari berlokasi di Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan.

Gunung Arjuno terlihat dari kawasan Dau, Kabupaten Malang pada 1 Maret 2021.KOMPAS.COM/ANDI HARTIK Gunung Arjuno terlihat dari kawasan Dau, Kabupaten Malang pada 1 Maret 2021.

Untuk jalur pendakian gunung setinggi 3.339 meter dari permukaan laut (mdpl) lainnya, mereka tersebar di Kota Batu dan Kabupaten Malang.

Baca juga:

“Iya (jalur) yang lainnya masih (ditutup karena masih) di (PPKM) level 3,” ujar Ahmad.

Syarat mendaki Gunung Arjuno-Welirang

Dalam pembukaan kembali dua jalur pendakian ini, kuota pendaki harian secara keseluruhan maksimal 150 orang.

Puncak Ogal-Agil Gunung Arjuno, Jawa Timur.KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Puncak Ogal-Agil Gunung Arjuno, Jawa Timur.

Calon pendaki harus memenuhi sejumlah syarat sebelum memulai pendakian yakni wajib sudah divaksinasi Covid-19 minimal dosis pertama.

Syarat pendakian Gunung Arjuno-Welirang lainnya adalah membawa surat sehat dan melakukan registrasi online di https://sipenerang.tahuraradensoerjo.or.id/.

“Usia minimal 16 tahun, tidak boleh solo hiking. (Sertifikat vaksin ditunjukkan) dari aplikasi PeduliLindungi,” sambung Ahmad.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.