BrandzView
Konten ini merupakan kerja sama Kompas.com dengan Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif

Berandai-andai, seperti Apa Gaya Traveling Pascapandemi?

Kompas.com - 22/09/2021, 13:01 WIB
Ilustrasi traveling pascapandemi. DOK. SHUTTERSTOCKIlustrasi traveling pascapandemi.
|

KOMPAS.com – Selama masa pandemi Covid-19, masyarakat tidak bisa bepergian atau melakukan aktivitas traveling #DiIndonesiaAja seperti sedia kala. Bahkan, jika pandemi berakhir pada masa mendatang, aktivitas traveling akan mengalami perubahan.

Perubahan gaya traveling pada masa pascapandemi akan mementingkan isu kesehatan. Hal ini dilakukan untuk memberikan keamanan dan kenyamanan bagi wisatawan serta orang-orang yang berkecimpung di dunia pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf).

Simak pembahasan berikut untuk menilik gaya traveling wisatawan pada masa pascapandemi.

1. Sudah divaksin dan negatif tes Covid-19

Beberapa daerah sudah siap membuka pintu destinasi pariwisatanya kembali. Namun, ada sejumlah kebijakan yang harus dipatuhi oleh wisatawan. Salah satunya, wisatawan harus sudah divaksin jika ingin bepergian.

Wisatawan pun bisa menunjukkan bukti telah divaksin dengan menyertakan sertifikat vaksinasi yang ada di aplikasi PeduliLindungi. Penggunaan aplikasi ini diharapkan dapat membantu petugas dalam memvalidasi dokumen kesehatan secara digital sehingga lebih aman, cepat, mudah, dan meminimalisasi kontak fisik.

Baca juga: Jadi Salah Satu Surga Destinasi #DiIndonesiaAja, Berikut 5 Hal yang Dirindukan Wisatawan Saat Traveling ke Bali

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain wajib divaksin, wisatawan juga diminta untuk melakukan tes Covid-19 sesuai dengan kebijakan pada masing-masing daerah.

Sebagai contoh, Bangka Belitung (Babel), per Selasa (7/9/2021), mewajibkan para wisatawan yang berkunjung untuk menyertakan hasil negatif tes rapid antigen yang berlaku 1 x 24 jam atau tes polymerase chain reaction (PCR) dalam kurun 2 x 24 jam.

Ilustrasi vaksinasi sebagai syarat perjalanan.DOK. SHUTTERSTOCK Ilustrasi vaksinasi sebagai syarat perjalanan.

2. Mematuhi protokol kesehatan 6M

Saat bepergian, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan menjaga protokol kesehatan (prokes) Covid-19 dengan ketat dan disiplin.

“Selain vaksinasi, kami terus mendorong masyarakat untuk selalu taat prokes seiring dengan pembukaan sejumlah destinasi wisata. Vaksinasi dan prokes menjadi kunci kebangkitan ekonomi parekraf kita dalam ruang lingkup kebiasaan dan kenormalan baru,” kata Sandiaga pada laman resmi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Selasa (31/8/2021).

Baca juga: 5 Produk Ekraf Indonesia yang Berhasil Go International, Kamu Sudah Punya?

Masyarakat, lanjutnya, harus mengikuti prokes 6M yang terdiri dari mencuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun atau hand sanitizer hingga bersih, memakai masker rangkap dua, serta menjaga jarak minimum satu meter.

Selain itu, wisatawan harus membatasi mobilitas, menjauhi kerumunan, dan menghindari makan bersama dengan syarat minimum masing-masing daerah.

Ilustrasi traveling pascapandemiDOK. SHUTTERSTOCK Ilustrasi traveling pascapandemi

 

3. Berkunjung ke destinasi berstandar CHSE

Saat memilih destinasi yang hendak dikunjungi, wisatawan harus memastikan tempat tersebut telah mengantongi sertifikat Cleanliness, Health, Safety, dan Environment Sustainability (CHSE) dari Kemenparekraf.

Sertifikasi CHSE merupakan jaminan kepada pelancong bahwa usaha pariwisata terkait sudah menerapkan prokes secara benar sehingga aman untuk dikunjungi.

Baca juga: Sebelum Dibuka, Cari Tahu Ragam Aktivitas Menarik yang Bisa Dilakukan Saat Berkunjung ke 10 Destinasi Ini

Untuk mengetahui destinasi atau usaha pariwisata telah tersertifikasi CHSE atau belum, wisatawan bisa mengakses laman https://chse.kemenparekraf.go.id/.

Sebagai contoh, di Kepulauan Riau (Kepri), terdapat 275 usaha pariwisata yang telah tersertifikasi CHSE terhitung per Senin (20/9/2021). Adapun beberapa destinasi wisata yang telah mengantongi sertifikasi CHSE adalah Agrowisata Jambu Marina, Batam Hills Golf Resort, Bintan Black Coral, Chill Cove, Amaris Hotel, Aisyah Homestay, dan Crown Vista Hotel.

Ilustrasi protokol kesehatan di hotelDOK. SHUTTERSTOCK Ilustrasi protokol kesehatan di hotel

Saat berkunjung ke destinasi wisata, jangan lupa pula untuk membeli produk ekonomi kreatif (ekraf) setempat. Dengan membeli produk ekraf lokal, wisatawan turut mendukung pelestarian budaya bangsa dan membantu perekonomian pelaku parekraf.

Terlebih, tak lama lagi masyarakat akan merayakan Hari Pariwisata Dunia atau World Tourism Day (WTD) yang jatuh pada Senin (27/9/2021). Pelaku pariwisata yang bergerak di bidang ekraf pun harus didukung demi majunya wisata berkelanjutan di Indonesia.

Baca juga: 3 Manfaat Vaksinasi, Salah Satunya untuk Traveling #DiIndonesiaAja

Sebagai informasi, Kemenparekraf saat ini juga sedang mengadakan Pesona Punya Kuis (Pukis) setiap Selasa di akun Instagram @pesonaid_travel. Tak ada salahnya untuk mengikuti kuis ini sambil menunggu merencanakan liburan di masa mendatang.

Kamu pun akan berkesempatan mendapatkan hadiah total senilai jutaan rupiah untuk 15 orang pemenang.

Caranya mudah, kamu hanya perlu mengikuti akun Instagram @pesonaid_travel. Lalu, like postingan Pukis terbaru dan jawab pertanyaan di kolom komentar. Jangan lupa mention tiga teman di kolom caption juga untuk menambah peluang menjadi pemenang.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Tips ke Tol Kahyangan Bawang-Dieng, Kendaraan Mesti Kuat Menanjak

6 Tips ke Tol Kahyangan Bawang-Dieng, Kendaraan Mesti Kuat Menanjak

Travel Tips
Rute Menuju Tol Kahyangan Bawang-Dieng dari Kecamatan Bawang, Batang

Rute Menuju Tol Kahyangan Bawang-Dieng dari Kecamatan Bawang, Batang

Jalan Jalan
4 Tips Berwisata ke Curug Cukuluwung Bogor, Wajib Cek Ramalan Cuaca

4 Tips Berwisata ke Curug Cukuluwung Bogor, Wajib Cek Ramalan Cuaca

Travel Tips
7 Oleh-oleh Khas Bandar Lampung, Kopi Duren hingga Abon Jamur

7 Oleh-oleh Khas Bandar Lampung, Kopi Duren hingga Abon Jamur

Jalan Jalan
Tempat Wisata Dekat Angkringan Griyo Aji Somo Wonogiri, Ada Bali Lainnya

Tempat Wisata Dekat Angkringan Griyo Aji Somo Wonogiri, Ada Bali Lainnya

Jalan Jalan
Itinerary Wisata 3 Hari 2 Malam di Palu, Pantai sampai Sumur Raksasa

Itinerary Wisata 3 Hari 2 Malam di Palu, Pantai sampai Sumur Raksasa

Itinerary
3 Aktivitas Seru di Curug Cikuluwung Bogor, Berburu Foto Keren

3 Aktivitas Seru di Curug Cikuluwung Bogor, Berburu Foto Keren

Jalan Jalan
Fasilitas di Curug Cikuluwung Bogor, Ada Jaringan WiFi dan Area Kemah

Fasilitas di Curug Cikuluwung Bogor, Ada Jaringan WiFi dan Area Kemah

Jalan Jalan
Curug Cikuluwung, Wisata Dua Air Terjun di Bogor

Curug Cikuluwung, Wisata Dua Air Terjun di Bogor

Jalan Jalan
4 Tips Menginap di La' Ranch Glamping Adventure Pekalongan, Harus Reservasi

4 Tips Menginap di La' Ranch Glamping Adventure Pekalongan, Harus Reservasi

Travel Tips
Masuk 50 Desa Wisata Terbaik, Desa Wisata Selasari Pangandaran Andalkan Wisata Alam

Masuk 50 Desa Wisata Terbaik, Desa Wisata Selasari Pangandaran Andalkan Wisata Alam

Jalan Jalan
Maroko Cabut Bebas Visa WNI, Harga Paket Wisata Jadi Lebih Mahal

Maroko Cabut Bebas Visa WNI, Harga Paket Wisata Jadi Lebih Mahal

Travel Update
Hotel dan Paket Wisata Belum Dipesan Turis Asing, Ini Kata Pelaku Pariwisata

Hotel dan Paket Wisata Belum Dipesan Turis Asing, Ini Kata Pelaku Pariwisata

Travel Update
Indonesia Sudah Terima Turis Asing, tetapi Belum Ada yang Beli Paket Wisata

Indonesia Sudah Terima Turis Asing, tetapi Belum Ada yang Beli Paket Wisata

Travel Update
Maskapai di Selandia Baru Ubah Pesawat Jadi Tempat Vaksinasi Covid-19

Maskapai di Selandia Baru Ubah Pesawat Jadi Tempat Vaksinasi Covid-19

Travel Update

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.