Hasanuddin Wahid
Sekjen PKB

Sekjen Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Anggota Komisi X DPR-RI.

Strategi Travel Bubble untuk Bangkitkan Sektor Pariwisata

Kompas.com - 22/09/2021, 16:38 WIB
Ilustrasi Travel Bubble SHUTTERSTOCKIlustrasi Travel Bubble

Jika semua turis domestik outbond tinggal di Indoensia maka Indonesia dapat memperkecil angka kemeresotan kunjungan tersebut.

Memang pariwisata domestik relatif mudah untuk dipromosikan. Tetapi, pariwisata domestik juga memiliki beberapa tantangan tersendiri seperti operasi terbatas maskapai penerbangan dan hotel karena pemberlakukan PPKM, rendahnya minat wisatawan lokal ke destinasi domestik, rendahnya permintaan karena ketakutan orang akan infeksi, dan pendapatan masyarakat yang berkurang akibat pandemik Covid-19.

Travel bubble bilateral

Langkah strategis lainnya adalah mengembangkan "gelembung perjalanan" atau travel bubbles yang sering juga disebut sebagai jembatan perjalanan (travel bridges) atau koridor korona (corona corridors)

Sejatinya, konsep travel bubble adalah perluasan dari konsep "gelembung sosial". Orang memperluas zona karantina mereka untuk memasukkan lebih banyak orang yang mereka anggap aman.

Baca juga: Manfaat Travel Bubble, Mudahkan Pergerakan Orang Antarnegara

Dalam memberlakukan travel bubble pemerintah dapat mengizinkan masuknya pengunjung untuk perjalanan bisnis saja atau juga termasuk perjalanan liburan dari negara lain melalui gelembung perjalanan atau koridor hijau.

Travel bubble biasanya memerlukan pengujian sebelum keberangkatan, setelah kedatangan, dan periode karantina yang lebih pendek.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Travel bubble pertama di Asia dan Pasifik terjadi antara Republik Rakyat Tiongkok dan Republik Korea pada 1 Mei 2020. Itu terbatas pada pelancong bisnis yang memiliki undangan dari perusahaan di negara lain.

Negara Asia lainnya yang sudah menerapkan travel bubble adalah Thailand. Pemerintah Thailand mengharuskan wisman yang datang untuk melakukan karantina di daerah Phuket selama lima hari. Setelah lolos karantina dan dinyatakan sehat, barulah wisman tersebut boleh melancong di kota lainnya.

Biasanya, travel bubble bilateral dipertimbangkan hanya jika negara-negara yang terlibat, sudah melampaui puncak infeksi baru mereka. Tingkat kesiapsiagaan pandemi juga menjadi faktor penting keberhasilan penerapan strategi ini.

Kita bersyukur, setelah tertunda beberapa kali, pemerintah melalui kementerian terkait seperti Kemenpar, Kemenlu, dan Kemenkum HAM telah melakukan MoU dengan pemerintah Singapura terkait travel bubble pada Selasa 14 Setepmber 2021.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Syarat Bepergian Saat Nataru 2022, Wajib Sudah Divaksin Lengkap

3 Syarat Bepergian Saat Nataru 2022, Wajib Sudah Divaksin Lengkap

Travel Update
Alasan Hotel Pilih Seprai Warna Putih, Ternyata Begini Faktanya

Alasan Hotel Pilih Seprai Warna Putih, Ternyata Begini Faktanya

Travel Update
Pasar Seni Gabusan Bantul, Sensasi Wisata Sambil Bernostalgia

Pasar Seni Gabusan Bantul, Sensasi Wisata Sambil Bernostalgia

Jalan Jalan
Desa Wisata Ranu Pani di Lumajang Aman dari Erupsi Gunung Semeru

Desa Wisata Ranu Pani di Lumajang Aman dari Erupsi Gunung Semeru

Travel Update
7 Promo Hari Ulang Tahun AirAsia, Ada Diskon hingga 80 Persen

7 Promo Hari Ulang Tahun AirAsia, Ada Diskon hingga 80 Persen

Travel Promo
DAMRI Buka Rute Angkutan Kota dari Bandung ke Yogyakarta

DAMRI Buka Rute Angkutan Kota dari Bandung ke Yogyakarta

Travel Update
Jangan Bawa 5 Benda Ini dari Pesawat, Awas Bisa Dipidana

Jangan Bawa 5 Benda Ini dari Pesawat, Awas Bisa Dipidana

Travel Tips
10 Benda di Pesawat yang Boleh Dibawa Pulang, Ada Makanan dan Majalah

10 Benda di Pesawat yang Boleh Dibawa Pulang, Ada Makanan dan Majalah

Travel Tips
Museum Ghibli Jepang Galang Dana akibat Pandemi Covid-19

Museum Ghibli Jepang Galang Dana akibat Pandemi Covid-19

Travel Update
5 Benda Wajib Bawa Saat Perjalanan Selama Masa Pandemi Covid-19

5 Benda Wajib Bawa Saat Perjalanan Selama Masa Pandemi Covid-19

Travel Tips
Simpan Dulu, Ini Ide Wisata Edutainment Ramah Anak untuk Destinasi Liburan

Simpan Dulu, Ini Ide Wisata Edutainment Ramah Anak untuk Destinasi Liburan

Travel Tips
Syarat Naik Pesawat Selama Libur Nataru per 24 Desember 2021, Bisa PCR atau Antigen

Syarat Naik Pesawat Selama Libur Nataru per 24 Desember 2021, Bisa PCR atau Antigen

Travel Update
Lion Air Buka Rute Baru Makassar-Biak PP, Harga Mulai Rp 1 Juta

Lion Air Buka Rute Baru Makassar-Biak PP, Harga Mulai Rp 1 Juta

Travel Promo
Syarat Naik Kereta Api Periode Nataru per 24 Desember 2021, Bawa Kartu Vaksin

Syarat Naik Kereta Api Periode Nataru per 24 Desember 2021, Bawa Kartu Vaksin

Travel Update
Daftar Kereta Api Jarak Jauh Daop 1 Jakarta yang Beroperasi pada Desember 2021

Daftar Kereta Api Jarak Jauh Daop 1 Jakarta yang Beroperasi pada Desember 2021

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.