Kompas.com - 24/09/2021, 18:43 WIB
Foto dirilis Rabu (22/7/2020), memperlihatkan wisatawan mengunjungi kompleks Taman Wisata Candi Keraton Ratu Boko di Prambanan, Sleman, DI Yogyakarta. Pihak pengelola dan penyedia jasa wisata di Yogyakarta mencoba kembali bangkit dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat dan melakukan simulasi untuk membiasakan tatanan era adaptasi kebiasaan baru. ANTARA FOTO/HENDRA NURDIYANSYAHFoto dirilis Rabu (22/7/2020), memperlihatkan wisatawan mengunjungi kompleks Taman Wisata Candi Keraton Ratu Boko di Prambanan, Sleman, DI Yogyakarta. Pihak pengelola dan penyedia jasa wisata di Yogyakarta mencoba kembali bangkit dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat dan melakukan simulasi untuk membiasakan tatanan era adaptasi kebiasaan baru.

SLEMAN, KOMPAS.com - Taman Wisata Candi (TWC) Ratu Boko direncanakan akan melakukan uji coba pembukaan bagi wisatawan pada Sabtu 25 September 2021.

Ratu Boko berada di Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. 

Direktur Utama PT TWC Edy Setijono mengatakan rencana pembukaan tersebut setelah simulasi uji coba pembukaan TWC Ratu Boko.

Baca juga: Misteri Ratu Boko

PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (Persero) melaksanakan simulasi uji coba pembukaan Taman Wisata Candi (TWC) Ratu Boko menggunakan aplikasi PeduliLindungi pada Jumat (24/9/2021). Simulasi ini diikuti oleh pihak internal maupun eksternal.

"Simulasi dilakukan setelah TWC Ratu Boko mendapatkan QR Code dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dan diizinkan beroperasi secara terbatas oleh Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi DIY di masa PPKM level 3 ini," katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia mengatakan, TWC Ratu Boko merupakan satu dari empat tempat wisata di Yogyakarta yang dibuka pada tahap kedua uji coba ini.

Tiga lainnya adalah Hutan Pinus Pengger, Taman Wisata Merapi Park, dan Seribu Batu. Pembukaan ini menyusul tiga tempat lainnya yang telah beroperasi, seperti Hutan Pinus Mangunan, Tebing Breksi dan Kebun Binatang Gembira Loka.

Baca juga: Yogyakarta Tambah 4 Tempat Wisata yang Ikut Uji Coba Pembukaan, Ada Pinus Pengger

"PT TWC sebagai BUMN pengelola destinasi berbasis cagar budaya berkomitmen penuh untuk menjalankan protokol kesehatan dan mengimplementasikan aplikasi PeduliLindungi di destinasi wisata yang dikelola," katanya.

Edy mengatakan, PT TWC juga telah menyusun "Standard Operational Procedure" (SOP) yang profesional, melaksanakan program vaksinasi bagi seluruh karyawan dan meraih sertifikasi CHSE di seluruh tempat wisata yang dikelolanya.

"Hal ini menjadi bukti upaya kami untuk mewujudkan pariwisata yang sehat, aman dan nyaman bagi wisatawan. Semoga keseriusan kami mempersiapkan ini bisa menjadi titik awal menuju kebangkitan pariwisata, baik di regional dan nasional," katanya.

Standar protokol yang wajib dipatuhi wisatawan

Dalam simulasi ini, TWC Ratu Boko mempersiapkan standar operasi dan protokol yang wajib dipatuhi oleh karyawan maupun wisatawan, seperti:

  • Telah melakukan vaksinasi minimal tahap pertama
  • Suhu tubuh di bawah 37,3 derajat celcius
  • Melakukan scan kode batang (barcode) "check in" dan "check out" di aplikasi PeduliLindungi saat memasuki dan meninggalkan tempat wisata

Candi Ratu BokoShutterstock.com Candi Ratu Boko

Kuota pengunjung dan jam buka

Pada uji coba pembukaan ini, kuota maksimal TWC Ratu Boko sejumlah 1.700 orang, termasuk pengunjung, karyawan dan pedagang dengan waktu kunjungan pukul 09.00 – 15.00 WIB.

Menurut Edy, di sejumlah tempat yang dikelola, seperti TWC Borobudur dan TWC Prambanan, tidak ditemukan kendala jaringan yang dialami wisatawan saat melakukan scan barcode untuk memasuki kawasan.

Hal ini berdampak pada kelancaran laju aktivitas wisatawan, sehingga tidak mengalami penumpukan yang akan mengakibatkan kerumunan.

Baca juga: Itinerary 1 Hari di Tengah Kota Yogyakarta, Jalan-jalan Sambil Belajar

"Sebelumnya, kami telah cek jaringan di kawasan Ratu Boko untuk kelancaran proses mengunduh aplikasi maupun proses check in dan tidak ditemukan hambatan. Semoga hal ini bisa terus terjaga dan membantu kelancaran alur berwisata di Ratu Boko," katanya.

Ia berharap dengan dibukanya TWC Ratu Boko ini bisa ikut menggerakkan roda perekonomian masyarakat di sekitarnya.

"Semoga dengan dibukanya TWC Ratu Boko ini bisa menambah pilihan aktivitas wisata di kawasan Yogyakarta yang aman dan nyaman dikunjungi. Melalui kunjungan wisatawan, tentunya akan berdampak pula pada perekonomian pelaku wisata lainnya," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Travel Update
Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Travel Update
Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Travel Promo
Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Travel Update
TN Gunung Rinjani Tutup 3 Tempat Wisata Alam hingga Maret 2022

TN Gunung Rinjani Tutup 3 Tempat Wisata Alam hingga Maret 2022

Travel Update
Dafam Hotel Management Diakuisisi Artotel Group

Dafam Hotel Management Diakuisisi Artotel Group

Travel Update
PPKM Level 3 Nataru Batal, Pelaku Pariwisata Minta Pemerintah Tak Beri Harapan Palsu

PPKM Level 3 Nataru Batal, Pelaku Pariwisata Minta Pemerintah Tak Beri Harapan Palsu

Travel Update
Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Travel Update
Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Travel Update
Wisatawan di Gunung Bromo Dilarang Masuk Radius 1 Km dari Kawah Aktif, Ada Apa?

Wisatawan di Gunung Bromo Dilarang Masuk Radius 1 Km dari Kawah Aktif, Ada Apa?

Travel Update
Kembangkan Wellness Tourism, Yuk Kenali Rekomendasi Wisata Sehat di Korea

Kembangkan Wellness Tourism, Yuk Kenali Rekomendasi Wisata Sehat di Korea

BrandzView
Desa Wisata Sekitar Semeru Terdampak Erupsi, Ini Bantuan Kemenparekraf

Desa Wisata Sekitar Semeru Terdampak Erupsi, Ini Bantuan Kemenparekraf

Travel Update
Indonesia Perketat Kedatangan Internasional, Antisipasi Varian Omicron

Indonesia Perketat Kedatangan Internasional, Antisipasi Varian Omicron

Travel Update
Libur Nataru, Kebijakan Ganjil Genap di Kawasan Wisata Bukan dari Kemenparekraf

Libur Nataru, Kebijakan Ganjil Genap di Kawasan Wisata Bukan dari Kemenparekraf

Travel Update
PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Tempat Wisata Boleh Buka tapi Diperketat

PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Tempat Wisata Boleh Buka tapi Diperketat

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.