Kompas.com - 25/09/2021, 19:17 WIB
Mae Kampong, Chiang Mai, Thailand DOK, Shutterstock Mae Kampong, Chiang Mai, Thailand DOK, Shutterstock

KOMPAS.com - Pembukaan kembali beberapa wilayah di Thailand untuk wisatawan asing mengalami penundaan dari yang semula Oktober 2021 menjadi November.

Adapun beberapa wilayah yang rencanaya akan dibuka kembali adalah Bangkok, Chiang Mai, Hua Hin, dan Pattaya. Dilansir dari Reuters, keputusan tersebut diambil lantaran target vaksinasi Covid-19 di wilayah tersebut belum mencapai 70 persen.

Baca juga: 6 Museum di Bangkok, Belajar Sejarah Thailand sampai Koin Zaman Batu

Kendati demikian, tak ada salahnya merencanakan perjalanan ke Chiang Mai mulai dari sekarang. Chiang Mai sendiri menjadi salah satu daerah tujuan wisata populer di Negeri Gajah Putih.

Salah satu atraksi menarik di Chiang Mai yang patut dikunjungi adalah wisata alamnya. Dilansir dari Tourism Thailand, berikut ini lima gunung di Chiang Mai yang patut dikunjungi:

Doi Luang Chiang Dao

Doi Luang Chiang Dao, Chiang Mai, Thailand DOK. Tourismthailand.com Doi Luang Chiang Dao, Chiang Mai, Thailand DOK. Tourismthailand.com

Gunung Doi Luang Chiang Dao terletak di Distrik Chiang Dao, Chiang Mai, Thailand. Daerah tujuan wisata ini menempati urutan ketiga sebagai gunung paling tinggi di distrik tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Obyek wisata ini menjadi pilihan tepat bagi wisatawan yang ingin rehat dari hiruk-pikuk kehidupan kota.

Gunung Doi Luang Chiang Dao menawarkan beragam aktivitas alam. Wisatawan bisa mengamati burung, trekking, menunggang gajah, dan mengeksplorasi goa.

Baca juga: Bangkok di Thailand Tunda Sambut Turis Asing hingga November

Mae Kampong

Mae Kampong, Chiang Mai, Thailand DOK. Shutterstock Mae Kampong, Chiang Mai, Thailand DOK. Shutterstock

Mae Kampong merupakan desa yang terletak di wilayah pegunungan, tepatnya di Huai Kaeo, Distrik Mae On, Chiang Mai.

Kampung ini terkenal denagan kehidupan penduduk lokalnya yang bermata pencaharian sebagai pembuat Miang, yaitu hasil fermentasi daun teh.

Kehidupan penduduk di Mae Kampoong menjadi potret dari masyarakat asli pedesaan di Chiang Mai.

Baca juga: Wisatawan Thailand Dilarang Pakai Sunscreen yang Tak Ramah Terumbu Karang

Doi Inthanon

Sae of Mist di Doi Inthanon di Doi Inthanon National Park, Chiang Mai DOK. Tourismthailand.orgSaksit Sukhasvasti Na Ayudhya Sae of Mist di Doi Inthanon di Doi Inthanon National Park, Chiang Mai DOK. Tourismthailand.org

Doi Inthanon dikenal sebagai gunung tertinggi di Thailand. Gunung ini memiliki ketinggian mencapai 2.565 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Untuk informasi, penduduk sekitar merupakan petani sayur, buah, dan bunga. 

Dilansir dari Tourism Thailand, wisatawan bisa berkunjung ke Taman Nasional Doi Inthanon. Taman nasional ini mencakup area seluas 1.005 kilometer (km) persegi.

Baca juga: Mengapa Thailand Dijuluki Negeri Gajah Putih?

Kawasan taman nasional ini menjadi rumah beragam flora yang tumbuh subur di area hutan. Pada pagi hari, wisatawan dapat melihat fenomena bunga es di kawasan ini.

Wisatawan juga bisa berkunjung ke dua buah pagoda serta beberapa air terjun yang ada di wilayah tersebut.

Doi Ang Khang

Doi Ang Khang, Chiang Mai, Thailand DOK tourismthailand.org Doi Ang Khang, Chiang Mai, Thailand DOK tourismthailand.org

Doi Ang Khang merupakan gunung yang terletak di Distrik Fang, Chiang Mai. Gunung ini merupakan bagian dari Daen Lao Range yang melintasi kedua sisi perbatasan Myanmar dan Thailand.

Gunung ini merupakan lokasi proyek stasiun pertanian (agricultural station) Ang Khang yang dilakukan oleh pihak kerajaan. Proyek tersebut digagas oleh Raja Thailand, Bhumibol Adulyadej.

Ang Khang Royal Agricultural Station merupakan proyek yang bertujuan untuk meningkatkan standar kehidupan masyarakat di sekitar pegunungan tersebut.

Wisatawan dapat menyaksikan pemandangan menarik dan menikmati udara sejuk sepanjang tahun di tempat ini. Beberapa atraksi menarik di Gunung Ang Khang antara lain taman bonsai, Kiem Lom View Point, Mu Ban Khum, dan Mu Ban No Lae.

Baca juga: Phuket Tetap Sambut Turis Asing, tetapi Tutup untuk Pelancong Lokal Thailand

Doi Suthep

Doi Suthep, Chiang Mai, Thailand DOK. tourismthailand.org Doi Suthep, Chiang Mai, Thailand DOK. tourismthailand.org

Gunung Doi Suthep adalah bagian dari Taman Nasional Doi Suthep. Taman nasional ini memiliki lebih dari 300 jenis burung dan 2.000 spesies tanaman.

Daerah tujuan wisata ini merupakan salah satu yang populer di kalangan wisatawan asing.

Mereka dapat menjumpai Wat Phra That Doi Suthep yang berdiri di kawasan tersebut. Wat Phra That Doi Sunthep merupakan salah satu kuil yang disakralkan di Thailand.

Wisatawan juga dapat bermalam di beragam akomodasi, seperti bungalo dan perkemahan di kawasan tersebut. Doi Sunthep terletak Mueang Chiang Mai, Chiang Mai.

Baca juga: Kasus Covid-19 Melonjak, Thailand Tetap Buka 3 Pulau untuk Turis Asing

Mon Cham

Mon Cham, Chiang Mai, Thailand DOK .Tourismthailand.org Mon Cham, Chiang Mai, Thailand DOK .Tourismthailand.org

Sedikit berbeda dari tempat-tempat sebelumnya, Mon Cham berlokasi di bukit di Mong Nong Hoi, Mae Rim, Chiangmai, menurut Tourism Thailand

Wisatawan dapat mencapai tempat ini dengan berkendara selama 40 menit dari pusat kota Chiang Mai.

Wilayah ini dulunya merupakan kawasan hutan yang dijadikan ladang opium oleh warga. Namun pemerintah mengambil alih dan menjadikannya sebagai Nong Hoi Royal Project.

Udara di kawasan tersebut terkenal dingin sepanjang tahun. Wisatawan dapat menemukan beberapa tempat untuk menyaksikan pemandangan alam di kawasan tersebut.

Baca juga: 5 Wisata Populer di Chiang Mai Thailand, Salah Satunya Dipenuhi Sakura

Selain itu, mereka juga dapat pergi ke Desa Mong Nong Hoi di bagian selatan gunung. Desa tersebut merupakan pusat pengembangan projek kerajaan yang dikelilingi oleh ladang sayuran.

Waktu terbaik mengunjungi bukit ini adalah Bulan Oktober hingga Februari. Wisatawan dianjurkan berkendara menggunakan mobil untuk  menjangkau kawasan ini agar lebih aman dan nyaman.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Benda Wajib Bawa Saat Perjalanan Selama Masa Pandemi Covid-19

5 Benda Wajib Bawa Saat Perjalanan Selama Masa Pandemi Covid-19

Travel Tips
Simpan Dulu, Ini Ide Wisata Edutainment Ramah Anak untuk Destinasi Liburan

Simpan Dulu, Ini Ide Wisata Edutainment Ramah Anak untuk Destinasi Liburan

Travel Tips
Syarat Naik Pesawat Selama Libur Nataru per 24 Desember 2021, Bisa PCR atau Antigen

Syarat Naik Pesawat Selama Libur Nataru per 24 Desember 2021, Bisa PCR atau Antigen

Travel Update
Lion Air Buka Rute Baru Makassar-Biak PP, Harga Mulai Rp 1 Juta

Lion Air Buka Rute Baru Makassar-Biak PP, Harga Mulai Rp 1 Juta

Travel Promo
Syarat Naik Kereta Api Periode Nataru per 24 Desember 2021, Bawa Kartu Vaksin

Syarat Naik Kereta Api Periode Nataru per 24 Desember 2021, Bawa Kartu Vaksin

Travel Update
Daftar Kereta Api Jarak Jauh Daop 1 Jakarta yang Beroperasi pada Desember 2021

Daftar Kereta Api Jarak Jauh Daop 1 Jakarta yang Beroperasi pada Desember 2021

Travel Update
Okupansi Hotel di Aceh untuk Libur Nataru Baru 40 Persen

Okupansi Hotel di Aceh untuk Libur Nataru Baru 40 Persen

Travel Update
Libur Nataru, Wisata Gunung Pandan di Aceh Tamiang Tutup

Libur Nataru, Wisata Gunung Pandan di Aceh Tamiang Tutup

Travel Update
10 Fakta Menarik Gunung Semeru, Rumah Tertinggi Sepasang Arca Kuno

10 Fakta Menarik Gunung Semeru, Rumah Tertinggi Sepasang Arca Kuno

Jalan Jalan
Erupsi Gunung Semeru Tak Berdampak pada Wisata Bromo

Erupsi Gunung Semeru Tak Berdampak pada Wisata Bromo

Travel Update
Pendakian Gunung Semeru Bukan Tutup karena Erupsi, Tapi karena PPKM

Pendakian Gunung Semeru Bukan Tutup karena Erupsi, Tapi karena PPKM

Travel Update
Pihak TNBTS Tegaskan Tak Ada Pendaki Saat Gunung Semeru Erupsi

Pihak TNBTS Tegaskan Tak Ada Pendaki Saat Gunung Semeru Erupsi

Travel Update
Erupsi Gunung Semeru Tak Pengaruhi Bandara Malang

Erupsi Gunung Semeru Tak Pengaruhi Bandara Malang

Travel Update
Bandara Banyuwangi Masih Layani Penerbangan, Meski Gunung Semeru Meletus

Bandara Banyuwangi Masih Layani Penerbangan, Meski Gunung Semeru Meletus

Travel Update
2,92 Juta Orang Lakukan Penerbangan Domestik pada OKtober 2021

2,92 Juta Orang Lakukan Penerbangan Domestik pada OKtober 2021

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.