Kompas.com - 27/09/2021, 20:07 WIB

Biaya CHSE ditanggung pemerintah

Sebelumnya diberitakan Kompas.comSenin, Ketua Badan Pimpinan Daerah (BPD) PHRI Jakarta Sutrisno Iwantono mengatakan bahwa kewajiban sertifikasi CHSE bersifat kontra produktif dengan upaya mereka untuk bangkit. 

Ia menambahkan bahwa pelaku industri harus mengeluarkan biaya untuk mendapat sertifikasi CHSE. 

Apabila mengacu pada data Badan Pusat Statistik (BPS), maka jumlah hotel di Indonesia saat ini adalah 29.243 hotel. 

Menurutnya, jika diasumsikan biaya sertifikasi CHSE per hotel adalah Rp 10 juta, maka total yang terkumpul sekitar Rp 292 miliar per tahun. 

"Jadi biaya-biaya itu yang akan sangat memberatkan kami. Ini termasuk negative sum game, transfer economic value dari hotel dan restoran kepada pelaku usaha lain pelaksana sertifikasi CHSE. Kami menganggap ini adalah bentuk ketidakadilan," jelas Sutrisno.

Baca juga:

Sementara itu, terkait biaya sertifikasi CHSE, Sandiaga mengatakan bahwa pihaknya akan mendemokratisasi CHSE agar tidak lagi dimonopoli oleh satu lembaga, tapi akan dijadikan standar.

Sehingga, lembaga sertifikasi nantinya bisa melalukan audit kesiapan CHSE dan akan langsung terintegrasi ke aplikasi PeduliLindungi. 

"Kami harus lebih jelas memaparkannya pada PHRI sehingga pemaparannya sama karena CHSE ini per hari ini semua biayanya ditanggung pemerintah," ujar Sandiaga.

Kendati demikian, ia melanjutkan bahwa ke depannya pemerintah tidak bisa menanggung semua.

"Ini akan didistribusikan, sehingga harganya akan lebih terjangkau dan menjadi salah satu pola dari penerapan protokol kesehatan secara - kalau bisa secara otomatis - dalam kegiatan pariwisata dan ekonomi kreatif kita," kata dia.

"Dan pada nantinya pemerintah hanya memberikan bantuan (kepada) yang membutuhkan, yaitu usaha-usaha yang mikro, kecil, atau usaha-usaha pariwisata dan ekonomi kreatif yang betul-betul perlu dibantu," ujarnya. 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.