Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Labuan Bajo Terus Berbenah untuk Sambut Event-event Internasional

Kompas.com - 28/09/2021, 11:11 WIB
Nansianus Taris,
Anggara Wikan Prasetya

Tim Redaksi

LABUAN BAJO, KOMPAS.com - Labuan Bajo tengah sibuk mempersiapkan diri menyambut event-event skala nasional dan internasional pada Oktober 2021 hingga September 2022.

Beberapa event tersebut antara lain Asia International Water Week, Hari Polwan Sedunia, hingga side event KTT G20 yang Labuan Bajo dipercaya menjadi tuan rumah.

Direktur Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) Shana Fatima mengatakan bahwa dalam menyambut event-event besar tersebut, Labuan Bajo terus berbenah.

Saat pandemi Covid-19 seperti ini, salah satu pembenahan yang digencarkan adalah di sektor kesehatan.

Baca juga: Persiapan Hotel dan Desa Wisata Labuan Bajo untuk KTT G20 2022

Ia mengatakan, pemerintah terus membangun herd immunity dengan terus menargetkan penurunan angka penyebaran Covid-19 dengan vaksinasi.

Keseriusan pemerintah juga diiringi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan. Penyiapan para tenaga medis dengan fasilitas pendukung yang memenuhi standar kualitas pelayanan kesehatan masyarakat terus dilakukan.

Fasilitas kesehatan di Labuan Bajo

Shana melanjutkan, Labuan Bajo kini telah memiliki 2 rumah sakit, yaitu RSUD Komodo dan RS Siloam yang sejauh ini bisa menunjang kebutuhan akses pelayanan kesehatan masyarakat Manggarai Barat. RSUD Komodo juga merupakan rumah sakit rujukan utama Covid-19.

“BPOLBF mencatat setidaknya beberapa ketersediaan sejumlah fasilitas, seperti jumlah tenaga kesehatan sebanyak 35 dokter spesialis, umum, dokter gigi, 228 perawat dan bidan," kata Shana dalam rilis yang diterima Kompas.com, Senin (27/9/2021).

Foto dirilis Minggu (4/7/2021), memperlihatkan wisatawan menikmati Pantai Pink, Nusa Tenggara Timur. Pandemi Covid-19 yang menghantam sektor pariwisata, membuat pemerintah terus melakukan penataan di kawasan Labuan Bajo dengan harapan dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi dan pariwisata yang menurun saat ini.ANTARA FOTO/RIVAN AWAL LINGGA Foto dirilis Minggu (4/7/2021), memperlihatkan wisatawan menikmati Pantai Pink, Nusa Tenggara Timur. Pandemi Covid-19 yang menghantam sektor pariwisata, membuat pemerintah terus melakukan penataan di kawasan Labuan Bajo dengan harapan dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi dan pariwisata yang menurun saat ini.

Ia melanjutkan ketersediaan beberapa fasilitas fisik lainnya adalah kapasitas jumlah tempat tidur sebanyak 150 unit, 8 unit ambulans, 2 ruang operasi, 1 unit Hyperbaric Chamber, dan beberapa fasilitas pendukung lainnya.

Baca juga: Persiapan KTT G-20, Labuan Bajo Diminta Siapkan Paket Wisata Tematik

Seiring dengan berkembangnya Labuan Bajo sebagai destinasi pariwisata super prioritas, maka keamanan masyarakat dan pengunjung turut menjadi fokus utama pemerintah.

Target vaksinasi 100 persen di Labuan Bajo

Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF), lanjut dia, melalui koordinasi bersama lintas K/L dan Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat saat ini, terus mengejar target vaksin 100 persen bagi masyarakat Manggarai Barat.

Juga fokus pada komitmen bersama menindaklanjuti upaya peningkatan standar kualitas pelayanan kesehatan di Manggarai Barat.

Sejauh ini, sebut dia, sudah 56,68 persen capaian vaksinasi Manggarai Barat dari total target vaksin 250 ribu warga Manggarai Barat.

Baca juga: Itinerary Wisata 5 Hari 4 Malam di Labuan Bajo, Alam sampai Budaya

"Penting sekali kualitas layanan kesehatan bagi kesiapan destinasi terutama Labuan Bajo yang merupakan melting pot, sehingga bisa mengantisipasi potensi masalah dan darurat medis yang tinggim" tutur Shana.

Kalau fasilitas terbatas, lanjut dia, hal itu akan berdampak pada mutu pelayanan kesehatan dan jaminan keselamatan. Inilah yang pihaknya tindak lanjuti bersama agar Labuan Bajo sebagai melting pot aman dan siaga bencana.

“Penambahan Laboratorium PCR hingga saat ini juga masih menjadi salah satu prioritas utama,” sambungnya.

Foto dirilis Minggu (4/7/2021), memperlihatkan wisatawan menikmati wisata Pulau Padar, Nusa Tenggara Timur. Pandemi Covid-19 yang menghantam sektor pariwisata, membuat pemerintah terus melakukan penataan di kawasan Labuan Bajo dengan harapan dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi dan pariwisata yang menurun saat ini.ANTARA FOTO/RIVAN AWAL LINGGA Foto dirilis Minggu (4/7/2021), memperlihatkan wisatawan menikmati wisata Pulau Padar, Nusa Tenggara Timur. Pandemi Covid-19 yang menghantam sektor pariwisata, membuat pemerintah terus melakukan penataan di kawasan Labuan Bajo dengan harapan dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi dan pariwisata yang menurun saat ini.

Dilakukan pula penambahan beberapa fasilitas pendukung lainnya, seperti penambahan armada ambulans berstandar internasional untuk darat dan laut, unit Damkar, puskesmas pariwisata di destinasi wisata.

"Kami juga fokus kepada bagaimana membangun sistem. Akhir tahun lalu, Labuan Bajo sudah lakukan simulasi safety security CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environment)", tutur Shana.

Sebagai tindak lanjut pihaknya tengah membangun Command Center, juga kelengkapan sistem koordinasinya. Paling utama adalah mempersiapkan SDM nya yang tanggap darurat, baik petugas maupun masyarakat.

Baca juga: Setelah Work From Bali, Bakal Ada Work From Lombok dan Labuan Bajo?

"Kita butuh dukungan semua pihak, pemerintah, tokoh masyarakat, tokoh adat, pemuka agama, dan pimpinan komunitas untuk bisa sama-sama meningkatkan awareness di seluruh lapisan masyarakat,” terang Shana.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com