Kompas.com - 01/10/2021, 11:11 WIB
Ilustrasi Bolu Batik Khas Padang DOK.Google Maps/Sonifati ChannelIlustrasi Bolu Batik Khas Padang

Dadiah memperlukan masa fermentasi selama dua sampai tiga hari untuk mendapatkan rasa yoghurt yang nikmat. Pada umumnya, dadiah dikonsumsi saat sarapan atau sebagai camilan keseharian.

3. Bolu Batik

Seperti namanya, bolu ini memiliki desain batik pada lapisan luarnya. Tidak hanya memiliki warna dan desain yang cantik, bolu ini juga memiliki rasa yang manis.

Motif batik yang dilukiskan terdapat 12 jenis motif batik dari seluruh Indonesia. Varian rasa yang ditawarkan bolu batik antara lain stroberi dan blueberry.

Baca juga: Hotel Kapsul Baru di Solo, Ada Pods Berornamen Batik

Untuk membeli bolu batik kamu dapat mengunjungi kawasan Nurul Iman, Kecamatan Padang Seatan atau di berbagai gerai oleh-oleh khas Padang.

4. Kipang Kacang

Kipang kacang adalah camilah khas Padang yang memiliki tekstur seperti nigat atau makanan khas Jawa, ampyang.

Ilustrasi Kipang Kacang Khas PadangDOK.Shopee/Qabau Ilustrasi Kipang Kacang Khas Padang

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bahan dasar yang digunakan untuk membuat kipang kacang adalah kacang tanah dan gula merah. Memiliki tekstur yang renyah dan manis, kipang kacang sangat cocok dinikmati bersama secangkir teh atau kopi.

Baca juga: Hasil Produksi Petani Kacang Mitra TaniHub Bakal Diserap Garudafood

Setelah membuka kemasan kipang kacang, sebaiknya segera dikonsumsi atau simpan di freezer untuk menjaga kerenyahan kacang.

5. Bareh Randang

Mendengar namanya, mungkin kamu akan terkecoh mengira camilan ini adalah salah satu olahan rendang. Bahkan, camilan satu ini memiliki cita rasa manis, bukan pedas dan gurih seperti daging rendang.

Nama bareh randang diambil dari kata bareh yang berarti beras dan randang yang memiliki arti menyangrai. Seperti namanya, bareh randang berbahan dasar tapung beras, gula dan santan yang disangrai.

Baca juga: Rendang Payakumbuh akan Dipromosikan di Dubai Expo 

Bareh randang dapat ditemui di berbagai toko oleh-oleh di kawasan Payakumbuh, Tanah Datar, Agam dan Lima Puluh Kota.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Travel Update
Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Travel Update
Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Travel Promo
Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Travel Update
TN Gunung Rinjani Tutup 3 Tempat Wisata Alam hingga Maret 2022

TN Gunung Rinjani Tutup 3 Tempat Wisata Alam hingga Maret 2022

Travel Update
Dafam Hotel Management Diakuisisi Artotel Group

Dafam Hotel Management Diakuisisi Artotel Group

Travel Update
PPKM Level 3 Nataru Batal, Pelaku Pariwisata Minta Pemerintah Tak Beri Harapan Palsu

PPKM Level 3 Nataru Batal, Pelaku Pariwisata Minta Pemerintah Tak Beri Harapan Palsu

Travel Update
Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Travel Update
Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Travel Update
Wisatawan di Gunung Bromo Dilarang Masuk Radius 1 Km dari Kawah Aktif, Ada Apa?

Wisatawan di Gunung Bromo Dilarang Masuk Radius 1 Km dari Kawah Aktif, Ada Apa?

Travel Update
Kembangkan Wellness Tourism, Yuk Kenali Rekomendasi Wisata Sehat di Korea

Kembangkan Wellness Tourism, Yuk Kenali Rekomendasi Wisata Sehat di Korea

BrandzView
Desa Wisata Sekitar Semeru Terdampak Erupsi, Ini Bantuan Kemenparekraf

Desa Wisata Sekitar Semeru Terdampak Erupsi, Ini Bantuan Kemenparekraf

Travel Update
Indonesia Perketat Kedatangan Internasional, Antisipasi Varian Omicron

Indonesia Perketat Kedatangan Internasional, Antisipasi Varian Omicron

Travel Update
Libur Nataru, Kebijakan Ganjil Genap di Kawasan Wisata Bukan dari Kemenparekraf

Libur Nataru, Kebijakan Ganjil Genap di Kawasan Wisata Bukan dari Kemenparekraf

Travel Update
PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Tempat Wisata Boleh Buka tapi Diperketat

PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Tempat Wisata Boleh Buka tapi Diperketat

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.