Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

6 Fakta Gunung Fuji, Ikon Jepang yang Ternyata Pernah Meletus

Kompas.com - 02/10/2021, 09:06 WIB
Anggara Wikan Prasetya

Penulis

KOMPAS.comGunung Fuji merupakan salah satu ikon dari Negara Jepang selain bunga sakura. 

Gunung ini hampir selalu muncul dalam gambar pada kolom pencarian Google dengan kata kunci Jepang.

Perpaduan antara warna biru dan putih pada Gunung Fuji memang membuatnya tampak begitu indah.

Baca juga: Hiking Sambil Menikmati Pemandangan Gunung Fuji

Jika sedang berkunjung ke Jepang, maka jangan lewatkan untuk menyambangi atau sekadar memandang langsung dan memotret Gunung Fuji.

6 Fakta Gunung Fuji

Berikut ini Kompas.com rangkum 6 fakta mengenai Gunung Fuji Jepang:

1. Lokasi Gunung Fuji

Gunung Fuji terletak dekat pesisir selatan Pulau Honshu, tepatnya di perbatasan Prefektur Shizuoka dan Yamanashi, sebelah barat Tokyo.

Dari Kota Tokyo, jarak tempuh menuju Gunung Fuji adalah sekitar 138 kilometer (km) dengan waktu tempuh kurang-lebih 2 jam 45 menit.

2. Gunung Fuji, titik tertinggi Jepang

Gunung Fuji menjulang setinggi 3.776 meter di atas permukaan laut (mdpl) atau lebih tinggi 100 meter dari atap Pulau Jawa, yakni Mahameru setinggi 3.676 mdpl.

Tak hanya menjulang begitu tinggi. Gunung Fuji pun menjadi titik tertinggi dari Negara Jepang.

3. Gunung Fuji masuk situs warisan dunia UNESCO

Gunung Fuji pun tidak sekadar gunung karena telah masuk  ke dalam daftar situs warisan dunia UNESCO.

Gunung FujiAlbert Supargo Gunung Fuji

Dikutip dari Kompas.com, Sabtu (31/7/2021), penetapan itu karena ada 25 situs di sekitar gunung berupa kuil sampai penginapan.

4. Gunung Fuji boleh didaki

Pencinta aktivitas pendakian gunung yang sedang melancong ke Jepang kemungkinan akan berkeinginan mendaki Gunung Fuji.

Baca juga: Suku Sasak, Jadi Rebutan Kerajaan Majapahit hingga Jepang

Kabar baiknya, aktivitas pendakian Gunung Fuji bisa dilakukan. Pendaki pun bisa menginjakkan kakinya di atap tertinggi Jepang.

5. Gunung Fuji sempat tidak boleh didaki perempuan

Saat ini, baik laki-laki maupun perempuan diperbolehkan untuk mendaki Gunung Fuji. Namun, tidak dengan masa lalu.

ILUSTRASI - Shinkansen dengan latar Gunung FujiShutterstock ILUSTRASI - Shinkansen dengan latar Gunung Fuji

Sebelumnya, ada anggapan sakral bahwa perempuan tidak boleh mendaki Gunung Fuji. Namun, larangan itu hanya berlaku sampai tahun 1868.

6. Gunung Fuji pernah Meletus

Di balik kecantikannya, ternyata Gunung Fuji adalah gunung api yang beberapa kali pernah meletus.

Erupsi pertama kali Gunung Fuji yang pernah dicatat terjadi pada 31 Juli 781 sebelum masehi (SM).

Baca juga: Gunung Fuji, Pesonamu Menyihir Wisatawan

Terakhir kali Gunung Fuji Meletus adalah pada 16 Desember 1707 atau sudah berabad-abad yang lalu.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Barcelona Hapus Rute Bus dari Google Maps, Ini Alasannya

Barcelona Hapus Rute Bus dari Google Maps, Ini Alasannya

Travel Update
4 Tips Berkunjung ke Desa Wisata Koto Kaciak, Datang Pagi Hari

4 Tips Berkunjung ke Desa Wisata Koto Kaciak, Datang Pagi Hari

Travel Tips
Cara Menuju ke Desa Wisata Lerep Kabupaten Semarang

Cara Menuju ke Desa Wisata Lerep Kabupaten Semarang

Jalan Jalan
4 Oleh-Oleh Desa Wisata Koto Kaciak, Ada Rinuak dan Celana Gadebong

4 Oleh-Oleh Desa Wisata Koto Kaciak, Ada Rinuak dan Celana Gadebong

Travel Tips
Istana Gyeongbokgung di Korea Akan Buka Tur Malam Hari mulai Mei 2024

Istana Gyeongbokgung di Korea Akan Buka Tur Malam Hari mulai Mei 2024

Travel Update
Desa Wisata Lerep, Tawarkan Paket Wisata Alam Mulai dari Rp 60.000

Desa Wisata Lerep, Tawarkan Paket Wisata Alam Mulai dari Rp 60.000

Jalan Jalan
Itinerary Seharian Sekitar Museum Mpu Tantular Sidoarjo, Ngapain Saja?

Itinerary Seharian Sekitar Museum Mpu Tantular Sidoarjo, Ngapain Saja?

Jalan Jalan
 7 Olahraga Tradisional Unik Indonesia, Ada Bentengan

7 Olahraga Tradisional Unik Indonesia, Ada Bentengan

Jalan Jalan
5 Tips Liburan dengan Anak-anak Menggunakan Kereta Api Jarak Jauh

5 Tips Liburan dengan Anak-anak Menggunakan Kereta Api Jarak Jauh

Travel Tips
Mengenal Desa Wisata Koto Kaciak, Surga Budaya di Kaki Bukit Barisan

Mengenal Desa Wisata Koto Kaciak, Surga Budaya di Kaki Bukit Barisan

Jalan Jalan
Aktivitas Wisata di Bromo Ditutup mulai 25 April 2024, Ini Alasannya

Aktivitas Wisata di Bromo Ditutup mulai 25 April 2024, Ini Alasannya

Travel Update
Bali Jadi Tuan Rumah Acara UN Tourism tentang Pemberdayaan Perempuan

Bali Jadi Tuan Rumah Acara UN Tourism tentang Pemberdayaan Perempuan

Travel Update
Hari Kartini, Pelita Air Luncurkan Penerbangan dengan Pilot dan Awak Kabin Perempuan

Hari Kartini, Pelita Air Luncurkan Penerbangan dengan Pilot dan Awak Kabin Perempuan

Travel Update
Usung Konsep Eco Friendly, Hotel Qubika Bakal Beroperasi Jelang HUT Kemerdekaan RI di IKN

Usung Konsep Eco Friendly, Hotel Qubika Bakal Beroperasi Jelang HUT Kemerdekaan RI di IKN

Hotel Story
Ada Women Half Marathon 2024 di TMII Pekan Ini, Pesertanya dari 14 Negara

Ada Women Half Marathon 2024 di TMII Pekan Ini, Pesertanya dari 14 Negara

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com