Kompas.com - 02/10/2021, 18:12 WIB
Lembah Pinus Camp & Cafe, Kabupaten Bogor, Jawa Barat DOK. Instagram.com/lembahpinus.id Lembah Pinus Camp & Cafe, Kabupaten Bogor, Jawa Barat DOK. Instagram.com/lembahpinus.id

KOMPAS.com - Lembah Pinus Camp & Cafe merupakan obyek wisata yang memadukan bumi perkemahan dengan kafe.

Lokasinya berada di Puncak 2 Desa Wargajaya, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Obyek wisata ini telah beroperasi sejak tahun 2020 dan menjadi salah satu area perkemahan yang diminati wisatawan.

"Area kami luas 1 hektare. Yang digunakan untuk area tenda sekitar satu per tiga dari kapasitas dan untuk kafe cenderung outdoor," tutur Tubagus Mohamad Reza, Manager Area di Lembah Pinus Camp & Cafe, saat dihubungi Kompas.com pada Rabu (29/9/2021).

Berikut ini merupakan tips yang perlu diketahui saat berkunjung ke Lembah Pinus Camp & Cafe:

Berkunjung di musim kemarau

Pemandangan di Lembah Pinus Camp & Cafe, Kabupaten Bogor, Jawa Barat DOK. Instagram.com/lembahpinus.id Pemandangan di Lembah Pinus Camp & Cafe, Kabupaten Bogor, Jawa Barat DOK. Instagram.com/lembahpinus.id

Musim kemarau menjadi waktu yang pas untuk berkunjung ke Lembah Pinus Camp & Cafe. Hal itu karena area perkemahan menjadi lebih kering dan tidak begitu lembab saat musim kemarau.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berkemah menjadi lebih nyaman saat curah hujan rendah. Wisatawan juga dapat mencoba lebih banyak aktivitas.

Mereka dapat menyalakan api unggun, memanggang daging atau jagung, serta menikmati pemandangan langit malam saat cuaca cerah.

Pada siang hari, mereka dapat mengunjungi beberapa air terjun yang terletak tak jauh dari bumi perkemahan.

Baca juga:

Membawa baju yang tebal dan hangat

Lembah Pinus Camp & Cafe, Kabupaten Bogor, Jawa Barat DOK. Instagram.com/lembahpinus.id Lembah Pinus Camp & Cafe, Kabupaten Bogor, Jawa Barat DOK. Instagram.com/lembahpinus.id

Lembah Pinus berada di dataran tinggi, yaitu sekitar 1.030 meter di atas permukaan laut (mdpl). Dengan kondisi geografis tersebut, obyek wisata ini memiliki udara yang cukup dingin.

"Ada pada ketinggian 1.030 mdpl yang dingin, rata-rata (suhunya) 18 derajat Celsius kalau dini hari, dan subuh kadang mencapai 14 derajat Celsius," imbuh Reza.

 

Oleh sebab itu, sangat penting membawa pakaian yang hangat dan tebal saat bermalam di obyek wisata ini.

Meski pengunjung telah menyewa tenda siap pakai, mengenakan baju yang tebal dan hangat dapat membuat tidur lebih nyenyak.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Travel Update
Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Travel Update
Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Travel Promo
Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Travel Update
TN Gunung Rinjani Tutup 3 Tempat Wisata Alam hingga Maret 2022

TN Gunung Rinjani Tutup 3 Tempat Wisata Alam hingga Maret 2022

Travel Update
Dafam Hotel Management Diakuisisi Artotel Group

Dafam Hotel Management Diakuisisi Artotel Group

Travel Update
PPKM Level 3 Nataru Batal, Pelaku Pariwisata Minta Pemerintah Tak Beri Harapan Palsu

PPKM Level 3 Nataru Batal, Pelaku Pariwisata Minta Pemerintah Tak Beri Harapan Palsu

Travel Update
Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Travel Update
Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Travel Update
Wisatawan di Gunung Bromo Dilarang Masuk Radius 1 Km dari Kawah Aktif, Ada Apa?

Wisatawan di Gunung Bromo Dilarang Masuk Radius 1 Km dari Kawah Aktif, Ada Apa?

Travel Update
Kembangkan Wellness Tourism, Yuk Kenali Rekomendasi Wisata Sehat di Korea

Kembangkan Wellness Tourism, Yuk Kenali Rekomendasi Wisata Sehat di Korea

BrandzView
Desa Wisata Sekitar Semeru Terdampak Erupsi, Ini Bantuan Kemenparekraf

Desa Wisata Sekitar Semeru Terdampak Erupsi, Ini Bantuan Kemenparekraf

Travel Update
Indonesia Perketat Kedatangan Internasional, Antisipasi Varian Omicron

Indonesia Perketat Kedatangan Internasional, Antisipasi Varian Omicron

Travel Update
Libur Nataru, Kebijakan Ganjil Genap di Kawasan Wisata Bukan dari Kemenparekraf

Libur Nataru, Kebijakan Ganjil Genap di Kawasan Wisata Bukan dari Kemenparekraf

Travel Update
PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Tempat Wisata Boleh Buka tapi Diperketat

PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Tempat Wisata Boleh Buka tapi Diperketat

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.