Kompas.com - 03/10/2021, 15:26 WIB
Desa Wisata Sukarame di Kabupaten Pandeglang, Banten. dok. KemenparekrafDesa Wisata Sukarame di Kabupaten Pandeglang, Banten.

 

KOMPAS.comDesa Wisata Sukarame merupakan salah satu desa wisata di Provinsi Banten yang masuk dalam daftar 50 besar Desa Wisata Terbaik dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021.

Desa wisata yang berlokasi di Kabupaten Pandeglang ini memiliki beragam potensi yang dapat dinikmati wisatawan, misalnya wisata konservasi alam bawah laut.

Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut Kompas.com rangkum kegiatan wisata yang dapat dilakukan di Desa Wisata Sukarame, mengutip keterangan pers Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Minggu (3/10/2021):

1. Ikut wisata konservasi alam bawah laut

Desa Wisata Sukarame memiliki daya tarik tersendiri berupa keindahan alam. Saat berkunjung ke sana, wisatawan bisa mengikuti kegiatan wisata edukasi konservasi alam bawah laut.

Selain menikmati ekosistem yang ada, serta pemandangan alam yang indah, pengunjung dapat melakukan transplantasi terumbu karang.

Baca juga:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada Sabtu (2/10/2021), Menparekraf Sandiaga Uno sempat berkunjung ke desa wisata ini guna memberi dukungan agar desa wisata makin mengembangkan wisata edukasi tersebut.

Pihaknya memberi bantuan berupa jaket pelampung, kacamata selam, snorkel, dan fin lantaran selama ini Desa Wisata Sukarame belum memiliki alat-alat tersebut untuk disewakan kepada wisatawan.

2. Belajar seputar batik Pandeglang

Desa wisata ini memiliki batik khas Pandeglang yang mempunyai ciri khas unik. Sebab, terdapat 14 motif batik di setiap kecamatan di Pandeglang. Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dari masing-masing motif pun bahkan sudah terdaftar sejak Mei 2021.

Desa Wisata Sukarame di Kabupaten Pandeglang, Banten.dok. Kemenparekraf Desa Wisata Sukarame di Kabupaten Pandeglang, Banten.

Sandiaga mengatakan bahwa belum banyak yang tahu soal filosofi di balik motif batik Pandeglang.

“Oleh karenanya, kita harus dorong batik Pandeglang ini agar bisa menembus skala nasional hingga internasional,” tutur dia.

Saat berlibur ke desa wisata tersebut, jika masih belum puas berwisata di bawah air, kamu bisa melanjutkan kegiatan dengan belajar seputar batik Pandeglang.

Baca juga:

3. Lihat beragam kerajinan menarik

Menurut Sandiaga, desa wisata ini juga memiliki potensi kriya yang memiliki beragam jenis. Salah satunya adalah kerajinan pahatan berbentuk badak. Ada juga kerajinan dari kerang dan olahan bambu khas Pandeglang.

4. Menikmati kearifan lokal yang dilestarikan

Di sini, wisatawan dapat menikmati budaya dan kearifan lokal yang dilestarikan seperti pertunjukan kesenian Tarian Dzikir Saman, Tarian Ahlan Wa Sahlan, Kendang Pencak, dan Rampak Bedug.

Selain itu, wisatawan juga bisa menikmati berbagai macam perayaan kebudayaan. Misalnya Ngoclok atau memancing gurita, serta Festival Perahu Ruat.

“Saya berharap Desa Wisata Sukarame terus berkembang, sehingga dapat meningkatkan perekonomian lokal dan terus menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal,” ujar Sandiaga.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Candi Sukuh Karanganyar, Sekilas Mirip Piramida Suku Maya di Meksiko

Candi Sukuh Karanganyar, Sekilas Mirip Piramida Suku Maya di Meksiko

Jalan Jalan
Perbatasan Internasional Dibuka, Garuda Indonesia Kerja Sama dengan Singapore Airlines

Perbatasan Internasional Dibuka, Garuda Indonesia Kerja Sama dengan Singapore Airlines

Travel Update
Tiga Kabupaten Penyangga Borobudur Ciptakan Tarian Bersama

Tiga Kabupaten Penyangga Borobudur Ciptakan Tarian Bersama

Travel Update
Charter Flight Bukan Jawaban, Penerbangan ke Bali untuk Turis Asing Harus Bisa Transit

Charter Flight Bukan Jawaban, Penerbangan ke Bali untuk Turis Asing Harus Bisa Transit

Travel Update
Harga Tiket Masuk Candi Sukuh, Candi Tanpa Stupa di Karanganyar

Harga Tiket Masuk Candi Sukuh, Candi Tanpa Stupa di Karanganyar

Jalan Jalan
Sandiaga Tanggapi Surat Terbuka Soal Pariwisata untuk Presiden Jokowi dari IINTOA

Sandiaga Tanggapi Surat Terbuka Soal Pariwisata untuk Presiden Jokowi dari IINTOA

Travel Update
Belajar dari Krisis, Saatnya Membangun Resiliensi Sektor Wisata

Belajar dari Krisis, Saatnya Membangun Resiliensi Sektor Wisata

Travel Update
Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Naik 1,41 Persen pada September 2021

Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Naik 1,41 Persen pada September 2021

Travel Update
Tingkat Hunian Hotel di Mandalika NTB Naik hingga 95 Persen Selama World Superbike

Tingkat Hunian Hotel di Mandalika NTB Naik hingga 95 Persen Selama World Superbike

Travel Update
Visa on Arrival Dinilai Percepat Proses Pengajuan Visa Turis Asing

Visa on Arrival Dinilai Percepat Proses Pengajuan Visa Turis Asing

Travel Update
Jemaah Pemegang Visa Umrah Bisa Umrah Tanpa Karantina, tapi...

Jemaah Pemegang Visa Umrah Bisa Umrah Tanpa Karantina, tapi...

Travel Update
Tips Wisata di The Beach Love Bali, Jangan Lupa Cek Ramalan Cuaca

Tips Wisata di The Beach Love Bali, Jangan Lupa Cek Ramalan Cuaca

Travel Tips
4 Aktivitas di The Beach Love Bali, Lihat Sunset Pantai Cinta Kedungu

4 Aktivitas di The Beach Love Bali, Lihat Sunset Pantai Cinta Kedungu

Jalan Jalan
The Beach Love, Kafe Tempat Nikmati Panorama Pantai Cinta Kedungu Bali

The Beach Love, Kafe Tempat Nikmati Panorama Pantai Cinta Kedungu Bali

Jalan Jalan
Jalan-jalan ke Tepi Laut di Lhokseumawe, Wisata Sambil Kulineran

Jalan-jalan ke Tepi Laut di Lhokseumawe, Wisata Sambil Kulineran

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.