Kompas.com - 07/10/2021, 18:06 WIB
Pantai Base G, Kota Jayapura Pantai Base G, Kota Jayapura

Hari ketiga di Kota Jayapura

Pantai Base-G

Pantai yang terletak di sebelah barat Kota Jayapura ini memiliki nilai sejarah yang menarik. Pantai Base G atau juga dikenal sebagai Tanjung Ria berlokasi di Desa Tanjung Ria, Kecamatan Jayapura Utara, Kota Jayapura.

Dari pusat kota, jaraknya sekitar 20 Km dengan waktu tempuh 38 menit.

Nama Base G berasal dari fungsi awal pantai ini sebagai homebase pasukan sekutu saat Perang Dunia ke-2.

Saat itu, pantai ini dijadikan titik pengumpulan kekuatan pasukan sekutu sebelum berperang dengan pasukan Jepang di Filipina.

Kini pantai difungsikan sebagai tempat wisata dengan keindahan alam yang memukau. Hamparan pasir putih yang lembut ditambah dengan suara deburan ombak merupakan salah satu daya tarik pantai ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pemecah ombak yang berjarak satu kilometer dari bibir pantai membuat ombak yang sampai di bibir pantai tidak terlalu kuat.

Pantai ini pun aman bagi wisatawan yang ingin berenang. Wisatawan juga dapat memancing di beberapa spot memancing di area pantai ini.

Ada pula sejumlah sarana pelengkap seperti area parkir, kamar mandi dan toilet, gazebo, warung makan, dan penginapan.

Pantai Base G buka setiap hari selama 24 jam. Untuk memasuki kawasan pantai ini, wisatawan perlu membayar tiket masuk seharga Rp 5.000-Rp 10.000.

Baca juga: Wisata Jayapura, Ada Pantai Tablanusu dan Kampung Yoboi

Pasar Hamadi

Pasar Hamadi di Jayapura. Pasar ini terkenal dengan suvenir dan oleh-oleh khas Papua.ARSIP KOMPAS TV Pasar Hamadi di Jayapura. Pasar ini terkenal dengan suvenir dan oleh-oleh khas Papua.

Sebelum menutup perjalanan berwisata di Kota Jayapura, wisatawan dapat berbelanja oleh-oleh di Pasar Hamadi.

Pusat perbelanjaan ini berlokasi di Hamadi, Jayapura Selatan, Kota Jayapura. Dari Pantai Base G jaraknya sekitar 11 km dengan waktu tempuh 23 menit.

Pasar ini merupakan pasar tradisional yang digunakan untuk menual dan membeli segala kebutuhan sehari-hari. Selain itu, para wisatawan dapat memebli berbagai buah tangan.

Hampir sebagian besar barang-barang seni khas suku-suku di Papua dapat ditemukan di pasar ini. Seperti patung totem khas Asmat, lukisan kulit kayu khas Danau Sentani, dan masih banyak lagi.

Pada hari Senin-Sabtu, Pasar Hamadi buka pada pukul 08.00-18.00 WIT. Hari Minggu, pasar buka pada pukul 11.00-18.00 WIT.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Candi Sukuh Karanganyar, Sekilas Mirip Piramida Suku Maya di Meksiko

Candi Sukuh Karanganyar, Sekilas Mirip Piramida Suku Maya di Meksiko

Jalan Jalan
Perbatasan Internasional Dibuka, Garuda Indonesia Kerja Sama dengan Singapore Airlines

Perbatasan Internasional Dibuka, Garuda Indonesia Kerja Sama dengan Singapore Airlines

Travel Update
Tiga Kabupaten Penyangga Borobudur Ciptakan Tarian Bersama

Tiga Kabupaten Penyangga Borobudur Ciptakan Tarian Bersama

Travel Update
Charter Flight Bukan Jawaban, Penerbangan ke Bali untuk Turis Asing Harus Bisa Transit

Charter Flight Bukan Jawaban, Penerbangan ke Bali untuk Turis Asing Harus Bisa Transit

Travel Update
Harga Tiket Masuk Candi Sukuh, Candi Tanpa Stupa di Karanganyar

Harga Tiket Masuk Candi Sukuh, Candi Tanpa Stupa di Karanganyar

Jalan Jalan
Sandiaga Tanggapi Surat Terbuka Soal Pariwisata untuk Presiden Jokowi dari IINTOA

Sandiaga Tanggapi Surat Terbuka Soal Pariwisata untuk Presiden Jokowi dari IINTOA

Travel Update
Belajar dari Krisis, Saatnya Membangun Resiliensi Sektor Wisata

Belajar dari Krisis, Saatnya Membangun Resiliensi Sektor Wisata

Travel Update
Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Naik 1,41 Persen pada September 2021

Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Naik 1,41 Persen pada September 2021

Travel Update
Tingkat Hunian Hotel di Mandalika NTB Naik hingga 95 Persen Selama World Superbike

Tingkat Hunian Hotel di Mandalika NTB Naik hingga 95 Persen Selama World Superbike

Travel Update
Visa on Arrival Dinilai Percepat Proses Pengajuan Visa Turis Asing

Visa on Arrival Dinilai Percepat Proses Pengajuan Visa Turis Asing

Travel Update
Jemaah Pemegang Visa Umrah Bisa Umrah Tanpa Karantina, tapi...

Jemaah Pemegang Visa Umrah Bisa Umrah Tanpa Karantina, tapi...

Travel Update
Tips Wisata di The Beach Love Bali, Jangan Lupa Cek Ramalan Cuaca

Tips Wisata di The Beach Love Bali, Jangan Lupa Cek Ramalan Cuaca

Travel Tips
4 Aktivitas di The Beach Love Bali, Lihat Sunset Pantai Cinta Kedungu

4 Aktivitas di The Beach Love Bali, Lihat Sunset Pantai Cinta Kedungu

Jalan Jalan
The Beach Love, Kafe Tempat Nikmati Panorama Pantai Cinta Kedungu Bali

The Beach Love, Kafe Tempat Nikmati Panorama Pantai Cinta Kedungu Bali

Jalan Jalan
Jalan-jalan ke Tepi Laut di Lhokseumawe, Wisata Sambil Kulineran

Jalan-jalan ke Tepi Laut di Lhokseumawe, Wisata Sambil Kulineran

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.