Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 08/10/2021, 15:03 WIB
Kistin Septiyani,
Anggara Wikan Prasetya

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Nawang Jagad menjadi lokasi perkemahan di Yogyakarta yang belum lama ini dibuka. Obyek wisata yang terletak di Padukuhan Kaliurang Barat, Hargobinangun, Pakem, Sleman ini mulai buka pada 17 Agustus 2021.

Meski belum lama dibuka, Nawang Jagad sukses menarik perhatian wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta.

"Jadi memang cukup banyak peminat karena aksesnya mudah, tapi dengan suasana alam yang masih asri dan terjaga," kata Ketua Kelompok Masyarakat (Pokmas) Kaliurang Barat, David Chandra saat dihubungi Kompas.com pada Kamis (7/10/2021).

Baca juga: Wisatawan di Yogyakarta Membeludak, Kadispar: Fenomena Revenge Tourism

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan jika ingin berkemah atau menjelajahi alam liar. Berikut ini adalah beberapa tips bagi wisatawan yang ingin berkemah di Nawang Jagad:

1. Berkemah di musim kemarau

Musim kemarau merupakan waktu yang sesuai untuk melakukan aktivitas luar ruangan, termasuk berkemah. Pada musim kemarau, kondisi tanah lebih kering.

Nawang Jagad, Sleman, Yogyakarta DOK. Instagram.com/nawangjagad Nawang Jagad, Sleman, Yogyakarta DOK. Instagram.com/nawangjagad

Tanah yang tidak becek nyaman digunakan untuk berkemah. Selain itu pada musim kemarau, wisatawan memiliki kesempatan untuk mencoba lebih banyak aktivitas, seperti penjelajahan alam, menikmati api unggun dan barbeque, dan menyaksikan lava pijar.

Meski begitu, wisatawan tetap bisa berkemah dan menikmati suasana alam Nawang Jagad pada musim penghujan. Menurut Chandra, Nawang Jagad tetap beroperasi seperti biasa di musim hujan sekalipun.

"Di musim penghujan kami tetap buka karena memang lokasinya (air) tidak menggenang," imbuhnya.

Baca juga: Tips Nikmati Saptawara Campervan Yogyakarta, Pilih Lokasi Kemah

2. Bawa keperluan secukupnya

Berkemah menjadi salah satu kesempatan wisatawan untuk menghabiskan waktu menyepi di tengah alam. Oleh sebab itu, barang yang dibawa pun seharusnya tidak begitu banyak.

Wisatawan hanya perlu membawa pakaian secukupnya, alat mandi, serta perlengkapan pribadi, seperti obat-obtan dan alat pertolongan pertama.

Saat berkunjung ke Nawang Jagad, wisatawan tak perlu membawa air bersih dari rumah. Pasalnya, di bumi perkemahan tersebut terdapat sumber mata air pegunungan yang aman dikonsumsi.

Baca juga: Sultan HB X Usulkan Semua Tempat Wisata di Yogyakarta Buka

3. Bawa baju tebal

Nawang Jagad memiliki udara yang relatif dingin karena hanya berjarak 6 kilometer (km) dari puncak Gunung Merapi. Oleh sebab itu, wisatawan perlu membawa baju tebal.

Nawang Jagad, Sleman, Yogyakarta DOK. Instagram.com/nawangjagad Nawang Jagad, Sleman, Yogyakarta DOK. Instagram.com/nawangjagad

Bila perlu, sewa sleeping bag untuk menjaga tubuh tetap hangat selama tidur. Wisatawan juga bisa menghangatkan diri dengan menyalakan api unggun atau membuat minuman hangat.

Baca juga: Malioboro Tak Kunjung Dapat QR Code PeduliLindungi, Pemkot Yogyakarta Kembangkan Aplikasi Sendiri

4. Bawa power bank

Lokasi Nawang Jagad dijaga sedemikian rupa untuk mempertahankan suasana asri kaki Gunung Merapi. Oleh sebab itu, pihak pengelola juga tak memasang instalasi listrik.

"Konsep kami adventure camp, bukan camping ceria. Jadi memang tidak ada listrik," ujar Chandra.

Baca juga: Tebing Breksi Yogyakarta, Bekas Tambang yang Instagramable

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Rencana Kenaikan Harga Tiket Masuk Pura Lempuyang Per Maret 2024

Rencana Kenaikan Harga Tiket Masuk Pura Lempuyang Per Maret 2024

Travel Update
BPBD Garut Imbau Wisatawan Tidak Mendaki Gunung pada Februari

BPBD Garut Imbau Wisatawan Tidak Mendaki Gunung pada Februari

Travel Update
Traveloka Travel Fair 2024 Digelar Satu Pekan di Aeon Mall BSD City

Traveloka Travel Fair 2024 Digelar Satu Pekan di Aeon Mall BSD City

Travel Update
Peringatan Cuaca Buruk di Bali pada 26-27 Februari 2024

Peringatan Cuaca Buruk di Bali pada 26-27 Februari 2024

Travel Update
Wisata Alam di Medan, Ada yang Masuknya Gratis

Wisata Alam di Medan, Ada yang Masuknya Gratis

Jalan Jalan
Jadwal Kapal Pelni KM Bukit Raya yang Lintasi Pulau-pulau di Kepri per Maret 2024

Jadwal Kapal Pelni KM Bukit Raya yang Lintasi Pulau-pulau di Kepri per Maret 2024

Travel Update
Jadwal Kapal KM Kelud Jakarta-Batam-Karimun-Medan per Maret 2024

Jadwal Kapal KM Kelud Jakarta-Batam-Karimun-Medan per Maret 2024

Travel Update
Festival Cap Go Meh di Singkawang Dinilai Berdampak Positif bagi Perekonomian Masyarakat

Festival Cap Go Meh di Singkawang Dinilai Berdampak Positif bagi Perekonomian Masyarakat

Travel Update
Rute ke Sibu Resto di Yogya, Tempat Makan di Tengah Taman Instagramable

Rute ke Sibu Resto di Yogya, Tempat Makan di Tengah Taman Instagramable

Travel Tips
Cara ke Kafe Istana Merdeka Naik KRL, Transjakarta, dan MRT

Cara ke Kafe Istana Merdeka Naik KRL, Transjakarta, dan MRT

Jalan Jalan
Aturan ke Kafe Istana Merdeka, Wajib Tukar Akses dengan KTP

Aturan ke Kafe Istana Merdeka, Wajib Tukar Akses dengan KTP

Travel Tips
Agar Tak Terlalu Berat, 12 Barang Ini Tak Perlu Dibawa Saat Bepergian

Agar Tak Terlalu Berat, 12 Barang Ini Tak Perlu Dibawa Saat Bepergian

Travel Tips
Legenda Bau Nyale di Lombok, Pengorbanan Sang Putri demi Rakyat

Legenda Bau Nyale di Lombok, Pengorbanan Sang Putri demi Rakyat

Jalan Jalan
Kafe Istana Merdeka: Lokasi, Jam Buka, Harga Menu

Kafe Istana Merdeka: Lokasi, Jam Buka, Harga Menu

Jalan Jalan
Konon Tempat Jaka Tarub Ngintip Bidadari Mandi, Ini Pesona Air Terjun Sekar Langit di Magelang

Konon Tempat Jaka Tarub Ngintip Bidadari Mandi, Ini Pesona Air Terjun Sekar Langit di Magelang

Jalan Jalan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com