Kompas.com - 08/10/2021, 20:48 WIB
Beberapa koleksi yang ada di Omah Budoyo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Dok. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi KreatifBeberapa koleksi yang ada di Omah Budoyo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

KOMPAS.com - Omah Budoyo adalah galeri seni dan ruang kreatif di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Lokasinya berada di Jalan Karangkajen nomor 793, Brontokusuman, Kecamatan Mergangsan, Kota Yogyakarta. Jaraknya dari Keraton Yogyakarta antara 2,5-3,3 kilometer (km) dengan waktu berkendara sekitar 10 menit.

Galeri seni yang dibuka tahun ini menawarkan beragam aktivitas dan aneka produk ekonomi kreatif, di antaranya dari sektor kriya, fesyen, dan kuliner.

Tempat ini terbagi menjadi empat area, yakni galeri ekshibisi, restoran, pendopo, dan toko.

Galeri ekshibisi merupakan tempat para seniman memamerkan hasil karyanya. Omah Budoyo juga mengadakan pameran setiap dua bulan sekali.

Baca juga:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jika wisatawan ingin menyantap hidangan khas Jawa, maka mereka bisa menuju ke restoran. 

Selanjutnya ada pendopo yang menjadi area edukasi, antara lain kelas membatik, meditasi, yoga, gamelan, macapat, dan keramik.

Berdasarkan akun Instagram Omah Budoyo Jogja, terdapat tiga kelas yang ditawarkan, yaitu yoga setiap hari Kamis pukul 10.00 WIB, membatik setiap hari Jumat pukul 10.00 WIB, dan Melukis setiap hari Selasa pukul 10.00 WIB. 

Pengunjung juga bisa membeli berbagai produk ekonomi kreatif di toko, mulai dari perhiasan hingga furnitur. 

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno (kanan) bersama kurator dan pemilik Omah Budoyo Warwick Purser di Omah Budoyo, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Jumat (8/10/2021).Dok. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno (kanan) bersama kurator dan pemilik Omah Budoyo Warwick Purser di Omah Budoyo, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Jumat (8/10/2021).

Kurator dan pemilik Omah Budoyo, Warwick Purser, berharap galeri sini ini dapat memberi pengaruh yang signifikan terhadap para seniman lokal dan masyarakat. 

"Kita ingin menumbuhkembangkan kecintaan masyarakat pada tradisi dan produk lokal agar bisa bersaing dengan produk luar karena dari sisi kualitas dan juga cerita, kita memiliki potensi yang sangat besar," ujar Warwick Purser, Jumat (8/10/2021), melalui keterangan resmi dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Baca juga:

Sementara menurut Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, keberadaan Omah Budoyo berpengaruh pada terciptanya lapangan kerja di sektor UMKM (Usaha Kecil Mikro Menengah) dan kewirausahaan. 

"Hari ini kita melihat satu kolaborasi antara artisan yang dikurasi oleh Pak Warwick Purser yang mewakili berbagai unser seni seperti kriya, fesyen, kuliner, dan beberapa produk lain yang dikemas sangat apik," kata Sandiaga, Jumat.

Omah Budoyo buka pada Selasa - Minggu, pukul 10.00 - 18.00 WIB. Pengunjung diwajibkan menerapkan protokol kesehatan, yaitu memakai masker, rajin mencuci tangan, menjaga jarak, dan menjalani pengukuran suhu tubuh.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Australia Tunda Buka Perbatasan Akibat Varian Omicron

Australia Tunda Buka Perbatasan Akibat Varian Omicron

Travel Update
Indonesia Larang Kedatangan WNA dari 11 Negara Akibat Varian Omicron

Indonesia Larang Kedatangan WNA dari 11 Negara Akibat Varian Omicron

Travel Update
Sudah Digencarkan Sejak 2010, Pariwisata Halal di NTB Masih Digodok

Sudah Digencarkan Sejak 2010, Pariwisata Halal di NTB Masih Digodok

Travel Update
Honeymoon di Hotel Santika Bisa Minta Dekorasi Khusus Secara Gratis

Honeymoon di Hotel Santika Bisa Minta Dekorasi Khusus Secara Gratis

Travel Update
Semua Tempat Wisata di Aceh Utara Buka Saat Libur Nataru

Semua Tempat Wisata di Aceh Utara Buka Saat Libur Nataru

Travel Update
7 Tips Staycation dengan Lansia Saat Pandemi Covid-19

7 Tips Staycation dengan Lansia Saat Pandemi Covid-19

Travel Tips
Masa Karantina WNI dan WNA di Indonesia Diperpanjang hingga 7 Hari

Masa Karantina WNI dan WNA di Indonesia Diperpanjang hingga 7 Hari

Travel Update
8 Tips Staycation dengan Anak di Hotel, Minta Sterilkan Kamar Dua Kali

8 Tips Staycation dengan Anak di Hotel, Minta Sterilkan Kamar Dua Kali

Travel Tips
Filipina Larang Kedatangan Turis Asing Bervaksin, Cegah Varian Omicron

Filipina Larang Kedatangan Turis Asing Bervaksin, Cegah Varian Omicron

Travel Update
Produk UMKM Indonesia Dipromosikan di Inggris dalam ISME UK Expo in Oxford

Produk UMKM Indonesia Dipromosikan di Inggris dalam ISME UK Expo in Oxford

Travel Update
Wisata Alam Diprediksi Masih Jadi Tren Wisata Tahun 2022

Wisata Alam Diprediksi Masih Jadi Tren Wisata Tahun 2022

Travel Update
3 Tips Wisata ke Bukit Pengilon Yogyakarta, Jangan Lupa Bawa Tenda

3 Tips Wisata ke Bukit Pengilon Yogyakarta, Jangan Lupa Bawa Tenda

Travel Tips
Jepang Larang Kedatangan Turis Asing untuk Cegah Varian Omicron

Jepang Larang Kedatangan Turis Asing untuk Cegah Varian Omicron

Travel Update
Hotel Santika Tawarkan Harga Promo Tahun Baru, Ada Voucer Rp 50.000

Hotel Santika Tawarkan Harga Promo Tahun Baru, Ada Voucer Rp 50.000

Travel Promo
Staycation di Hotel dengan Anak saat Nataru Tak Perlu Bawa Bukti Tes Covid-19

Staycation di Hotel dengan Anak saat Nataru Tak Perlu Bawa Bukti Tes Covid-19

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.