Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bandara Bali Lakukan Simulasi Kedatangan Turis Asing, Siap Sambut Penerbangan Internasional

Kompas.com - 10/10/2021, 11:25 WIB
Nabilla Ramadhian,
Anggara Wikan Prasetya

Tim Redaksi

 

KOMPAS.comBandara I Gusti Ngurah Rai Bali melakukan simulasi kedatangan wisatawan mancanegara (wisman) menjelang penerimaan kembali penerbangan internasional mulai Kamis (14/10/2021).

General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara I Gusti Ngurah Rai, Herry A.Y. Sikado, mengatakan bahwa simulasi ini sejalan dengan rencana pemerintah terkait kedatangan wisman, melansir keterangan pers yang diterima, Minggu (10/10/2021).

Baca juga: Bali Sambut Kembali Turis Asing Mulai 14 Oktober 2021

“Sesuai dengan rencana pemerintah untuk membuka penerbangan internasional di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, kami menyambut antusias hal tersebut. Salah satunya dengan melakukan simulasi proses kedatangan penumpang,” jelas dia.

Simulasi kedatangan penumpang internasional di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali pada Sabtu (9/10/2021).dok. Bandara I Gusti Ngurah Rai Simulasi kedatangan penumpang internasional di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali pada Sabtu (9/10/2021).

Simulasi alur kedatangan tersebut dilakukan bersama sejumlah stakeholder terkait. Usai simulasi, evaluasi akan dilakukan secara bersama.

Menurut Herry, kegiatan dilakukan dengan bersinergi bersama para pihak terkait untuk memastikan agar semua tahapan berjalan lancar.

Baca juga: Sambut Penerbangan Internasional, Kemenhub Antisipasi Varian Baru Covid-19 di Bandara Ngurah Rai Bali

“Hingga tiba saatnya, kami sudah benar-benar siap melayani penumpang internasional. Tentunya dengan protokol kesehatan sebagai upaya mendukung pemerintah mengantisipasi penyebaran Covid-19,” tuturnya.

Kegiatan berlangsung pada Sabtu (9/10/2021) pukul 10.25 WITA dengan mensimulasikan rute penerbangan Bandara Incheon, Korea Selatan-Bandara I Gusti Ngurah Rai, Indonesia.

Simulasi kedatangan penumpang internasional di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali pada Sabtu (9/10/2021).dok. Bandara I Gusti Ngurah Rai, Simulasi kedatangan penumpang internasional di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali pada Sabtu (9/10/2021).

Simulasi rute tersebut menggunakan pesawat Garuda Indonesia GA 871 yang mengangkut 90 penumpang. Seluruh penumpang melalui tahapan di Area Kedatangan, dan menggunakan protokol kesehatan ketat.

Tahapan simulasi Bandara Bali

Tahapan simulasi yang dilakukan setibanya di Bandara Bali adalah sebagai berikut:

  1. Pemeriksaan suhu tubuh setelah turun dari pesawat
  2. Pemeriksaan dokumen kesehatan
  3. Pengambilan sampel tes PCR
  4. Pemeriksaan dokumen imigrasi
  5. Pengambilan bagasi
  6. Pemeriksaan bea cukai
  7. Menunggu hasil tes PCR
  8. Pemeriksaan terakhir untuk transportasi dan akomodasi
  9. Penumpang menuju area penjemputan untuk melanjutkan perjalanan ke hotel karantina

Simulasi kedatangan penumpang internasional di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali pada Sabtu (9/10/2021).dok. Bandara I Gusti Ngurah Rai Simulasi kedatangan penumpang internasional di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali pada Sabtu (9/10/2021).

Herry menegaskan, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali tetap berpedoman pada keputusan pemerintah untuk tetap memerhatikan tata cara pelaksanaan penanganan wisman sesuai regulasi.

Salah satunya adalah penyediaan fasilitas tes PCR dan Holding Area bagi penumpang internasional yang menunggul hasil tes PCR.

Baca juga: Sandiaga Bantah Syarat Turis Asing ke Bali Harus Beli Paket Wisata dengan Harga Tertentu

“Semoga pembukaan penerbangan internasional dapat berjalan lancar yang mana bandara merupakan pintu gerbang awal masuk ke Pulau Dewata yang harus dijaga,” ucap Herry.

Seiring dengan itu, sambung dia, penerapan protokol kesehatan ketat dilakukan agar Pulau Dewata kembali pulih seperti dulu.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Tebing Kapur di Pecatu Dikeruk untuk Bangun Hotel, Sandiaga: Dihentikan Sementara

Tebing Kapur di Pecatu Dikeruk untuk Bangun Hotel, Sandiaga: Dihentikan Sementara

Travel Update
Garuda Indonesia dan Singapore Airlines Kerja Sama untuk Program Frequent Flyer

Garuda Indonesia dan Singapore Airlines Kerja Sama untuk Program Frequent Flyer

Travel Update
5 Alasan Pantai Sanglen di Gunungkidul Wajib Dikunjungi

5 Alasan Pantai Sanglen di Gunungkidul Wajib Dikunjungi

Jalan Jalan
Pantai Lakey, Surga Wisata Terbengkalai di Kabupaten Dompu

Pantai Lakey, Surga Wisata Terbengkalai di Kabupaten Dompu

Travel Update
Bali yang Pas untuk Pencinta Liburan Slow Travel

Bali yang Pas untuk Pencinta Liburan Slow Travel

Travel Tips
Turis Asing Beri Ulasan Negatif Palsu ke Restoran di Thailand, Berakhir Ditangkap

Turis Asing Beri Ulasan Negatif Palsu ke Restoran di Thailand, Berakhir Ditangkap

Travel Update
19 Larangan dalam Pendakian Gunung Lawu via Cemara Kandang, Patuhi demi Keselamatan

19 Larangan dalam Pendakian Gunung Lawu via Cemara Kandang, Patuhi demi Keselamatan

Travel Update
Harga Tiket Camping di Silancur Highland, Alternatif Penginapan Murah

Harga Tiket Camping di Silancur Highland, Alternatif Penginapan Murah

Travel Update
Harga Tiket dan Jam Buka Terkini Silancur Highland di Magelang

Harga Tiket dan Jam Buka Terkini Silancur Highland di Magelang

Travel Update
Awas Celaka! Ini Larangan di Waterpark...

Awas Celaka! Ini Larangan di Waterpark...

Travel Tips
BOB Downhill 2024, Perpaduan Adrenalin dan Pesona Borobudur Highland

BOB Downhill 2024, Perpaduan Adrenalin dan Pesona Borobudur Highland

Travel Update
Terraz Waterpark Tanjung Batu: Harga Tiket, Lokasi, dan Jam Buka

Terraz Waterpark Tanjung Batu: Harga Tiket, Lokasi, dan Jam Buka

Jalan Jalan
Amanah Borneo Park di Banjarbaru, Punya Wahana Seru untuk Anak-anak

Amanah Borneo Park di Banjarbaru, Punya Wahana Seru untuk Anak-anak

Jalan Jalan
Amanah Borneo Park: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Amanah Borneo Park: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Jalan Jalan
Misteri Pilar Besi Kuno Berusia 1.600 Tahun di India yang Tidak Berkarat

Misteri Pilar Besi Kuno Berusia 1.600 Tahun di India yang Tidak Berkarat

Jalan Jalan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com