Kompas.com - 10/10/2021, 19:07 WIB
Ilustrasi Candi Borobudur Shutterstock/saiko3pIlustrasi Candi Borobudur

KOMPAS.com – Saat ini, sejumlah destinasi wisata sudah membuka kembali tempat wisatanya dengan protokol kesehatan yang ketat.

Dua di antara sejumlah protokol kesehatan yang diterapkan adalah sistem check-in dan check-out, serta penunjukkan bukti vaksinasi Covid-19 minimal dosis pertama dengan aplikasi PeduliLindungi.

Baca juga: Protokol Kesehatan untuk Masuk Mal dengan Aplikasi PeduliLindungi

Kendati demikian, selain tempat wisata, terdapat sektor lain dalam industri pariwisata yang juga memanfaatkan aplikasi tersebut.

Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut Kompas.com rangkum lima sektor dalam industri pariwisata yang menggunakan PeduliLindungi, Minggu (10/10/2021):

1. Tempat wisata

Di berbagai destinasi wisata, banyak tempat wisata yang sudah mulai mewajibkan wisatawan menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk check-in dengan memindai kode QR atau menunjukkan bukti vaksin.

Seorang wisatawan scan QR barcode pada aplikasi PeduliLindungi sebelum masuk ke Taman Wisata Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Minggu (19/9/2021)KOMPAS.COM/IKA FITRIANA Seorang wisatawan scan QR barcode pada aplikasi PeduliLindungi sebelum masuk ke Taman Wisata Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Minggu (19/9/2021)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Beberapa di antaranya adalah kawasan wisata Ancol termasuk Dufan dan Taman Mini Indonesia Indah di Jakarta, Batu Night Spectacular di Kota Batu, dan Candi Borobudur di Kabupaten Magelang.

Baca juga: PeduliLindungi Jadi Masalah untuk Tempat Wisata Alam di Banyumas

Kemudian Candi Prambanan di Kabupaten Sleman, Cave Tubing Kalisuci di Kabupaten Gunungkidul, Pantai Boom dan Kawah Ijen di Kabupaten Banyuwangi, dan JBound di Kota Bogor.

2. Transportasi

Beragam transportasi seperti kereta api (KA), pesawat, dan kapal Pelni masih berlakukan aplikasi PeduliLindungi untuk pemeriksaan hasil tes dan/atau bukti vaksin Covid-19.

Untuk KA, aplikasi tersebut berlaku untuk perjalanan dengan KA Jarak Jauh, KA Lokal, KRL Jabodetabek, KRL Jogja-Solo, KA Bandara Soekarno-Hatta, dan KA Bandara Kualanamu.

KRL melintas di Stasiun Pondok RajegBKIP Kemenhub KRL melintas di Stasiun Pondok Rajeg

Khusus untuk perjalanan dengan KA dan pesawat, Chief Digital Transformation Office Kementerian Kesehatan Setiaji mengungkapkan, penumpang tidak perlu menggunakan aplikasi tersebut.

Sebab saat melakukan pemesanan tiket, penumpang akan memasukkan nomor induk kependudukan (NIK) sehingga status vaksinasi dan tes Covid-19 sudah diketahui pihak penyedia jasa transportasi.

Baca juga: Syarat Naik Kereta Api Oktober 2021, Bisa Tanpa PeduliLindungi

Kendati demikian untuk informasi lebih lanjut soal itu, kamu bisa menghubungi pihak maskapai atau stasiun tujuan untuk memastikannya.

3. Hotel

Sejumlah hotel di Nusantara sudah menerapkan aplikasi PeduliLindungi bagi tamu yang hendak menginap. Salah satunya adalah Hotel Santika Premiere Dyandra Medan.

Ilustrasi kamar hotel. FREEPIK/MRSIRAPHOL Ilustrasi kamar hotel.

Selain itu, 16 hotel yang berada dalam kawasan Nusa Dua Bali juga menerapkan aplikasi tersebut agar para tamu bisa check-in PeduliLindungi lewat kode QR yang sudah disediakan.

Baca juga: Syarat Naik Kapal Pelni Oktober 2021, Masih Pakai PeduliLindungi

4. Mal

Aplikasi PeduliLindungi menjadi salah satu syarat bagi mal untuk dapat dibuka kembali. 

Mall Grand Indonesia, Jakarta Mall Grand Indonesia, Jakarta

Wisatawan yang ingin berbelanja wajib memindai kode QR untuk check-in di pintu masuk mal sebelum melanjutkan perjalanan ke dalam.

5. Restoran dan kafe

Restoran dan kafe—baik itu yang berada di dalam gedung, toko, area terbuka, atau pada lokasi tersendiri—mewajibkan pengunjung untuk menggunakan aplikasi PeduliLindungi sejak 5 Oktober 2021.

6. Bioskop

Sama halnya dengan restoran dan kafe, bioskop yang sudah beroperasi kembali juga mewajibkan pengunjung untuk menggunakan aplikasi tersebut sejak 5 Oktober.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Candi Sukuh Karanganyar, Sekilas Mirip Piramida Suku Maya di Meksiko

Candi Sukuh Karanganyar, Sekilas Mirip Piramida Suku Maya di Meksiko

Jalan Jalan
Perbatasan Internasional Dibuka, Garuda Indonesia Kerja Sama dengan Singapore Airlines

Perbatasan Internasional Dibuka, Garuda Indonesia Kerja Sama dengan Singapore Airlines

Travel Update
Tiga Kabupaten Penyangga Borobudur Ciptakan Tarian Bersama

Tiga Kabupaten Penyangga Borobudur Ciptakan Tarian Bersama

Travel Update
Charter Flight Bukan Jawaban, Penerbangan ke Bali untuk Turis Asing Harus Bisa Transit

Charter Flight Bukan Jawaban, Penerbangan ke Bali untuk Turis Asing Harus Bisa Transit

Travel Update
Harga Tiket Masuk Candi Sukuh, Candi Tanpa Stupa di Karanganyar

Harga Tiket Masuk Candi Sukuh, Candi Tanpa Stupa di Karanganyar

Jalan Jalan
Sandiaga Tanggapi Surat Terbuka Soal Pariwisata untuk Presiden Jokowi dari IINTOA

Sandiaga Tanggapi Surat Terbuka Soal Pariwisata untuk Presiden Jokowi dari IINTOA

Travel Update
Belajar dari Krisis, Saatnya Membangun Resiliensi Sektor Wisata

Belajar dari Krisis, Saatnya Membangun Resiliensi Sektor Wisata

Travel Update
Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Naik 1,41 Persen pada September 2021

Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Naik 1,41 Persen pada September 2021

Travel Update
Tingkat Hunian Hotel di Mandalika NTB Naik hingga 95 Persen Selama World Superbike

Tingkat Hunian Hotel di Mandalika NTB Naik hingga 95 Persen Selama World Superbike

Travel Update
Visa on Arrival Dinilai Percepat Proses Pengajuan Visa Turis Asing

Visa on Arrival Dinilai Percepat Proses Pengajuan Visa Turis Asing

Travel Update
Jemaah Pemegang Visa Umrah Bisa Umrah Tanpa Karantina, tapi...

Jemaah Pemegang Visa Umrah Bisa Umrah Tanpa Karantina, tapi...

Travel Update
Tips Wisata di The Beach Love Bali, Jangan Lupa Cek Ramalan Cuaca

Tips Wisata di The Beach Love Bali, Jangan Lupa Cek Ramalan Cuaca

Travel Tips
4 Aktivitas di The Beach Love Bali, Lihat Sunset Pantai Cinta Kedungu

4 Aktivitas di The Beach Love Bali, Lihat Sunset Pantai Cinta Kedungu

Jalan Jalan
The Beach Love, Kafe Tempat Nikmati Panorama Pantai Cinta Kedungu Bali

The Beach Love, Kafe Tempat Nikmati Panorama Pantai Cinta Kedungu Bali

Jalan Jalan
Jalan-jalan ke Tepi Laut di Lhokseumawe, Wisata Sambil Kulineran

Jalan-jalan ke Tepi Laut di Lhokseumawe, Wisata Sambil Kulineran

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.