Kompas.com - 12/10/2021, 09:09 WIB
Destinasi wisata pagoda vihara Puri Tri Agung yang berada di Kabupaten Bangka Belitung DOK. Disbudpar BabelDestinasi wisata pagoda vihara Puri Tri Agung yang berada di Kabupaten Bangka Belitung

 

KOMPAS.com- Setelah puas berkeliling saat berwisata di suatu daerah, memburu oleh-oleh khas daerah yang didatangi bisa menjadi agenda selanjutnya.

Pangkal Pinang di Kepulauan Bangka Belitung pun memiliki banyak macam kuliner khas yang bisa kamu jadikan oleh-oleh

Baca juga: Pantai Batu Berani di Bangka Barat, Tempat Transit dengan Suguhan Otak-otak dan Sunset

Berikut Kompas.com rangkum 7 oleh-oleh serba makanan dari Pangkal Pinang:

1. Asinan kelubi

Kelubi adalah salah satu tanaman khas dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Tanaman ini memiliki buah yang memiliki bentuk seperti buah salak namum berukuran lebih kecil.

Buah kelubi memiliki rasa yang asam dan sedikit sepat. Maka dari itu, masyarakat daerah Bangka Belitung sering mengolah buah ini menjadi asinan atau manisan. Asinan kelubi bisa ditemukan diberbagai pusat oleh-oleh khas di area sekitar Pangkal Pinang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

2. Sirup jeruk kunci

Jeruk kunci merupakan salah satu jenis jeruk yang memiliki ukuran sebesar bola pingpong. Jeruk ini sering diolah menjadi sirup segar khas Pangkal Pinang.

Sirup Jeruk Kunci merupakan oleh-oleh basah khas Belitung yang wajib dibeli ketika berkunjung ke Belitung. Harganya berkisar Rp 35.000.KOMPAS.com/NICHOLAS RYAN ADITYA Sirup Jeruk Kunci merupakan oleh-oleh basah khas Belitung yang wajib dibeli ketika berkunjung ke Belitung. Harganya berkisar Rp 35.000.

Untuk menyajikan sirup ini, kamu hanya perlu mencampurkannya dengan air hangat atau air dingin. Sirup jeruk kunci memiliki rasa manis dan sedikit asam segar.

Baca juga: Itinerary 1 Hari di Pangkal Pinang, Keliling di Sekitar Alun-alun Taman Merdeka

3. Kue rintak

Camilan ini bisa menjadi pilihan oleh-oleh khas Pangkal Pinang selanjutnya. Kue rintak memiliki rasa yang manis dan gurih. Terbuat dari sagu, kue rintak memiliki tekstur yang renyah. Kue ini cocok jika disantap dengan segelas kopi atau teh panas.

Kamu bisa membeli kue rintak diberbagai pusat oleh-oleh seperti Bangka Tradisional Snack yang berada di Jalan Ahmad Yani nomor 59, Batin Tikal, Taman Sari, Pangkal Pinang, Bangka Belitung salah satunya.

4. Kemplang

Kerupuk kemplang khas Pangkal Pinang ini cocok menjadi oleh-oleh khas untuk keluarga dan teman dikampung halaman.

Ilustrasi kerupuk kemplang gorengShutterstock/Ketut Mahendri Ilustrasi kerupuk kemplang goreng

Kerupuk ini memiliki beberapa jenis proses pembuatan. Yaitu dibakar, digoreng dengan minyak, bahkan digoreng dengan pasir. Pada umumnya, kempang dinikmati dengan sambal terasi khas Bangka yang sudah disediakan didalam kemasan kemplang.

Baca juga: Jakarta-Pangkal Pinang, Salah Satu Rute Favorit ke Sumatera

5. Bong Li Piang

Kue khas Pangkal Pinang yang satu ini merupakan perpaduan dari budaya lokal dengan budaya Tionghoa.

Ilustrasi bong li piang khas Pangkal PinangDOK.Tribunnews Ilustrasi bong li piang khas Pangkal Pinang

Bong li piang adalah kue manis dengan isian selai nanas. Kue ini memiliki rasa yang manis, gurih dan asam. Sekilas, bong li piang terlihat seperti bakpia. Namun kue ini memiliki warna lebih coklat.

Kamu bisa membeli bong li piang di salah satu pusat oleh-oleh khas Pangkal Pinang, yaitu Toko LCK yang berada di Jalan Jendral Sudirman nomor 30, Gedung Nasional, Kecamatan Taman Sari, Kota Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung.

6. Terasi Toboali

Oleh-oleh satu ini cocok untuk teman dan keluarga yang gemar membuat sambal. Terasi tobali khas Pangkal Pinang biasanya dipakai untuk membuat sambal.

Terasi Bangka.kompas.com / Nabilla Ramadhian Terasi Bangka.

Terbuat dari 100 persen udang rebon, terasi ini memiliki cita rasa yang khas. Kemasannya yang mudah dibawa pun membuatnya pas dijadikan oleh-oleh.

Namun, kamu harus berhati-hati saat membeli terasi tobali. Karena beberapa produsen terasi tobali yang palsu menggunakan udang rebon yang sudah tidak segar dan tambahan pewarna makanan dilansir dari Kompas.com (25/03/2020).

Baca juga: Sinergi Pariwisata, Ratusan Anakan Cumi Dilepas di Laut Bangka

7. Ampiang

Ampiang merupakan salah satu variasi dari camilan otak-otak. Jika otak-otak dibuat dengan cara dibakar, ampiang dibuat dengan cara digoreng.

Ampiang khas Pangkal PinangDOK.Wonderful Pangkal Pinang Ampiang khas Pangkal Pinang

Bahan dasar dari ampiang adalah kulit ikan tenggiri yang dicampur tepung tapioka atau kanji dan bumbu-bumbu.

Camilan ini memiliki tekstur yang renyah dan garing. Kamu bisa menikmati ampiang dengan cocolan cuka khas Bangka.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Candi Sukuh Karanganyar, Sekilas Mirip Piramida Suku Maya di Meksiko

Candi Sukuh Karanganyar, Sekilas Mirip Piramida Suku Maya di Meksiko

Jalan Jalan
Perbatasan Internasional Dibuka, Garuda Indonesia Kerja Sama dengan Singapore Airlines

Perbatasan Internasional Dibuka, Garuda Indonesia Kerja Sama dengan Singapore Airlines

Travel Update
Tiga Kabupaten Penyangga Borobudur Ciptakan Tarian Bersama

Tiga Kabupaten Penyangga Borobudur Ciptakan Tarian Bersama

Travel Update
Charter Flight Bukan Jawaban, Penerbangan ke Bali untuk Turis Asing Harus Bisa Transit

Charter Flight Bukan Jawaban, Penerbangan ke Bali untuk Turis Asing Harus Bisa Transit

Travel Update
Harga Tiket Masuk Candi Sukuh, Candi Tanpa Stupa di Karanganyar

Harga Tiket Masuk Candi Sukuh, Candi Tanpa Stupa di Karanganyar

Jalan Jalan
Sandiaga Tanggapi Surat Terbuka Soal Pariwisata untuk Presiden Jokowi dari IINTOA

Sandiaga Tanggapi Surat Terbuka Soal Pariwisata untuk Presiden Jokowi dari IINTOA

Travel Update
Belajar dari Krisis, Saatnya Membangun Resiliensi Sektor Wisata

Belajar dari Krisis, Saatnya Membangun Resiliensi Sektor Wisata

Travel Update
Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Naik 1,41 Persen pada September 2021

Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Naik 1,41 Persen pada September 2021

Travel Update
Tingkat Hunian Hotel di Mandalika NTB Naik hingga 95 Persen Selama World Superbike

Tingkat Hunian Hotel di Mandalika NTB Naik hingga 95 Persen Selama World Superbike

Travel Update
Visa on Arrival Dinilai Percepat Proses Pengajuan Visa Turis Asing

Visa on Arrival Dinilai Percepat Proses Pengajuan Visa Turis Asing

Travel Update
Jemaah Pemegang Visa Umrah Bisa Umrah Tanpa Karantina, tapi...

Jemaah Pemegang Visa Umrah Bisa Umrah Tanpa Karantina, tapi...

Travel Update
Tips Wisata di The Beach Love Bali, Jangan Lupa Cek Ramalan Cuaca

Tips Wisata di The Beach Love Bali, Jangan Lupa Cek Ramalan Cuaca

Travel Tips
4 Aktivitas di The Beach Love Bali, Lihat Sunset Pantai Cinta Kedungu

4 Aktivitas di The Beach Love Bali, Lihat Sunset Pantai Cinta Kedungu

Jalan Jalan
The Beach Love, Kafe Tempat Nikmati Panorama Pantai Cinta Kedungu Bali

The Beach Love, Kafe Tempat Nikmati Panorama Pantai Cinta Kedungu Bali

Jalan Jalan
Jalan-jalan ke Tepi Laut di Lhokseumawe, Wisata Sambil Kulineran

Jalan-jalan ke Tepi Laut di Lhokseumawe, Wisata Sambil Kulineran

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.