Kompas.com - 12/10/2021, 17:38 WIB
Ilustrasi Bali - Wisatawan sedang berlibur di Sacred Monkey Forest, Gianyar, Bali. SHUTTERSTOCK / Elizaveta GalitckaiaIlustrasi Bali - Wisatawan sedang berlibur di Sacred Monkey Forest, Gianyar, Bali.

KOMPAS.com – Mulai 14 Oktober 2021, Bali akan menyambut kembali wisatawan mancanegara (wisman) dari 18 negara terkecuali Singapura.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali Putu Astawa mengungkapkan, pihaknya sudah sangat siap untuk menerima wisman yang hendak berkunjung ke beragam usaha pariwisata di Pulau Dewata nanti.

“Protokol kesehatan sudah (sangat ketat). Kita juga targetkan 10.000 kode QR (aplikasi PeduliLindungi) dipasang, sekarang sudah terpasang sekitar 7.000 kode QR,” ujar dia, Selasa (12/10/2021).

Adapun, ribuan kode QR aplikasi PeduliLindungi tersebut dipasang tidak hanya di tempat wisata saja, namun seluruh tempat yang berkaitan dengan industri pariwisata.

Misalnya adalah hotel, restoran, dan mal. Seluruh wisatawan termasuk wisman wajib memindai kode QR sebelum memasuki area usaha wisata.

Baca juga:

Bisa jalan-jalan ke luar zona hijau usai karantina

Ilustrasi sawah di Ubud, Bali.Dok. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ilustrasi sawah di Ubud, Bali.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam Weekly Press Briefing pada Senin (11/10/2021), Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menjabarkan persyaratan kedatangan wisman ke Bali.

Melansir Kompas.com, Senin, persyaratan tersebut dibagi menjadi dua tahap yakni sebelum kedatangan dan saat kedatangan.

Putu menuturkan, beberapa syarat dalam tahapan tersebut sudah sangat ketat lantaran filterisasi yang diterapkan berlapis-lapis.

“Filter wisman yang datang berlapis-lapis. Satu, mereka sudah harus bawa surat keterangan vaksin lengkap. Lalu swab PCR, dan sampai di bandara swab PCR lagi. Kemudian karantina, itu sudah sangat ketat,” jelas Putu.

Setelah karantina di zona hijau yang mencakup Ubud, Sanur, dan Nusa Dua, dia mengatakan bahwa wisman bisa berwisata ke area luar zona hijau jika selama prosedur tes PCR hasilnya selalu negatif Covid-19.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wisata ke Rawa Pening, Bersih dari Encek Gondok dan Ada Pentas Tari

Wisata ke Rawa Pening, Bersih dari Encek Gondok dan Ada Pentas Tari

Travel Update
Punya Pantai Indah, Desa Wisata Ngilngof Cocok untuk Sport Tourism

Punya Pantai Indah, Desa Wisata Ngilngof Cocok untuk Sport Tourism

Travel Update
Janji Sandiaga di Desa Wisata Ngilngof Maluku: Perbaikan Jaringan Internet

Janji Sandiaga di Desa Wisata Ngilngof Maluku: Perbaikan Jaringan Internet

Travel Update
Berkunjung ke Kos-kosan Pelajar yang Kini Museum Sumpah Pemuda

Berkunjung ke Kos-kosan Pelajar yang Kini Museum Sumpah Pemuda

Jalan Jalan
Rute Tercepat Menuju Desa Wisata Nusa Aceh Besar dari Bandara

Rute Tercepat Menuju Desa Wisata Nusa Aceh Besar dari Bandara

Jalan Jalan
Wisata Keraton Yogyakarta Sudah Buka, Ini Syarat Berkunjungnya

Wisata Keraton Yogyakarta Sudah Buka, Ini Syarat Berkunjungnya

Travel Update
Antigen 1x24 Jam Masih Jadi Syarat Naik Kereta Api Jarak Jauh, Kapal, dan Bus Antarkota

Antigen 1x24 Jam Masih Jadi Syarat Naik Kereta Api Jarak Jauh, Kapal, dan Bus Antarkota

Travel Update
Tes PCR untuk Naik Pesawat Boleh 3x24 Jam

Tes PCR untuk Naik Pesawat Boleh 3x24 Jam

Travel Update
Fasilitas Wisata di Desa Wisata Nusa Aceh Besar, Ada Becak dan Homestay

Fasilitas Wisata di Desa Wisata Nusa Aceh Besar, Ada Becak dan Homestay

Jalan Jalan
Cerita Perajin di Desa Wisata Arborek Raja Ampat yang Terdampak Pandemi

Cerita Perajin di Desa Wisata Arborek Raja Ampat yang Terdampak Pandemi

Travel Update
4 Koleksi Menarik Museum Sumpah Pemuda, Ada Biola W.R. Supratman

4 Koleksi Menarik Museum Sumpah Pemuda, Ada Biola W.R. Supratman

Jalan Jalan
Wisata Raja Ampat Sudah Buka, tapi Kunjungan Masih Sepi

Wisata Raja Ampat Sudah Buka, tapi Kunjungan Masih Sepi

Travel Update
Paket Wisata ke Raja Ampat Mahal, Ini Kata Sandiaga

Paket Wisata ke Raja Ampat Mahal, Ini Kata Sandiaga

Travel Update
7 Cara Memilih Durian yang Sudah Matang, Manis, dan Banyak Daging

7 Cara Memilih Durian yang Sudah Matang, Manis, dan Banyak Daging

Travel Tips
Boneka Squid Game Muncul di Seoul Korea Selatan, Jadi Daya Tarik Wisatawan

Boneka Squid Game Muncul di Seoul Korea Selatan, Jadi Daya Tarik Wisatawan

Travel Update

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.