Kompas.com - 14/10/2021, 09:11 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Dorong pertumbuhan ekonomi bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Yogyakarta, Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta gelar Sekati Ing Mall Rabu (13/10/2021) hingga Senin (18/10/2021).

"Kita lakukan Sekati Yogyakarta Ing Mall ini pertama. Kita ingin dorong ada pemulihan ekonomi pelaku UMKM di kampung maupun di mal tumbuh kembali," kata Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi di Mall Malioboro, Kota Yogykarta, Rabu (13/10/2021).

Ia melanjutkan, pelaksanaan acara di mal karena sudah adanya sertifikat dan protokol cleanliness, health, savety, dan environment sustainability (CHSE). 

Baca juga: Malioboro Tak Kunjung Dapat QR Code PeduliLindungi, Pemkot Yogyakarta Kembangkan Aplikasi Sendiri

Lebih lanjut Heroe mengatakan bahwa Sekati Ing Mall merupakan bagian dari perayaan sekaten yang biasanya terdapat pasar malam. Sekarang, warga yang berjualan ada di mal.

Menurut dia dengan perayaan di mal yang sudah mendapatkan CHSE, perayaan sekaten ke depannya dapat menyesuaikan perkembangan terbaru.

"Sekarang yang kita berdayakan adalah pelaku UMKM di Kota Yogyakarta, sehingga perayaan hari ulang tahun kota Yogyakarta dan kita ikut memeriahkan sekaten," katanya.

Sekaten di dalam mal

Ke depan, ia berharap nuansa sekaten dapat dimasukkan ke mal-mal di Kota Yogyakarta, mulai dari kulinernya hingga jenis barang yang di jual.

"Ini upaya pemulihan sekonomi masa pandemi dan transisi ini dijalankan di mal karena sudah CHSE punya peduliLndungi," kata dia.

Baca juga: Syarat Masuk ke Malioboro dan Stasiun Tugu, Wajib Vaksin dan Pakai Masker

Sekaligus, sambung Heroe, untuk membiasakan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan hingga melakukan pemindaian QR Code PeduliLindungi selama bepergian ke luar rumah.

pengunjung saat memindai barcode pedulilindungi di Malioboro Mall, Senin (24/8/2021)KOMPAS.COM/WISANG SETO PANGARIBOWO pengunjung saat memindai barcode pedulilindungi di Malioboro Mall, Senin (24/8/2021)

Acara ini buka bertujuan untuk menggaanti acara sekaten yang digelar oleh Keraton Yogyakarta.Sekati hanya bagian dari upaya memeriahkan sekaten di Kota Yogyakarta dengan cara menumbuhkan UMKM.

Sementara itu, Pemilik Toko Perak & Kuningan BW Siti Nurlaili mengatakan, pandemi Covid-19 membuat usahanya turun drastis.

Baca juga: Itinerary Wisata 1 Hari di Kaliurang Yogyakarta, Kemah di Lereng Merapi

Dengan kondisi yang sulit, ia harus merumahkan beberapa pekerja agar usahanya tetap bisa berjalan.

“Setelah PPKM (Darurat dan Level 4] sudah mulai berjalan. Kami harap pameran ini jadi momentum ekonomi menguat lagi,” ujar Siti.

Kemudian pemilik Maryuti Batik bernama Maryuti merasa semangat karena bisa mengikuti pameran kembali sejak pandemi Covid-19. Mengingat sejak pandemi melanda ia tidak bisa berjualan dan baru kali ini kembali menggelar dagangannya.

Baca juga: Kampung Wisata Rejowinangun Yogyakarta Punya Tarian Khas Edan-edanan

“Menyenangkan ada pameran, membuat tambah semangat,” ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.