Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Naik Pesawat jika Ada Diskresi dari Satgas Covid-19

Kompas.com - 20/10/2021, 16:04 WIB

 

KOMPAS.com – Anak berusia di bawah 12 tahun diizinkan untuk bepergian naik pesawat di bawah diskresi Satgas Covid-19 setempat selama pandemi Covid-19.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), diskresi berarti kebebasan mengambil keputusan sendiri dalam setiap situasi yang dihadapi.

Hal ini dikonfirmasi oleh Kepala Bagian Humas Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Kabag Humas Ditjen Hubdar) Kemenhub Budi Prayitno saat dihubungi Kompas.com, Rabu (20/10/2021).

Baca juga: Syarat Terbaru Naik Pesawat, Wajib Tes PCR walau Divaksin Dosis Lengkap

“Penjelasan sama dengan yang sudah disampaikan pak Dirjen Hubdar. Dan diskresi dari aturan yang ada bisa diberikan oleh Satgas Covid-19 setempat,” jelasnya.

Adapun, penjelasan Dirjen Hubdar Kemenhub Novie Riyanto yang dimaksud oleh Budi adalah sebuah pernyataan yang diungkapkan Novie pada 28 September 2021.

Melansir Kompas.com, Selasa (28/9/2021), Novie menegaskan bahwa pada prinsipnya, anak-anak berusia di bawah 12 tahun tetap dilarang untuk melakukan perjalanan guna menghindari penyebaran Covid-19.

“Tetapi di lapangan, ada diskresi yang diberikan,” ungkap Novie kepada Kompas.com, Selasa.

Baca juga: Anak Usia di Bawah 12 Tahun Boleh Naik Garuda Indonesia?

Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut contoh diskresi yang disampaikan oleh Novie yang memungkinkan anak berusia di bawah 12 tahun untuk bepergian dengan pesawat:

  • Anak yang memang harus ikut bepergian mengikuti orangtuanya yang sedang pindah tugas
  • Anak yang memang harus sekolah di tempat atau kota lain
  • Anak yang berkebutuhan khusus dan harus mengikuti orangtuanya

Baca juga: AirAsia Beri Promo Tiket Pesawat Jakarta-Bali, Harga Mulai Rp 559.000

Terkait syarat, Novie menjelaskan bahwa diskresi harus mendapat persetujuan dari Satgas Covid-19 setempat dengan menunjukkan dokumen atau bukti penunjang perjalanan.

Ketika dikonfirmasi Kompas.com, Budi menjelaskan, diskresi dan syarat lebih lanjut yang memungkinkan anak berusia di bawah 12 tahun untuk bepergian dengan pesawat mengikuti arahan Satgas Covid-19 setempat.

“Yang punya kewenangan untuk diskresi adalah Satgas Covid-19,” pungkasnya.

Pesawat Lion Air Boeing 737-800NG. Cara check in online Lion AIrDokumentasi Rahmad Dwi Putra Pesawat Lion Air Boeing 737-800NG. Cara check in online Lion AIr

Bagaimana dengan pihak maskapai?

Kompas.com sudah coba menghubungi maskapai penerbangan Lion Air, Garuda Indonesia, dan Citilink pada Minggu (10/10/2021) saat aturan soal anak berusia di bawah 12 tahun bisa bepergian dengan pesawat tengah menjadi perbincangan.

Namun, pihak maskapai yang menjawab hanya Garuda Indonesia sementara dua maskapai lain yang telah disebutkan tidak memberi jawaban.

Baca juga: Powerbank dan Benda Lainnya yang Dilarang Dibawa ke Bagasi Pesawat

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra pada saat itu mengatakan, pihaknya mengikuti aturan pemerintah, dalam hal ini pernyataan dari Novie seputar diskresi penumpang berusia di bawah 12 tahun.

Kebijakan soal anak berusia di bawah 12 tahun bisa bepergian dengan pesawat kembali dibicarakan baru-baru ini berkaitan dengan kasus Rachel Vennya yang bisa terbang dengan anaknya ke Bali, mengutip Kompas.com, Selasa (19/10/2021).

Baca juga: Kursi Roda dan Benda Lainnya yang Gratis Masuk Bagasi Pesawat

Kompas.com kembali mengontak Lion Air dan Citilink, serta Sriwijaya Air pada Selasa untuk menanyakan diskresi dari pihak maskapai penerbangan. Namun, ketiga maskapai tidak memberi jawaban.

Sebelum bepergian membawa anak berusia di bawah 12 tahun, ada baiknya calon penumpang juga berkomunikasi dengan maskapai yang bersangkutan selain Satgas Covid-19 setempat untuk menanyakan diskresi, syarat, atau dokumen penunjang lainnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Telaga Cebong di Desa Tertinggi Pulau Jawa

Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Telaga Cebong di Desa Tertinggi Pulau Jawa

Travel Tips
Antapura De Djati, Tempat Nikmati Suasana Ala Ubud di Garut

Antapura De Djati, Tempat Nikmati Suasana Ala Ubud di Garut

Travel Update
Lion Air Terbang Lagi dari Bandara Kertajati ke Arab Saudi, Layani Ibadah Umrah

Lion Air Terbang Lagi dari Bandara Kertajati ke Arab Saudi, Layani Ibadah Umrah

Travel Update
5 Tips Wisata ke Museum MACAN Jakarta, Jangan Bawa Kamera

5 Tips Wisata ke Museum MACAN Jakarta, Jangan Bawa Kamera

Travel Tips
4 Wisata di Desa Sembungan, Konon Ada Paku Pulau Jawa

4 Wisata di Desa Sembungan, Konon Ada Paku Pulau Jawa

Jalan Jalan
Vihara Tri Dharma Bumi Raya, Wisata Religi Baru di Singkawang

Vihara Tri Dharma Bumi Raya, Wisata Religi Baru di Singkawang

Travel Update
Rute ke Desa Sembungan dari Dieng, Menuju Desa Tertinggi Pulau Jawa

Rute ke Desa Sembungan dari Dieng, Menuju Desa Tertinggi Pulau Jawa

Travel Tips
COCOTEL Kerja Sama dengan Archipelago Luncurkan Teknologi Hotel Baru

COCOTEL Kerja Sama dengan Archipelago Luncurkan Teknologi Hotel Baru

Travel Update
KAI Terapkan Face Recognition, Naik Kereta Cukup Pindai Wajah

KAI Terapkan Face Recognition, Naik Kereta Cukup Pindai Wajah

Travel Update
DeLoano Glamping Borobudur Kembali Buka, Cocok buat Healing

DeLoano Glamping Borobudur Kembali Buka, Cocok buat Healing

Travel Update
Beragam Kendala Kembangkan Wisata Air Terjun di Manggarai Timur NTT

Beragam Kendala Kembangkan Wisata Air Terjun di Manggarai Timur NTT

Travel Update
Jumlah Tamu Hotel Turun pada Agustus 2022, tapi Nginap Lebih Lama

Jumlah Tamu Hotel Turun pada Agustus 2022, tapi Nginap Lebih Lama

Travel Update
1,73 Juta Wisman Kunjungi Indonesia Sepanjang 2022, Naik 2.000 Persen

1,73 Juta Wisman Kunjungi Indonesia Sepanjang 2022, Naik 2.000 Persen

Travel Update
Digital Nomad yang Tinggal hingga 5 Tahun Bisa Pakai Visa Second Home

Digital Nomad yang Tinggal hingga 5 Tahun Bisa Pakai Visa Second Home

Travel Update
Super Air Jet Buka Rute Surabaya-Kupang, Mulai 14 Oktober

Super Air Jet Buka Rute Surabaya-Kupang, Mulai 14 Oktober

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.