Kompas.com - 20/10/2021, 20:13 WIB

MALANG, KOMPAS.com - Jumlah kunjungan wisatawan ke Kota Batu dan Kota Malang, Jawa Timur, meningkat setelah anak usia di bawah 12 tahun boleh masuk tempat wisata.

Ketentuan tersebut berlaku setelah status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Batu dan Kota Malang turun dari level 3 ke level 2.

Hal ini berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) nomor 53 tahun 2021 tentang PPKM di wilayah Jawa dan Bali.

Sebelumnya, saat Kota Batu dan Kota Malang berada di level 3, anak usia di bawah 12 tahun dilarang masuk ke tempat wisata.

Baca juga:

Direktur Taman Rekreasi Selecta, Kota Batu, Sujud Hariadi mengatakan, peningkatan jumlah wisatawan hampir tiga kali lipat dibandingkan ketika anak usia di bawah 12 tahun dilarang masuk tempat wisata.

"Alhamdulillah, (kunjungan wisatawan) meningkat 300 persen," katanya, Rabu (20/10/2021).

Sujud menjelaskan, saat anak usia di bawah 12 tahun masih dilarang, angka kunjungan tertinggi sekitar 800 orang dalam sehari.

Hal itu karena banyak wisatawan yang putar balik akibat ketentuan anak usia di bawah 12 tidak boleh masuk.

Saat ini, ketika anak usia di bawah 12 tahun diperbolehkan masuk, jumlah kunjungan meningkat hingga tembus 2.200 wisatawan.

"Jadi peningkatannya hampir tiga kali lipatnya," katanya.

Malang Night Paradise di Kota Malang, Jawa Timur. DOK. malangnightparadise.com Malang Night Paradise di Kota Malang, Jawa Timur.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelajah Surga Wisata Air Terjun di Flores Barat NTT, Ada Cerita Mistis

Jelajah Surga Wisata Air Terjun di Flores Barat NTT, Ada Cerita Mistis

Jalan Jalan
Harga Tiket Rengganis Suspension Bridge, Gratis untuk Warga 3 Kecamatan Ini

Harga Tiket Rengganis Suspension Bridge, Gratis untuk Warga 3 Kecamatan Ini

Travel Tips
Terus Mimpi Buruk, Pencuri Kembalikan Patung Curian ke Kuil di India

Terus Mimpi Buruk, Pencuri Kembalikan Patung Curian ke Kuil di India

Travel Update
Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Air Terjun Kapas Biru Lumajang

Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Air Terjun Kapas Biru Lumajang

Travel Tips
Air Terjun Kapas Biru Lumajang yang Berselimut Kabut, Bagai di Negeri Khayangan

Air Terjun Kapas Biru Lumajang yang Berselimut Kabut, Bagai di Negeri Khayangan

Jalan Jalan
Jangan Pakai Brankas Kamar Hotel, Mudah Dibobol Hanya dengan Cara Ini

Jangan Pakai Brankas Kamar Hotel, Mudah Dibobol Hanya dengan Cara Ini

Travel Tips
Bukan di Atas Ombak Laut Lepas, Begini Keseruan Bono Surfing di Sungai Kampar Riau

Bukan di Atas Ombak Laut Lepas, Begini Keseruan Bono Surfing di Sungai Kampar Riau

Jalan Jalan
Rengganis Suspension Bridge di Bandung, Wisata Baru Jembatan Gantung Terpanjang di Asean

Rengganis Suspension Bridge di Bandung, Wisata Baru Jembatan Gantung Terpanjang di Asean

Jalan Jalan
32 Tempat Wisata Malang Raya, Banyak Tempat Bernuansa Alam

32 Tempat Wisata Malang Raya, Banyak Tempat Bernuansa Alam

Jalan Jalan
Motif Batik yang Boleh Dipakai dan yang Dilarang untuk Pernikahan

Motif Batik yang Boleh Dipakai dan yang Dilarang untuk Pernikahan

Jalan Jalan
Indonesia Turun ke Level 1 CDC Amerika, Berisiko Rendah Covid-19

Indonesia Turun ke Level 1 CDC Amerika, Berisiko Rendah Covid-19

Travel Update
Jangan Beri Uang Tip ke Pramugari, Akibatnya Bisa Merugikan

Jangan Beri Uang Tip ke Pramugari, Akibatnya Bisa Merugikan

Travel Tips
Korea Selatan Kembali Terbitkan Visa untuk Turis Asing per 1 Juni

Korea Selatan Kembali Terbitkan Visa untuk Turis Asing per 1 Juni

Travel Update
Pantai Tureloto di Nias Utara, Dikenal sebagai Laut Matinya Indonesia

Pantai Tureloto di Nias Utara, Dikenal sebagai Laut Matinya Indonesia

Jalan Jalan
Wisata ke Malaysia Kini Tidak Perlu Tes PCR, Asuransi, dan Karantina

Wisata ke Malaysia Kini Tidak Perlu Tes PCR, Asuransi, dan Karantina

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.