Kompas.com - 23/10/2021, 15:14 WIB

KOMPAS.com - Tempat wisata Taman Margasatwa Ragunan di Jakarta Selatan telah kembali menerima kunjungan wisatawan, termasuk anak usia di bawah 12 tahun, mulai Sabtu (23/10/2021). 

Pembukaan kembali Taman Margasatwa Ragunan mengacu pada status Provinsi DKI Jakarta yang turun ke PPKM Level 2. 

"Anak-anak berusia di bawah 12 tahun sekarang sudah bisa berkunjung dengan syarat didampingi keluarga atau orang tua yang sudah tervaksinasi (Covid-19)," tutur Humas Taman Margasatwa Ragunan Wahyudi Bambang, saat dihubungi Kompas.com, Sabtu. 

Selain itu, wisatawan yang berkunjung juga harus menaati protokol kesehatan yang berlaku di kawasan tersebut, seperti memakai masker, menjauhi kerumunan, dan menjaga jarak.

Baca juga: Langgar Aturan Ganjil Genap di Ragunan, Wisatawan Harus Rela Putar Balik

Pembatasan jumlah pengunjung

Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta DOK. Shutterstock Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta DOK. Shutterstock

Salah satu kebijakan yang diterapkan pihak pengelola Taman Margasatwa Ragunan saat ini adalah pembatasan jumlah pengunjung pada setiap kawasan.

"Jumlah yang direkomendasikan pemerintah adalah 25 persen dari kapasitas normal. Jumlah terbanyak yang mampu kami tampung dalam kondisi normal sekitar 60.000 pengunjung. Jadi 25 persen dari itu sekitar 15.000 pengunjung," imbuh Wahyudi.

Pembatasan ini dilakukan dengan screening melalui scan QR code yang telah disediakan di setiap kawasan.

Wisatawan juga harus melakukan registrasi secara online satu hari sebelum melakukan kunjungan.

Baca juga: Berkunjung ke Kebun Binatang Ragunan Saat Musim Hujan? Ini Tipsnya

Dua wahana yang dapat dikunjungi anak

Pusat Primata Schmutzer di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta DOK. Shutterstock Pusat Primata Schmutzer di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta DOK. Shutterstock

Lebih lanjut, Wahyudi mengungkapkan bahwa anak-anak dapat mengunjungi dua wahana yang ada di Taman Margasatwa Ragunan, yaitu Pusat Primata Schmutzer dan Taman Satwa Anak.

"Setiap akan memasuki wahana, wisatawan harus melakukan scan barcode untuk membatasi jumlah pengunjung," lanjut Wahyudi.

Baca juga: Berhasil Menangkap Ular Sanca? Serahkan ke Kebun Binatang Ragunan

Di dalam kawasan tersebut, pihak pengelola juga akan melakukan pemantauan untuk memastikan para pengunjung tetap mematuhi protokol kesehatan dan peraturan yang berlaku.

Taman Margasatwa Ragunan bisa dikunjungi pada hari Selasa sampai Minggu dari pukul 07.00 WIB sampai dengan 14.30 WIB.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Awas Bahaya! Hindari 3 Hal Ini Saat Trekking

Awas Bahaya! Hindari 3 Hal Ini Saat Trekking

Travel Tips
Literasi dan Edukasi Sampah Plastik, Upaya Jaga Keindahan Labuan Bajo

Literasi dan Edukasi Sampah Plastik, Upaya Jaga Keindahan Labuan Bajo

Travel Update
Kenaikan Tiket Masuk TN Komodo Ditunda, Sudah Ada Turis yang Jajal Tarif 3,75 Juta Per Orang

Kenaikan Tiket Masuk TN Komodo Ditunda, Sudah Ada Turis yang Jajal Tarif 3,75 Juta Per Orang

Travel Update
Batik Air Terbang ke Samarinda dan Pekanbaru dari Halim per 1 Oktober

Batik Air Terbang ke Samarinda dan Pekanbaru dari Halim per 1 Oktober

Travel Update
7 Patung Yesus Tertinggi di Dunia, Ada yang dari Indonesia

7 Patung Yesus Tertinggi di Dunia, Ada yang dari Indonesia

Jalan Jalan
Harga Tiket Wahana Romokalisari Adventure Land, Wisata Baru Surabaya

Harga Tiket Wahana Romokalisari Adventure Land, Wisata Baru Surabaya

Travel Tips
Survei Google: Minat Wisata Warga Indonesia Saat Ini Lebih Tinggi Dibanding 2019

Survei Google: Minat Wisata Warga Indonesia Saat Ini Lebih Tinggi Dibanding 2019

Travel Update
Perayaan HUT ke-266 Kota Yogyakarta Targetkan 1 Juta Wisatawan

Perayaan HUT ke-266 Kota Yogyakarta Targetkan 1 Juta Wisatawan

Travel Update
Desa Wisata Hanjeli, Tawarkan Eduwisata Pangan yang Hampir Punah

Desa Wisata Hanjeli, Tawarkan Eduwisata Pangan yang Hampir Punah

Jalan Jalan
Tren Pariwisata Indonesia Menurut Google, Healing Jadi Kata Populer

Tren Pariwisata Indonesia Menurut Google, Healing Jadi Kata Populer

Travel Update
Wisata Sekaligus Olahraga, Cara Jitu Nikmati Indahnya Labuan Bajo

Wisata Sekaligus Olahraga, Cara Jitu Nikmati Indahnya Labuan Bajo

Travel Update
5 Tips ke Taman Literasi Martha Christina Tiahahu di Jakarta

5 Tips ke Taman Literasi Martha Christina Tiahahu di Jakarta

Travel Tips
Seharian di Blok M, Main ke Taman Literasi Martha Christina Tiahahu

Seharian di Blok M, Main ke Taman Literasi Martha Christina Tiahahu

Itinerary
3 Tips Trekking di Gunung Kapur Batu Katak, Langkat

3 Tips Trekking di Gunung Kapur Batu Katak, Langkat

Travel Tips
Pantai di Gunungkidul Makan Korban Lagi, Ini Tips Aman Saat Berkunjung

Pantai di Gunungkidul Makan Korban Lagi, Ini Tips Aman Saat Berkunjung

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.