Kompas.com - 25/10/2021, 18:44 WIB
Ilustrasi wisatawan di Bali. Dok. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi KreatifIlustrasi wisatawan di Bali.

KOMPAS.com - Kewajiban wisatawan mancanegara (wisman) untuk karantina selama lima hari setibanya di Bali menjadi tantangan tersendiri, salah satunya untuk wisatawan dari Australia.

Hal ini diungkapkan oleh Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Nia Niscaya. 

"Memang yang jadi kendala adalah keharusan karantina lima hari. Ada dari Australia, misalnya, (yang bertanya) bolehkah karantina dikurangi jadi dua hari," ujarnya saat Weekly Briefing, Senin (25/10/2021).

Ia menambahkan, pihaknya sudah menjelaskan bahwa masa karantina tersebut berkaitan dengan masa inkubasi dan pemeriksaan. 

Baca juga:

"Secara kesimpulan, keinginan (berwisata ke Bali) masih tinggi. Orang sudah ingin ke Bali, tapi konsiderasi karantina yang masih ditunggu siapa tahu ada fleksibilitas, karena dengan dasar mereka sudah divaksinasi (Covid-19), sebelum berangkat di-PCR, dan ketika tiba di-swab PCR," jelasnya.

Ia pun memahami bahwa para ahli punya pertimbangan tersendiri sebelum mengeluarkan keputusan masa karantina tersebut. 

"Ini challenging dibandingkan kompetitor kita yang membebaskan karantina (untuk wisatawan asing)," tambahnya.

Wisatawan dari Australia berpeluang untuk masuk ke Indonesia

Ilustrasi Bali - Wisatawan sedang berlibur di Sacred Monkey Forest, Gianyar, Bali.SHUTTERSTOCK / Elizaveta Galitckaia Ilustrasi Bali - Wisatawan sedang berlibur di Sacred Monkey Forest, Gianyar, Bali.

Australia saat ini masih belum masuk ke dalam daftar 19 negara asal wisman yang diizinkan masuk ke Indonesia. 

Kendati demikian, negara tersebut memiliki peluang untuk masuk ke grup selanjutnya atau next batch.

"Dengan positivity rate sebesar 1,3 persen dan 58 persen penduduk Australia tervaksin penuh, serta ada demand (permintaan) yang cukup besar, Australia memiliki peluang untuk dapat diizinkan masuk ke Indonesia," kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dalam keterangan resmi yang Kompas.com terima, Senin.

Ia menambahkan bahwa Australia sudah diusulkan untuk masuk ke next batch. Komunikasi pun telah dilakukan dengan aviasi dan kedutaan Australia.

"Kesepakatan ini akan segera dibahas dan diputuskan dalam rapat bersama dengan Kementerian Luar Negeri, Kementerian Kesehatan, Satgas Covid-19, Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi, serta Kementerian dan Lembaga lainnya," terangnya.

Baca juga:

Menurutnya, pasar Australia sangat potensial. Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik pada 2019, kunjungan wisman asal Australia mencapai 1.386.803 orang. 

Selain itu, total kursi penerbangan dari Australia ke Indonesia mencapai 42.579 kursi per minggu, serta frekuensi penerbangan mencapai 199 penerbangan per minggu.

Sebelumnya dilansir dari bali.tribunnews.com pada Sabtu (23/10/2021), beredar surat dari Konsul Jenderal (Konjen) Australia di Bali, Anthea Griffin, kepada Kepala Dinas Pariwisata Bali, Putu Astawa.

Surat tersebut menyatakan bahwa Australia akan mengakhiri pembatasan perjalanan internasional mulai 1 November 2021. Selain itu, diharapkan wisman asal Australia dapat berkunjung ke Bali untuk memperdalam hubungan bilateral Australia-Bali yang sudah terjalin lama. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Harga Tiket dan Jam Buka Wana Wisata Siti Sundari Lumajang, Sangat Terjangkau

Harga Tiket dan Jam Buka Wana Wisata Siti Sundari Lumajang, Sangat Terjangkau

Travel Tips
Kritik Sandiaga Uno soal Tarif Parkir Bus Rp 350.000 di Malioboro

Kritik Sandiaga Uno soal Tarif Parkir Bus Rp 350.000 di Malioboro

Travel Promo
13 Syarat Travel Bubble Singapura ke Indonesia yang Dimulai 24 Januari 2022

13 Syarat Travel Bubble Singapura ke Indonesia yang Dimulai 24 Januari 2022

Travel Update
Harga Tiket KA Murah Jurusan Yogyakarta-Purwokerto, Mulai Rp 70.000

Harga Tiket KA Murah Jurusan Yogyakarta-Purwokerto, Mulai Rp 70.000

Travel Update
Harga Tiket Malang Night Paradise, Wisata Malam yang Instagramable

Harga Tiket Malang Night Paradise, Wisata Malam yang Instagramable

Jalan Jalan
5 Air Terjun Yogyakarta yang Hanya Ada Saat Musim Hujan

5 Air Terjun Yogyakarta yang Hanya Ada Saat Musim Hujan

Travel Promo
Travel Bubble Indonesia-Singapura, Uji Coba Bertahap Mulai 24 Januari

Travel Bubble Indonesia-Singapura, Uji Coba Bertahap Mulai 24 Januari

Travel Update
4 Aktivitas di Desa Lai Chi Wo, Bisa Jelajah Hutan Bakau

4 Aktivitas di Desa Lai Chi Wo, Bisa Jelajah Hutan Bakau

Jalan Jalan
6 Konsep Bahagia di Beberapa Negara, Ada dari Jepang dan Swedia

6 Konsep Bahagia di Beberapa Negara, Ada dari Jepang dan Swedia

Travel Tips
10 Destinasi Terpopuler di Dunia 2022 Versi Trip Advisor, Dubai Juara

10 Destinasi Terpopuler di Dunia 2022 Versi Trip Advisor, Dubai Juara

Travel Update
Sambut Imlek, Kelenteng Tjoe Tik Kiong Jalani Ritual Ganti Baju Dewa

Sambut Imlek, Kelenteng Tjoe Tik Kiong Jalani Ritual Ganti Baju Dewa

Travel Update
Jam Buka dan Harga Tiket Bukit Kayoe Putih Mojokerto

Jam Buka dan Harga Tiket Bukit Kayoe Putih Mojokerto

Jalan Jalan
Bali Destinasi Terpopuler Asia dan Keempat Dunia Versi TripAdvisor

Bali Destinasi Terpopuler Asia dan Keempat Dunia Versi TripAdvisor

Travel Update
7 Tips Berkunjung ke Nepal van Java di Dusun Butuh, Magelang

7 Tips Berkunjung ke Nepal van Java di Dusun Butuh, Magelang

Travel Tips
8 Rekomendasi Wisata Bandung, Cocok Dikunjungi bersama Keluarga

8 Rekomendasi Wisata Bandung, Cocok Dikunjungi bersama Keluarga

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.