Kompas.com - 25/10/2021, 19:52 WIB

KOMPAS.com - Hingga hari Senin (25/10/2021), belum ada penerbangan internasional ke Bali walau Pulau Dewata telah buka untuk kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sejak Kamis (14/10/2021).

Kendati demikian, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengatakan, wisman diproyeksikan akan berkunjung ke Indonesia pada bulan November. 

Ia menambahkan bahwa sudah ada permintaan dan peningkatan pertanyaan melalui sosialisasi dan promosi. 

"Untuk monitoring evaluasi pembukaan Bali, hingga saat ini belum ada penerbangan internasional ke Bali, namun sudah ada beberapa permintaan yang sedang dilakukan persiapan terakhir karena berkaitan dengan syarat-syarat baik karantina maupun juga asuransi dan juga mengenai penanganan dari tentunya reciprocity atau timbal balik dari negara-negara tersebut," jelasnya saat Weekly Press Briefing, Senin.

Baca juga:

Terdapat juga permintaan untuk diskusi dari beberapa negara, di antaranya Australia dan Singapura. 

Ia menjelaskan, belum adanya penerbangan umumnya disebabkan pengajuan slot penerbangan disampaikan oleh maskapai setelah melakukan analisis tingkat permintaan.

"Tingkat permintaan tersebut, masih harus diperoleh melalui hasil sosialisasi dan promosi oleh maskapai kepada calon penumpang. Keseluruhan proses untuk meningkatkan permintaan tersebut masih memerlukan waktu dalam merealisasikannya, sehingga tidak serta merta dapat dilakukan secara cepat," terangnya.

Sandiaga mengatakan bahwa pihaknya menggandeng biro perjalanan wisata di 19 negara melalui media Kemenparekraf maupun kampanye #itstimeforBali.

Produk wisata untuk wisman di Bali akan disiapkan

Ilustrasi sawah di Ubud, Bali.Dok. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ilustrasi sawah di Ubud, Bali.

Dalam keterangan resmi yang Kompas.com terima, Senin, beragam produk wisata yang dinilai menarik untuk wisman ke Bali akan disiapkan. 

Produk wisata yang dimaksud didominasi oleh eco-tourismnatural culture heritage, adventure, dan wellness.

Untuk eco-tourism atau ekowisata, beberapa kegiatan yang termasuk di dalamnya adalah trekking, rice terrace walk (berjalan di persawahan), dan aktivitas di Taman Nasional Bali Barat. 

Sementara natural culture heritage mencakup belajar menari, aktivitas gastronomi, dan jelajah arsitektural. 

Untuk wisatawan pencinta petualangan, mereka bisa memilih adventure yang berisi kegiatan selancar, menyelam, dan bersepeda. 

Tidak hanya itu, ada pula wellness yang berisi spa, yoga, spiritual healing, dan meditasi. 

Baca juga:

Keputusan pembukaan Bali untuk wisman

Sandiaga menjelaskan, keputusan untuk membuka Bali kembali bagi wisman diambil lantaran masyarakat tengah berada di situasi VUCA yang cepat berubah. Ia memberi contoh data Covid-19 yang akan terus naik-turun. 

Untuk informasi, VUCA merupakan singkatan dari volatility (volatilitas), uncertainty (ketidakpastian), complexity (kompleksitas), dan ambiguity (ambiguitas). 

"Di situasi seperti ini memang kita harus lebih cepat dalam melakukan satu kebijakan dan bersiap-siap melakukan penyesuaian berbasis data," ujar Sandiaga.

"Kalau kita tunggu, data akan terus berubah dan kita tidak akan pernah bergerak," lanjutnya. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.