Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Hingga 1 November 2021, Penerbangan Internasional ke Bali Masih Nihil

Kompas.com - 01/11/2021, 18:40 WIB
Ni Nyoman Wira Widyanti

Penulis

KOMPAS.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menyampaikan, penerbangan internasional ke Bali masih nihil hingga Senin (1/11/2021).

"Hingga saat ini, memang masih belum ada penerbangan internasional yang terbang ke Bali," kata Sandiaga saat Weekly Press Briefing, Senin.

Kendati demikian, ia menjelaskan bahwa pihaknya terus melakukan berbagai persiapan yang diperlukan, salah satunya adalah terus menggencarkan promosi ke 19 negara yang ditargetkan.

Baca juga:

"Harapannya dengan 19 negara yang sudah diberikan persetujuan, kita bisa mendapat feedback (umpan balik) yang lebih baik dan kita sudah mengajukan juga negara-negara dengan level positivity rate yang rendah dan bisa mulai dipertimbangkan untuk buka penerbangan langsung," jelasnya.

Berdasarkan Kompas.com, Senin, positivity rate adalah perbandingan antara jumlah kasus positif Covid-19 dengan jumlah tes yang dilakukan. 

Kemenparekraf usulkan Australia, Inggris, dan Jerman

Gedung Opera di Sydney, Australia.Thinkstock Gedung Opera di Sydney, Australia.

Sandiaga menyebutkan, terdapat delapan negara yang diajukan untuk masuk ke daftar negara yang disetujui, di antaranya Austria, Australia, dan Denmark. 

"Kami mengusulkan negara tambahan sebanyak delapan (negara), mulai dari Austria, Australia, dan Denmark dengan positivity rate-nya yang rendah dengan returning home policy (kebijakan pulang ke negara asal) yang sangat memungkinkan. Ditambah juga dengan Inggris, Swiss, Rusia, Jerman, dan Belanda," terangnya.

Baca juga:

Dilansir dari Kompas.com, Selasa (19/10/2021), Indonesia sudah memiliki daftar 19 negara yang warganya telah diizinkan untuk berkunjung ke Bali, serta Batam dan Bintan di Kepulauan Riau.

Adapun, 19 negara yang dimaksud adalah Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Selandia Baru, Kuwait, Bahrain, Qatar, China, India, Jepang, Korea Selatan, Liechtenstein, Italia, Perancis Portugal, Spanyol, Swedia, Polandia, Hungaria, dan Norwegia.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Wahana dan Kolam Renang di Kampoeng Kaliboto Waterboom Karanganyar

Wahana dan Kolam Renang di Kampoeng Kaliboto Waterboom Karanganyar

Jalan Jalan
Gunung Ruang Meletus, AirAsia Batalkan Penerbangan ke Kota Kinabalu

Gunung Ruang Meletus, AirAsia Batalkan Penerbangan ke Kota Kinabalu

Travel Update
Kampoeng Kaliboto Waterboom: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Kampoeng Kaliboto Waterboom: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Jalan Jalan
Aktivitas Wisata di The Nice Garden Serpong

Aktivitas Wisata di The Nice Garden Serpong

Jalan Jalan
Delegasi Dialog Tingkat Tinggi dari China Akan Berwisata ke Pulau Padar Labuan Bajo

Delegasi Dialog Tingkat Tinggi dari China Akan Berwisata ke Pulau Padar Labuan Bajo

Travel Update
The Nice Garden Serpong: Tiket Masuk, Jam Buka, dan Lokasi

The Nice Garden Serpong: Tiket Masuk, Jam Buka, dan Lokasi

Jalan Jalan
Cara ke Sukabumi dari Bandung Naik Kendaraan Umum dan Travel

Cara ke Sukabumi dari Bandung Naik Kendaraan Umum dan Travel

Travel Tips
Pengembangan Bakauheni Harbour City di Lampung, Tempat Wisata Dekat Pelabuhan

Pengembangan Bakauheni Harbour City di Lampung, Tempat Wisata Dekat Pelabuhan

Travel Update
Asita Run 2024 Digelar di Bali Pekan Ini, Terbuka untuk Turis Asing

Asita Run 2024 Digelar di Bali Pekan Ini, Terbuka untuk Turis Asing

Travel Update
13 Telur Komodo Menetas di Pulau Rinca TN Komodo pada Awal 2024

13 Telur Komodo Menetas di Pulau Rinca TN Komodo pada Awal 2024

Travel Update
Tanggapan Kemenparekraf soal Jam Kerja 'Overtime' Sopir Bus Pariwisata

Tanggapan Kemenparekraf soal Jam Kerja "Overtime" Sopir Bus Pariwisata

Travel Update
Tip Jalan-jalan Jenius ke Luar Negeri, Tukar Mata Uang Asing 24/7 Langsung dari Aplikasi

Tip Jalan-jalan Jenius ke Luar Negeri, Tukar Mata Uang Asing 24/7 Langsung dari Aplikasi

BrandzView
Vietnam dan China Siap Bangun Jalur Kereta Cepat Sebelum 2030

Vietnam dan China Siap Bangun Jalur Kereta Cepat Sebelum 2030

Travel Update
Libur Lebaran, Tren Kunjungan Wisatawan di Labuan Bajo Meningkat

Libur Lebaran, Tren Kunjungan Wisatawan di Labuan Bajo Meningkat

Travel Update
ASDP Catat Perbedaan Tren Mudik dan Arus Balik Lebaran 2024 Merak-Bakauheni

ASDP Catat Perbedaan Tren Mudik dan Arus Balik Lebaran 2024 Merak-Bakauheni

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com