Kompas.com - 02/11/2021, 19:27 WIB

KOMPAS.com - Samarinda, Ibu Kota Kalimantan Timur, memiliki banyak tempat wisata yang dapat kamu kunjungi.

Setelah mengunjungi tempat-tempat wisata, jangan lupa membawa pulang ragam kuliner dan kerajinan khas kota ini.

Berikut oleh-oleh khas Samarinda yang sudah Kompas.com rangkum:

1. Keminting

Keminting merupakan camilan berbentuk seperti cangkang kerang yang rasanya manis. 

Bahan utama camilan ini berupa gula aren. Sedangkan beberapa bahan lainnya adalah tepung sagu dan gula.

Pada umumnya, keminting dijual dalam kemasan kiloan. Cocok untuk kamu yang ingin membeli oleh-oleh dalam jumlah banyak.

Salah satu toko yang menjual keminting adalah Kios Rindana Keminting di Jalan Jelawat Gg, RT 04 No 05, Sidomulyo, Samarinda Ilir.

Baca juga: Rute dan Harga Tiket Masuk Puncak Dabo di Samarinda, Kaltim

2. Roti durian panglima

Roti Durian Panglima di Samarinda, Kalimantan Timur. TRIBUN KALTIM/BUDHI HARTONO Roti Durian Panglima di Samarinda, Kalimantan Timur.

Oleh-oleh khas Samarinda selanjutnya adalah roti durian Panglima.

Roti durian ini memiliki beberapa varian topping, seperti cokelat dan keju. Kue ini juga disebut tidak menggunakan bahan pengawet.

Oleh karena itu, roti durian memiliki daya ketahanan yang tidak terlalu lama yaitu hanya sekitar 3-5 hari saja.

Baca juga: Itinerary 3 Hari 2 Malam di Samarinda, Wisata Budaya di Desa Pampang

3. Abon kepiting

Ilustrasi Abon KepitingDOK.PemprovKaltim Ilustrasi Abon Kepiting

Biasanya abon terbuat dari olahan daging ayam atau sapi.

Namun jika kamu berkunjung ke Samarinda, kamu dapat menemukan abon dari olahan daging kepiting.

Abon kepiting memiliki cita rasa yang khas. Selain menggunakan kepiting, abon ini juga menggunakan ikan gabus sebagai salah satu bahan dasar.

Untuk membeli abon kepiting, kamu bisa berkunjung ke UKM Center yang beralamat di Jalan Gatot Subroto 2 No 77, Sungai Pinang.

Baca juga: 7 Tips Liburan ke Puncak Dabo Samarinda, Pakai Sepatu yang Nyaman

4. Kue ilat sapi

Ilat sapi memiliki arti lidah sapi dalam bahasa Jawa.

Namun, bahan dasar kue ini tidak menggunakan lidah sapi sama sekali.

Kue ini terbuat dari tepung terigu, gula, dan telur, kemudian ditaburi biji wijen di atasnya. Tekstur dari kue ini juga renyah.

 Selain unik, kue ilat sapi dapat bertahan lama.

Baca juga: Pulang Kampung ke Samarinda, Jangan Lupa Oleh-olehnya

5. Sarung samarinda

Selain makanan, kamu juga bisa membawa pakaian khas Samarinda untuk oleh-oleh.

Sarung Samarinda memiliki ciri khas tekstur yang kasar. Kendati demikian, sarung ini tetap nyaman untuk dipakai.

Varian warna dari sarung Samarinda juga beragam. Pada umumnya, sarung Samarinda dibuat dengan cara tradisional.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dampak Banjir Jeddah, Bus Jemaah Umrah Sempat Terjebak

Dampak Banjir Jeddah, Bus Jemaah Umrah Sempat Terjebak

Travel Update
12 Event Wisata Unggulan Kota Yogyakarta Tahun 2023, Jangan Lewatkan

12 Event Wisata Unggulan Kota Yogyakarta Tahun 2023, Jangan Lewatkan

Travel Update
Harga Tiket dan Jam Buka Wisata Bukit Klangon di Sleman Yogyakarta

Harga Tiket dan Jam Buka Wisata Bukit Klangon di Sleman Yogyakarta

Travel Tips
10 Wisata Indoor Bandung yang Cocok Dikunjungi Saat Musim Hujan

10 Wisata Indoor Bandung yang Cocok Dikunjungi Saat Musim Hujan

Jalan Jalan
Jalur Puncak Bogor Sudah Buka, Pengendara Tetap Diimbau Lewat Jonggol

Jalur Puncak Bogor Sudah Buka, Pengendara Tetap Diimbau Lewat Jonggol

Travel Update
4 Fakta Kebaya, Ternyata Tak Hanya Dipakai di Nusantara

4 Fakta Kebaya, Ternyata Tak Hanya Dipakai di Nusantara

Jalan Jalan
Yogyakarta Jadi Lokasi ASEAN Tourism Festival, Diharapkan Jadi Investasi Wisata

Yogyakarta Jadi Lokasi ASEAN Tourism Festival, Diharapkan Jadi Investasi Wisata

Travel Update
7 Wisata di Kemuning, Karanganyar dan Sekitarnya, Kebun Teh sampai Air Terjun

7 Wisata di Kemuning, Karanganyar dan Sekitarnya, Kebun Teh sampai Air Terjun

Jalan Jalan
Itinerary Seharian di Pekanbaru, Sunset di Jembatan Ikonik

Itinerary Seharian di Pekanbaru, Sunset di Jembatan Ikonik

Itinerary
10 Wisata Indoor di Yogyakarta yang Bisa Dikunjungi Saat Musim Hujan 

10 Wisata Indoor di Yogyakarta yang Bisa Dikunjungi Saat Musim Hujan 

Jalan Jalan
Sail Tidore Expo 2022, Ajang Promosi Wisata Urban dan Alam Kepulauan Seribu

Sail Tidore Expo 2022, Ajang Promosi Wisata Urban dan Alam Kepulauan Seribu

Travel Update
Jalan Yogyakarta-Wonosari Sudah Buka Lagi, tapi Buka-Tutup Jalur

Jalan Yogyakarta-Wonosari Sudah Buka Lagi, tapi Buka-Tutup Jalur

Travel Update
Asal-usul Kebaya yang Akan Didaftarkan ke UNESCO oleh Singapura dan 3 Negara

Asal-usul Kebaya yang Akan Didaftarkan ke UNESCO oleh Singapura dan 3 Negara

Travel Update
Longsor Bikin Jalan Yogyakarta-Gunungkidul Macet, Coba 5 Wisata di Bantul Ini

Longsor Bikin Jalan Yogyakarta-Gunungkidul Macet, Coba 5 Wisata di Bantul Ini

Jalan Jalan
Pesona Pulau Maitara Ternate, Lokasi Asli di Uang Rp 1.000 Lama

Pesona Pulau Maitara Ternate, Lokasi Asli di Uang Rp 1.000 Lama

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.