Kampoeng Kopi Banaran Bentuk Satgas Covid-19, Antisipasi Gelombang Ketiga

Kompas.com - 06/11/2021, 07:14 WIB

UNGARAN, KOMPAS.com - Pengelola Kampoeng Kopi Banaran di Semarang, Jawa Tengah, membentuk Satgas Covid-19 internal untuk mencegah penularan di tempat wisata tersebut.

General Manager Kampoeng Kopi Banaran Frina Bonita mengatakan, pembentukan Satgas Covid-19 sebagai bentuk antisipasi adanya gelombang ketiga Covid-19 di beberapa negara.

"Mereka bertugas memastikan pengunjung sudah mendapat vaksinasi, menjaga jarak, memakai masker, dan mencuci tangan," ujarnya, Jumat (5/11/2021), di sela acara Sentra Vaksinasi Serviam (SVS).

Baca juga:

Frina mengungkapkan, untuk menyambut Tahun Baru 2022, pihaknya telah menyiapkan sejumlah program acara.

"Tapi kita masih menunggu juga regulasi dari pemerintah. Kalau harapannya ya dengan percepatan vaksinasi Level PPKM yang saat ini masih berada di Level 2, bisa menjadi Level 1 sehingga ada kelonggaran lagi," katanya.

Penurunan Level PPKM tersebut, kata Frina, akan berdampak pada kunjungan wisatawan.

"Ini karena Kampoeng Kopi Banaran menyasar wisata keluarga. Di sini ada kolam renang dan wahana anak, sehingga kelonggaran untuk kunjungan akan berdampak positif," ujarnya.

Seorang warga mengikuti program vaksinasi yang diadakan di Kampoeng Kopi Banaran.KOMPAS.com/Dian Ade Permana Seorang warga mengikuti program vaksinasi yang diadakan di Kampoeng Kopi Banaran.

Ia menambahkan, pihaknya mendukung percepatan vaksinasi sebagai program pemerintah di masa pandemi Covid-19.

"Kita juga bekerjasama dengan Sentra Vaksinasi Serviam (SVS) dan Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo)," paparnya.

Vaksinasi yang diselenggarakan untuk masyarakat umum ini bertujuan untuk mempercepat terwujudnya herd immunity atau kekebalan komunitas, sehingga diharapkan mampu menekan laju pertumbuhan kasus Covid-19 khususnya di Jawa Tengah.

Baca juga:

Sekretaris Jenderal Sentra Vaksinasi Serviam (SVS) Inge Samunadi mengungkapkan, kegiatan yang dilakukan bertujuan membantu percepatan vaksinasi ke seluruh lapisan masyarakat.

"Masih banyak orang sepuh yang tidak memakai gadget, terlambat informasi mengenai vaksinasi. Nah kita hadir dengan membawa mereka ke sentra vaksinasi yang kita buka," jelasnya.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.