Kompas.com - 06/11/2021, 10:15 WIB
Petugas Memeriksa Bus Pariwisata di Rest Area Bunder, Playen, Gunungkidul Minggu (24/10/2021) KOMPAS.COM/MARKUS YUWONOPetugas Memeriksa Bus Pariwisata di Rest Area Bunder, Playen, Gunungkidul Minggu (24/10/2021)

YOGYAKARTA,KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta, tidak lagi menerapkan ganjil-genap untuk kendaraan wisata pelat kuning. Namun demikian, penumpang tetap wajib memenuhi persyaratan jika tidak ingin diputar balik.

Untuk kendaraan pribadi dan angkutan wisata pelat hitam, mereka tetap diperiksa ganjil dan genap sebelum masuk kawasan wisata.

Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata, Dinas Pariwisata Gunungkidul Supriyanto membenarkan perubahan aturan tersebut. Sebelumnya bus pariwisata tetap diberlakukan ganjil genap saat akhir pekan.

Baca juga: Wisatawan ke Goa dan Cave Tubing di Gunungkidul Diimbau Konfirmasi Dulu karena Cuaca Ekstrem

Sekarang, bus pariwisata tidak diberlakukan ganjil genap dan mobil pribadi serta angkutan wisata pelat hitam tetap diberlakukan.

Syarat untuk bus pariwisata di Gunungkidul

Merujuk postingan Instagram Pemkab Gunungkidul Untuk bus pariwisata penumpang harus tetap memenuhi persyaratan diantaranya

  1. Vaksinasi minimal 1 kali atau bisa menujukkan hasil swab
  2. Tetap melaksanakan protokol kesehatan secara ketat
  3. Penggunaan aplikasi PeduliLindungi untuk masuk obyek wisata
  4. Pemasangan stiker lolos pemeriksaan. Tindakan putar balik yang tidak lolos pemeriksaan.

"Untuk bus pariwisata dilakukan screening untuk wisatawan di Rest Area Bunder dan di Terminal Semin," kata Supriyanto kepada Kompas.com, Sabtu (5/11/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Petugas Gabungan Meminta Bus Pariwisata Keluar dari Pantai Gunungkidul Sabtu (3/7/2021)dok Humas Gunungkidul Petugas Gabungan Meminta Bus Pariwisata Keluar dari Pantai Gunungkidul Sabtu (3/7/2021)

Dijelaskannya, tujuan secrening ini agar wisatawan mempersiapkan diri saat berwisata, sudah divaksin, dan menerapkan protokol kesehatan.

"Ini upaya menuju pariwisata yang sehat. Pengunjung datang dalam keadaan sehat, demikian saat pulang," ucap Supriyanto.

Baca juga: Wisata Kopi Robusta Asli Gunungkidul di Kampung Ngawen

Kedepan diharapkan memulihkan sektor pariwisata yang sempat tutup beberapa bulan, namun tidak mengabaikan kesehatan.

"Kita juga berusaha memberikan pelatihan kepada pelaku wisata agar bisa adaptasi dengan kondisi saat inu. Salah satunya dengan pemasaran digital," ucap Supriyanto.

Baca juga: Aturan Ganjil Genap, Puluhan Bus Wisata Gagal Masuk Gunungkidul

Sebelumnya, pemberlakuan ganjil genap di wilayah kabupaten Gunungkidul dilakukan setiap akhir pekan.

Pemberlakuan ini untuk mengurangi kepadatan di kawasan wisata. (K125-17)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Syarat Bepergian Saat Nataru 2022, Wajib Sudah Divaksin Lengkap

3 Syarat Bepergian Saat Nataru 2022, Wajib Sudah Divaksin Lengkap

Travel Update
Alasan Hotel Pilih Seprai Warna Putih, Ternyata Begini Faktanya

Alasan Hotel Pilih Seprai Warna Putih, Ternyata Begini Faktanya

Travel Update
Pasar Seni Gabusan Bantul, Sensasi Wisata Sambil Bernostalgia

Pasar Seni Gabusan Bantul, Sensasi Wisata Sambil Bernostalgia

Jalan Jalan
Desa Wisata Ranu Pani di Lumajang Aman dari Erupsi Gunung Semeru

Desa Wisata Ranu Pani di Lumajang Aman dari Erupsi Gunung Semeru

Travel Update
7 Promo Hari Ulang Tahun AirAsia, Ada Diskon hingga 80 Persen

7 Promo Hari Ulang Tahun AirAsia, Ada Diskon hingga 80 Persen

Travel Promo
DAMRI Buka Rute Angkutan Kota dari Bandung ke Yogyakarta

DAMRI Buka Rute Angkutan Kota dari Bandung ke Yogyakarta

Travel Update
Jangan Bawa 5 Benda Ini dari Pesawat, Awas Bisa Dipidana

Jangan Bawa 5 Benda Ini dari Pesawat, Awas Bisa Dipidana

Travel Tips
10 Benda di Pesawat yang Boleh Dibawa Pulang, Ada Makanan dan Majalah

10 Benda di Pesawat yang Boleh Dibawa Pulang, Ada Makanan dan Majalah

Travel Tips
Museum Ghibli Jepang Galang Dana akibat Pandemi Covid-19

Museum Ghibli Jepang Galang Dana akibat Pandemi Covid-19

Travel Update
5 Benda Wajib Bawa Saat Perjalanan Selama Masa Pandemi Covid-19

5 Benda Wajib Bawa Saat Perjalanan Selama Masa Pandemi Covid-19

Travel Tips
Simpan Dulu, Ini Ide Wisata Edutainment Ramah Anak untuk Destinasi Liburan

Simpan Dulu, Ini Ide Wisata Edutainment Ramah Anak untuk Destinasi Liburan

Travel Tips
Syarat Naik Pesawat Selama Libur Nataru per 24 Desember 2021, Bisa PCR atau Antigen

Syarat Naik Pesawat Selama Libur Nataru per 24 Desember 2021, Bisa PCR atau Antigen

Travel Update
Lion Air Buka Rute Baru Makassar-Biak PP, Harga Mulai Rp 1 Juta

Lion Air Buka Rute Baru Makassar-Biak PP, Harga Mulai Rp 1 Juta

Travel Promo
Syarat Naik Kereta Api Periode Nataru per 24 Desember 2021, Bawa Kartu Vaksin

Syarat Naik Kereta Api Periode Nataru per 24 Desember 2021, Bawa Kartu Vaksin

Travel Update
Daftar Kereta Api Jarak Jauh Daop 1 Jakarta yang Beroperasi pada Desember 2021

Daftar Kereta Api Jarak Jauh Daop 1 Jakarta yang Beroperasi pada Desember 2021

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.