Kompas.com - 06/11/2021, 14:59 WIB

KOMPAS.com – Saat berkunjung ke suatu daerah, biasanya ikon daerah itu menjadi salah satu tempat wisata yang bisa dikunjungi.

Begitu pula dengan Kota Solo. Salah satu ikon wisata di sana adalah Keraton Surakarta Hadiningrat.

Wisatawan bisa mempelajari sejarah kerajaan Mataram Islam hingga terbagi dua menjadi Surakarta dan Yogyakarta.

Baca juga: 4 Aktivitas Wisata di Alun-alun Selatan Keraton Surakarta, Beri Makan Kerbau Bule

Selain itu, bentuk bangunan istana peninggalan masa lalu yang megah bisa menjadi latar belakang foto.

Masih banyak pula aktivitas wisata yang bisa dilakukan di kompleks Keraton Surakarta Hadiningrat. Salah satunya adalah berkeliling naik bendi atau kereta roda dua yang ditarik kuda.

Wisata bendi di Alun-alun Kidul Keraton Surakarta

Untuk menjajal wisata bendi, pengunjung bisa menemukannya di Alun-alun Selatan Keraton Surakarta.

Dekat dengan benda peninggalan sejarah berupa kereta jenazah Pakubuwono X, di sebelah timurnya terdapat beberapa bendi yang mangkal menunggu wisatawan.

Baca juga: Asyiknya Naik Bendi Keliling Kompleks Keraton Surakarta Hadiningrat

Sudah ada harga yang tertera di sana untuk dua paket perjalanan wisata bendi. Harganya adalah Rp 35.000 untuk paket komplet dan paket satunya dibanderol Rp 20.000.

Naik andong keliling Keraton Surakarta.KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Naik andong keliling Keraton Surakarta.

Adapun, satu bendi dapat ditumpangi oleh dua orang penumpang dewasa. Jika membawa anak kecil atau balita, mereka bisa dipangku.

Paket komplet adalah mengelilingi kompleks Keraton Surakarta dan Alun-alun Selatan. Paket satunya lagi hanyalah mengelilingi Alun-alun Selatan.

Jika mengambil rute komplet, bendi akan terlebih dahulu meninggalkan Alun-alun Selatan dan mengitari bangunan utama Keraton Surakarta sampai ke Kori Kamandungan atau pintu masuk sisi utara.

Baca juga: Beda Keraton Surakarta dan Mangkunegaran

Nantinya, bendi akan melalui kawasan permukiman di dalam benteng keraton dengan bentuk bangunan yang unik.

Beberapa bangunan masih terjaga sejak zaman dahulu. Tampak pula dinding kuno yang masih awet terjaga sampai sekarang.

Dari Kori Kamandungan, bendi akan kembali ke Alun-alun Selatan kemudian mengitarinya satu kali sebelum kembali ke pangkalan.

Baca juga: Tradisi Perayaan Satu Suro di Pura Mangkunegaran Surakarta

Tarif bendi pun bisa dibayarkan oleh wisatawan setelah turun sesuai dengan paket wisata yang diambil.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.