Kompas.com - 09/11/2021, 18:23 WIB

KOMPAS.com - Pemerintah Inggris mengumumkan akan menerima jenis vaksin Sinovac, Sinopharm Beijing, dan Covaxin untuk pelaku perjalanan internasional yang masuk ke negara tersebut mulai 22 November 2021.

Untuk diketahui, menurut Kompas.com, Senin (11/10/2021), sebelumnya pemerintah Inggris hanya menyetujui beberapa jenis vaksin saja, yakni Moderna, Oxford atau AstraZeneca, Pfizer atau BioNTech, dan Janssen (Johnson & Johnson). 

Dengan berlakunya keputusan tersebut, maka jenis vaksin yang masuk dalam daftar izin penggunaan darurat WHO, yakni Sinovac, Sinopharm, dan Covaxin, juga akan diterima mulai 22 November pukul 04.00 waktu setempat. 

Berdasarkan laman resmi pemerintah Inggris, penumpang yang telah bervaksin Covid-19 penuh, serta menerima sertifikat vaksin dari satu dari 135 negara serta wilayah yang disetujui, akan dikecualikan dari kewajiban menjalani serangkaian proses.

Adapun, proses yang dimaksud adalah tes pra-keberangkatan, tes pada hari kedelapan, atau isolasi mandiri setibanya di negara tersebut.

Penumpang hanya akan perlu membayar tes sebelum akhir dari hari kedua mereka di Inggris.

Baca juga:

Aturan untuk penumpang berusia di bawah 18 tahun

Ilustrasi InggrisPixabay/Free-Photos Ilustrasi Inggris

Mulai 22 November, pemerintah Inggris juga akan berupaya menyederhanakan aturan bagi pelaku perjalanan berusia di bawah 18 tahun. 

Penumpang berusia di bawah 18 tahun akan dianggap telah bervaksin Covid-19 penuh di perbatasan, sekaligus akan dikecualikan dari kewajiban isolasi mandiri pada saat kedatangan, tes pada hari kedelapan, dan tes pra-keberangkatan. 

Mereka hanya perlu menjalani satu kali tes pascakedatangan mereka di Inggris dan tes PCR gratis jika mereka positif Covid-19.

"Dengan menyederhanakan aturan untuk pelaku perjalanan internasional berusia di bawah 18, kami membawa lebih banyak kabar baik untuk keluarga yang ingin berkumpul kembali, sekaligus dorongan untuk sektor perjalanan," ujar Sekretaris Negara untuk Transportasi Inggris Raya, Grant Shapps. 

Walau pemerintah Inggris telah mencabut semua negara dan wilayah dari daftar merah, namun mereka akan tetap mengevaluasi daftar tersebut setiap tiga minggu sekali. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.