Super Air Jet Buka Rute Jakarta-Yogyakarta PP, Harga Mulai dari Rp 367.200

Kompas.com - 10/11/2021, 21:53 WIB

KOMPAS.com - Mulai Rabu (10/11/2021), maskapai penerbangan Super Air Jet menawarkan rute Jakarta-Yogyakarta-Jakarta dengan harga tiket mulai dari Rp 367.200.

Rute itu dilayani melalui Terminal 2D Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) di Tangerang, Banten, ke Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) di Kulonprogo. 

Penerbangan terjadwal tersebut tersedia satu kali setiap hari, dengan menggunakan Airbus 320-200 berkapasitas 180 tempat duduk kelas ekonomi.

Baca juga:

Berikut adalah jadwal rute Jakarta-Yogyakarta PP milik maskapai Super Air Jet:

  • Pesawat bernomor terbang IU 310 berangkat dari Jakarta pukul 10.30 WIB, kemudian tiba di Yogyakarta pukul 11.40 WIB.
  • Pesawat bernomor terbang IU-311 berangkat dari Yogyakarta pukul 12.30 WIB, lalu tiba di Jakarta pukul 13.40 WIB.

Tarif tiket Jakarta - Yogyakarta sekali jalan mulai dari Rp 367.200. Sedangkan tarif tiket Yogyakarta - Jakarta sekali jalan mulai dari RP 408.300.

Pintu masuk bandara Yogyakarta International Airport (YIA) di Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.KOMPAS.COM/DANI J Pintu masuk bandara Yogyakarta International Airport (YIA) di Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Super Air Jet juga bekerja sama dengan fasilitas kesehatan di Jabodetabek dan Yogyakarta dalam penyediaan tes RDT-Antigen dan tes RT-PCR untuk calon penumpang.

Biaya tes RDT-Antigen di Jabodetabek mulai dari Rp 35.000, sementara biaya tes RT-PCR di Jabodetabek mulai dari Rp 195.000. 

Adapun, biaya tes RT-PCR untuk calon penumpang yang berangkat dari Yogyakarta mulai dari Rp 225.000.

Baca juga:

Direktur Utama Super Air Jet, Ari Azhari, mengatakan bahwa Yogyakarta tidak hanya terkenal akan budaya dan tempat wisata. Provinsi ini pun lebih dari sekadar tempat membeli batik. 

"Di sinilah menjadi lokasi mengembangkan bisnis sebagai salah satu komoditas ekonomi di masa yang mendatang, belajar dan memahami lebih dalam tentang batik, sejarah batik, pelestarian batik, seni membatik, bahkan sampai filosofi batik," ujarnya dalam keterangan resmi yang Kompas.com terima, Rabu. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.