Kompas.com - 18/11/2021, 12:02 WIB

KOMPAS.com - India telah menerima kunjungan wisatawan asing melalui penerbangan komersil sejak Senin (15/11/2021) setelah hampir dua tahun menutup perbatasan. 

Sebelumnya negara tersebut hanya menerima kunjungan wisatawan asing bervaksin lengkap melalui penerbangan carter sejak bulan lalu.

Dilansir dari CNN, wisatawan asing yang masuk ke wilayah India harus bervaksin Covid-19 lengkap, serta memiliki hasil negatif tes Covid-19 yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 72 jam sebelum keberangkatan. 

Mereka juga harus menerapkan protokol kesehatan yang berlaku di negara tersebut.

Baca juga:

99 negara boleh tidak menjalani tes Covid-19 setelah kedatangan

Pemerintah India menyatakan bahwa wisatawan asing bervaksin penuh dari 99 negara diizinkan tidak menjalani tes Covid-19 setelah tiba di negara tersebut. 

Namun mereka masih harus memantau kesehatan masing-masing dalam 14 hari ke depan. 

Bagi wisatawan asing yang tidak bervaksin atau belum bervaksin dosis penuh, mereka harus menunjukkan sampel tes Covid-19 setelah kedatangan, karantina selama tujuh hari, dan menjalani tes ulang pada hari kedelapan mereka di India. 

Jika hasil tes ulang negatif, maka mereka harus memantau kesehatan masing-masing dalam tujuh hari ke depan. 

Per Sabtu (13/11/2021), berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan India, beberapa negara yang masuk ke dalam daftar tersebut adalah Amerika Serikat (AS), Inggris, Filipina, Singapura, Jerman, Belanda, Perancis, dan Uni Emirat Arab (UEA).

Sementara beberapa negara yang tidak masuk ke dalam daftar tersebut adalah Jepang, Korea Selatan, dan Indonesia.

Daftar 99 negara tersebut berdasarkan beberapa kategori, salah satunya adalah negara-negara yang memiliki kesepakatan dengan pemerintah India terkait penerimaan sertifikat vaksin baik yang diakui secara nasional maupun WHO.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.