Kompas.com - 19/11/2021, 09:40 WIB

KOMPAS.com – Selama periode Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berlangsung, PT Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko sudah membuka kembali kunjungan wisata sejak awal September 2021.

Sementara untuk kunjungan anak berusia di bawah 12 tahun, baru berlaku pada Selasa (16/11/2021) untuk di Candi Borobudur.

Candi Prambanan dan Ratu Boko sudah memperbolehkan kunjungan anak berusia di bawah 12 tahun sejak 19 Oktober lalu.

Kendati kegiatan wisata sudah dibuka kembali sejak dua bulan lalu, pihak PT TWC masih membatasi area kunjungan wisata pada tiga tujuan wisata candi tersebut.

Baca juga:

"Selain mengurangi jumlah pengunjung dengan menetapkan kuota, jalur di dalam kawasan perlu diatur untuk memastikan jarak aman antarpengunjung dan antisipasi adanya kerumunan,” kata Marketing & Service Director PT TWC Hetty Herawati, Kamis (18/11/2021).

Untuk Candi Borobudur dan Candi Prambanan, wisatawan hanya diizinkan berwisata sampai ke pelataran atau halaman candi saja. Mereka belum diizinkan untuk naik ke area candi.

Sementara untuk Ratu Boko, melalui akun Instagram @ratubokopark, Jumat (24/9/2021), PT TWC tidak mengumumkan pembatasan yang sama dengan Candi Borobudur dan Candi Prambanan.

Ratu Boko di Kabupaten Sleman.SHUTTERSTOCK / Sad Agus Ratu Boko di Kabupaten Sleman.

Namun, wisatawan yang berkunjung ke Ratu Boko pada Senin hanya diizinkan berkunjung ke area taman di sekitar situs candi.

Aturan itu juga berlaku di Candi Borobudur dan Candi Prambanan setiap Senin. Khusus hari itu, wisatawan tidak diizinkan berkunjung ke area pelataran atau halaman.

Syarat berkunjung ke taman wisata candi

Candi Borobudur, Candi Prambanan, dan Ratu Boko memiliki syarat kunjungan yang perlu diperhatikan oleh wisatawan yakni sebagai berikut:

  • Untuk orangtua, sudah memiliki aplikasi PeduliLindungi
  • Untuk orangtua, sudah divaksin Covid-19 minimal dosis pertama
  • Untuk anak berusia di bawah 12 tahun, harus didampingi orangtua yang memenuhi syarat pada poin-poin sebelumnya
  • Seluruh wisatawan wajib mematuhi protokol kesehatan seperti menggunakan masker, rajin mencuci tangan, menjaga jarak, dan tidak berkerumun
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Harga Tiket Rengganis Suspension Bridge, Gratis untuk Warga 3 Kecamatan Ini

Harga Tiket Rengganis Suspension Bridge, Gratis untuk Warga 3 Kecamatan Ini

Travel Tips
Terus Mimpi Buruk, Pencuri Kembalikan Patung Curian ke Kuil di India

Terus Mimpi Buruk, Pencuri Kembalikan Patung Curian ke Kuil di India

Travel Update
Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Air Terjun Kapas Biru Lumajang

Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Air Terjun Kapas Biru Lumajang

Travel Tips
Air Terjun Kapas Biru Lumajang yang Berselimut Kabut, Bagai di Negeri Khayangan

Air Terjun Kapas Biru Lumajang yang Berselimut Kabut, Bagai di Negeri Khayangan

Jalan Jalan
Jangan Pakai Brankas Kamar Hotel, Mudah Dibobol Hanya dengan Cara Ini

Jangan Pakai Brankas Kamar Hotel, Mudah Dibobol Hanya dengan Cara Ini

Travel Tips
Bukan di Atas Ombak Laut Lepas, Begini Keseruan Bono Surfing di Sungai Kampar Riau

Bukan di Atas Ombak Laut Lepas, Begini Keseruan Bono Surfing di Sungai Kampar Riau

Jalan Jalan
Rengganis Suspension Bridge di Bandung, Wisata Baru Jembatan Gantung Terpanjang di Asean

Rengganis Suspension Bridge di Bandung, Wisata Baru Jembatan Gantung Terpanjang di Asean

Jalan Jalan
32 Tempat Wisata Malang Raya, Banyak Tempat Bernuansa Alam

32 Tempat Wisata Malang Raya, Banyak Tempat Bernuansa Alam

Jalan Jalan
Motif Batik yang Boleh Dipakai dan yang Dilarang untuk Pernikahan

Motif Batik yang Boleh Dipakai dan yang Dilarang untuk Pernikahan

Jalan Jalan
Indonesia Turun ke Level 1 CDC Amerika, Berisiko Rendah Covid-19

Indonesia Turun ke Level 1 CDC Amerika, Berisiko Rendah Covid-19

Travel Update
Jangan Beri Uang Tip ke Pramugari, Akibatnya Bisa Merugikan

Jangan Beri Uang Tip ke Pramugari, Akibatnya Bisa Merugikan

Travel Tips
Korea Selatan Kembali Terbitkan Visa untuk Turis Asing per 1 Juni

Korea Selatan Kembali Terbitkan Visa untuk Turis Asing per 1 Juni

Travel Update
Pantai Tureloto di Nias Utara, Dikenal sebagai Laut Matinya Indonesia

Pantai Tureloto di Nias Utara, Dikenal sebagai Laut Matinya Indonesia

Jalan Jalan
Wisata ke Malaysia Kini Tidak Perlu Tes PCR, Asuransi, dan Karantina

Wisata ke Malaysia Kini Tidak Perlu Tes PCR, Asuransi, dan Karantina

Travel Update
Motif Batik Larangan Keraton yang Tak Boleh Dipakai Orang Biasa

Motif Batik Larangan Keraton yang Tak Boleh Dipakai Orang Biasa

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.