Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 19/11/2021, 16:04 WIB

KOMPAS.com - Kunjungan wisata ke Candi Borobudur kemungkinan akan menurun pada libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru).

Penurunan itu disebabkan adanya kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 serentak se-Indonesia pada periode liburan tersebut.

“Jika penetapan PPKM Level 3 tanggal 24 Desember 2021-2 Januari 2022 diberlakukan, maka kemungkinan tidak akan ada peningkatan, atau justru berkurang,” kata Marketing & Service Director PT Taman Wisata Candi (TWC) Hetty Herawati, Kamis (18/11/2021).

Baca juga: Wisatawan Belum Bisa Naik ke Candi Borobudur, Ada Apa?

Selain Candi Borobudur, jumlah pengunjung juga diprediksi akan mengalami penurunan di Candi Prambanan dan Ratu Boko. Keduanya turut dikelola oleh PT TWC.

Pada Oktober, jumlah pengunjung yang berwisata di Candi Borobudur hanya berada pada kisaran 350-2.000 orang.

Baca juga: Wisata ke Candi Borobudur dan Prambanan, Ini Batas Area Wisatanya

Sementara di Candi Prambanan dan Ratu Boko, masing-masing hanya menerima 200-2.900 orang dan 50-600 orang pada bulan tersebut.

Jumlah kunjungan tersebut diperkirakan akan menurun jelang periode Nataru akibat diterapkannya PPKM Level 3 oleh pemerintah.

Baca juga: Itinerary Wisata Candi di Jogja, Jelajah 3 Hari 2 Malam

Jika dibandingkan dengan kuota kunjungan harian yang diterapkan pada tiga situs wisata tersebut, jumlah kunjungan harian sepanjang Oktober tidak mencapai batas yang ditentukan.

“(Kuota kunjungan harian) Borobudur 4.000 pengunjung, Prambanan 3.500 pengunjung, dan Ratu Boko 1.700 pengunjung,” tutur Hetty.

Baca juga: Syarat Wisata ke Candi Borobudur untuk Anak Usia di Bawah 12 Tahun

Pemerintah tetapkan PPKM Level 3 mulai 24 Desember 2021

Pemerintah Indonesia akan berlakukan PPKM Level 3 secara serentak di seluruh Indonesia selama libur Natal 2021 dan tahun baru 2022.

Melansir Kompas.com, Kamis, hal ini diumumkan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy dalam Rapat Koordinasi Tingkat Menteri Antisipasi Potensi Peningkatan Kasus Covid-19 pada Libur Nataru, Rabu (17/11/2021).

Polisi sedang melakukan penyekatan jalan selama PPKM. DOK. Shutterstock Polisi sedang melakukan penyekatan jalan selama PPKM.

“Nantinya seluruh wilayah di Indonesia, baik yang berstatus PPKM Level 1 maupun 2, akan disamaratakan dengan menerapkan aturan PPKM Level 3,” tegas Muhadjir.

Mengutip Kompas.com, Jumat (19/11/2021), aturan ini akan diterapkan usai Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menerbitkan Instruksi Mendagri (Inmendagri) terbaru yang akan dikeluarkan paling lambat 22 November mendatang.

Baca juga: Mulai 24 Desember Semua Daerah Level 3, Bagaimana Aturannya?

“Apa pun keputusannya, TWC tetap berkomitmen terus memastikan keamanan dan kenyamanan pengunjung di Borobudur, Prambanan, Ratu Boko, dan fasilitas hotel maupun restoran yang dikelola,” tegas Hetty.

Dia melanjutkan, pihaknya akan terus menjaga ketersediaan dan kebersihan fasilitas pendukung, serta kesiapan para petugas.

Baca juga: Candi Prambanan Terima Kunjungan Anak Usia di Bawah 12 Tahun

Selain itu, standar operasional prosedur (SOP) terkair protokol kesehatan dan pemantauan pelaksanaannya akan disempurnakan.

Hetty mengatakan, pihaknya juga bekerja sama dengan fasilitas kesehatan setempat seperti puskesmas dan rumah sakit untuk kondisi darurat.

“(Juga) paket atraksi experiental di zona 2, maupun berkolaborasi dengan pelaku wisata lokal yang terkurasi di sekitar destinasi wisata dengan protokol kesehatan yang aman” tutup dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Shirakawa Go, Desa Tradisional di Jepang yang Jadi Warisan Budaya UNESCO

Shirakawa Go, Desa Tradisional di Jepang yang Jadi Warisan Budaya UNESCO

Travel Update
Kondisi Terkini Pantai Gesing di Gunungkidul, Tak Ada Lagi Pasir Putih

Kondisi Terkini Pantai Gesing di Gunungkidul, Tak Ada Lagi Pasir Putih

Travel Update
Panduan Bersepeda di Shimanami Kaido, Jepang yang Banyak Digemari Turis Indonesia

Panduan Bersepeda di Shimanami Kaido, Jepang yang Banyak Digemari Turis Indonesia

Jalan Jalan
15 Daftar Negara Paling Bahaya untuk Penerbangan di Dunia

15 Daftar Negara Paling Bahaya untuk Penerbangan di Dunia

Travel Tips
5 Tips Berkunjung ke Solo Safari, Bawa Kamera atau Lensa Zoom

5 Tips Berkunjung ke Solo Safari, Bawa Kamera atau Lensa Zoom

Travel Tips
Cara Naik Kereta Panoramic Keberangkatan Bandung dan Surabaya Gubeng

Cara Naik Kereta Panoramic Keberangkatan Bandung dan Surabaya Gubeng

Travel Update
Jalan ke Kafe Viral di Bromo Rawan Kecelakaan, Polisi: Jangan Pakai Matik

Jalan ke Kafe Viral di Bromo Rawan Kecelakaan, Polisi: Jangan Pakai Matik

Travel Tips
PAD Pariwisata Garut Naik Jadi Rp 2,8 Miliar pada 2023

PAD Pariwisata Garut Naik Jadi Rp 2,8 Miliar pada 2023

Travel Update
Lokasi Syuting MV Sugar Rush Ride TXT di Bali, Pantai hingga Savana 

Lokasi Syuting MV Sugar Rush Ride TXT di Bali, Pantai hingga Savana 

Jalan Jalan
Museum De Javasche Bank Surabaya: Jam Buka, Tiket Masuk, dan Aktivitas

Museum De Javasche Bank Surabaya: Jam Buka, Tiket Masuk, dan Aktivitas

Travel Tips
Kharisma Event Nusantara dan Sportive 2023 Resmi Diluncurkan Hari Ini

Kharisma Event Nusantara dan Sportive 2023 Resmi Diluncurkan Hari Ini

Travel Update
Ada Kereta Panoramic, Menhub: Tidak Usah Jauh-jauh ke Swiss

Ada Kereta Panoramic, Menhub: Tidak Usah Jauh-jauh ke Swiss

Travel Update
Kereta Panoramic: Jadwal, Rute Lengkap, dan Harga Tiket

Kereta Panoramic: Jadwal, Rute Lengkap, dan Harga Tiket

Travel Tips
Serunya Ikut Dinas Rahasia di Museum Taman Prasasti Jakarta

Serunya Ikut Dinas Rahasia di Museum Taman Prasasti Jakarta

Jalan Jalan
Kereta Panoramic Hadir Lagi, Kini Ada 2 Rute Baru

Kereta Panoramic Hadir Lagi, Kini Ada 2 Rute Baru

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+