Kompas.com - 20/11/2021, 13:01 WIB

Pemujaan tersebut bertujuan untuk memohon keselamatan, keteguhan iman, perlindungan, serta tuntunan lahir dan batin.

Pada Hari Kuningan, umat Hindu Bali percaya Bhatara dan Pitara turun ke bumi hanya sampai tengah hari. Oleh sebab itu, perayaan biasanya dilakukan hingga tengah hari saja.

Baca juga: 3 Hal yang Perlu Diketahui Seputar Hari Raya Kuningan

3. Kembalinya Arwah Leluhur ke Surga

Dilansir dari Kompas.com, Kamis (15/4/2021) Hari Raya Kuningan dipercaya merupakan saat arwah leluhur yang sempat turun ke bumi, kembali ke surga.

Umat Hindu di Bali percaya para Dewa dan arwah leluhur turun ke bumi pada Hari Suci Galungan untuk bertemu keturunannya. Mereka kemudian kembali ke surga pada Hari Raya Kuningan setelah bertemu dengan anak-cucunya di dunia.

Oleh sebab itu, Hari Raya Kuningan dilakukan dengan memberikan sejumlah persembahan sebagai bekal para leluhur yang kembali ke surga.

Baca juga: Tradisi Mekotek, Adu Nyali di Puncak Tumpukan Kayu pada Hari Raya Kuningan

4. Ada tradisi Mesuryak di Desa Pakraman Bongan Gede

Dilansir dari jurnal berjudul Tradisi Mesuryak pada Hari Raya Kuningan di Desa Pakraman Bongan Gede, Desa Bongan, Tabanan, Bali dan Potensinya Sebaga Sumber Belajar Sejarah di SMA karya I Made Chayana Mendala Putra, Mesruyak merupakan upacara yang dilakukan bertepatan dengan Hari Raya Kuningan.

"Upacara ini digelar bertepatan pada Hari Raya Kuningan (10 hari setelah Hari Raya Galungan) setiap 6 bulan sekali dengan tujuan untuk memberikan persembahan atau bekal pada leluhurnya yang turun pada Hari Raya Galungan dan kembali ke nirwana pada hari Kuningan," tulis Putra dalam jurnalnya.

Mesruyak merupakan tradisi yang sudah ada sejak nenek moyang. Tradisi ini berupa perebutaan uang yang ditebarkan secara acak.

Mesruyak sendiri memiliki makna berteriak. Hal ini menggambarkan suka cita yang dirasakan oleh masyarakat dalam acara tersebut. Desa Pakraman Bongan Gede berlokasi di Desa Bongan, Tabanan, Bali.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.