Kompas.com - 22/11/2021, 17:05 WIB
Bregodo Jogo Malioboro Dok. Situs Visiting JogjaBregodo Jogo Malioboro

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta bisa mendapat diskon sebesar 50 persen.

Namun agar bisa mendapatkan diskon itu, wisatawan harus melakukan reservasi menggunakan aplikasi Visiting Jogja.

Adapun Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memberlakukan diskon itu untuk mendorong penggunaan aplikasi Visiting Jogja.

Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo mengatakan, penggunaan aplikasi Visiting Jogja masih kurang. Oleh sebab itu, pihaknya memberikan insentif atau potongan bagi wisatawan yang menggunakan aplikasi itu.

Baca juga: Harga Tiket Masuk Taman Sari, Reruntuhan Taman Air di Yogyakarta

"Kalau reservasi menggunakan aplikasi kan ada kepastian wisatawan bisa masuk karena ada pembatasan sebesar 25 persen. Pengelola juga bisa mendapatkan profil dari wisatawannya," kata dia, Senin (22/11/2021).

Harus bayar melalui QR Code

Singgih mengatakan, beberapa tempat wisata  diberikan skema diskon khusus bagi wisatawan yang melakukan reservasi dan pembayaran melalui QR Code aplikasi Visiting Jogja.

"Reservasi di Visiting Jogja dapat diskon. Kalau bayarnya di loket, tidak dapat diskon," tutur Singgih.

Kawasan Pinus Sari, Mangunan, Dlingo, BantulKOMPAS.COM/MARKUS YUWONO Kawasan Pinus Sari, Mangunan, Dlingo, Bantul

Setidaknya ada sebanyak 10 tempat yang sudah menerapkan diskon ini. Namun, dirinya tidak bisa merinci mana saja tempat wisata itu.

"Ada (10 tempat wisata). Mangunan ada, Prambanan juga kemarin," kata dia.

Disinggung soal jumlah kunjungan, Singgih menjelaskan bahwa jumlah wisatawan saat weekdays sekitar 3.000 orang. Saat weekend pada Sabtu, mulai terlihat peningkatan dan pada hari Minggu adalah puncak kunjungan wisatawan.

Baca juga: Rencana PPKM Level 3 Serentak, Pelaku Wisata di Yogyakarta Berharap Tetap Boleh Buka

"Weekdays antara 2.000 sampai 3.000, tapi begitu sabtu peningkatan dan peaknya Minggu sampai 7.000 orang. Tapi tidak seperti 2020 yang masih lebih tinggi, kalau kita lihat di kota dan kabupaten lain, mungkin lebih banyak," ujar dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.