Kompas.com - 09/12/2021, 13:01 WIB
Ilustrasi Thailand. shutterstock.com/Nott+SutthipongIlustrasi Thailand.

KOMPAS.com - Kedutaan Besar Thailand di Berlin menyebutkan bahwa Negeri Gajah Putih telah dihapus dari daftar negara berisiko tinggi Covid-19 oleh Jerman, Minggu (5/12/21) lalu.

Mengutip dari The Thaiger, Senin (6/12/2021), dari laporan Thai PBS World, turis asal Thailand saat ini dapat memasuki Jerman tanpa karantina.

Namun, mereka harus telah sepenuhnya divaksinasi dengan vaksin sesuai syarat dan yang diterima di Jerman, yaitu vaksin dosis tunggal Pfizer, AstraZeneca, Moderna, dan Johnson & Johnson.

Baca juga: Jerman Longgarkan Aturan untuk Turis yang Divaksinasi Covid-19

Meski bebas dari karantina, turis Thailand tetap harus membawa hasil tes PCR negatif. Tes PCR yang diambil tidak boleh lebih dari 72 jam perjalanan, sedangkan tes antigen negatif harus di bawah 48 jam.

Ketentuan khusus bagi yang pernah kena Covid-19

Sementara itu, ada ketentuan khusus bagi wisatawan Thailand yang sebelumnya sudah pernah terkena Covid-19.

Wisatawan yang telah dinyatakan sembuh, harus menunjukkan bukti hasil tes PCR positif yang berdurasi setidaknya 28 hari, tetapi tidak lebih dari 6 bulan.

Mereka juga bisa menunjukkan bukti telah divaksinasi lengkap dengan vaksin yang disetujui, setidaknya 14 hari sebelum kedatangan mereka di Jerman.

Baca juga:

Selain itu, turis asal Thailand yang ingin bepergian ke Jerman diharuskan untuk memberi alasan perjalanan yang bersifat sah dan mendesak.

Kelompok yang tak perlu alasan mendesak

Namun, terdapat pengecualian khusus untuk beberapa kelompok, yakni warga negara Thailand yang memiliki kewarganegaraan Jerman, warga Thailand yang memiliki rumah atau anggota keluarga di Jerman atau tempat lain di Uni Eropa.

Ilustrasi Thailand - Wat Plai Temple di Koh Samui, Thailand (SHUTTERSTOCK/Aleksandar Todorovic).SHUTTERSTOCK/Aleksandar Todorovic Ilustrasi Thailand - Wat Plai Temple di Koh Samui, Thailand (SHUTTERSTOCK/Aleksandar Todorovic).

Selanjutnya adalah orang yang divaksinasi lengkap dengan vaksin yang disetujui setidaknya 14 hari sebelum kedatangan.

Begitu pula bagi orang yang pulih sepenuhnya dari Covid-19 dan orang yang telah divaksinasi dengan setidaknya satu dosis vaksin yang disetujui.

Kelompok-kelompok tersebut tidak diwajibkan memberikan alasan yang mendesak saat melakukan perjalanan ke Jerman. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Water Blow di Nusa Dua Bali Kembali Dibuka untuk Turis

Water Blow di Nusa Dua Bali Kembali Dibuka untuk Turis

Travel Update
Catat, 5 Tips agar Barang Tidak Ketinggalan Saat Check-Out Hotel

Catat, 5 Tips agar Barang Tidak Ketinggalan Saat Check-Out Hotel

Travel Tips
Lion Air Akan Layani Rute Manokwari-Jayapura PP, Harga Mulai Rp 484.300

Lion Air Akan Layani Rute Manokwari-Jayapura PP, Harga Mulai Rp 484.300

Travel Update
10 Kafe Instagramable Dago Bandung, Bisa untuk Nongkrong dan Kerja

10 Kafe Instagramable Dago Bandung, Bisa untuk Nongkrong dan Kerja

Jalan Jalan
Sering Dilakukan, 16 Kesalahan Mengemas Barang di Koper Saat Liburan

Sering Dilakukan, 16 Kesalahan Mengemas Barang di Koper Saat Liburan

Travel Tips
Rute Menuju Ngopi di Sawah Bogor, Dekat Gerbang Tol Ciawi

Rute Menuju Ngopi di Sawah Bogor, Dekat Gerbang Tol Ciawi

Jalan Jalan
7 Tempat Makan dengan View Laut di Jakarta, Cocok untuk Lihat Sunset

7 Tempat Makan dengan View Laut di Jakarta, Cocok untuk Lihat Sunset

Jalan Jalan
Obelix Hills, Wisata Selfie Kekinian dengan View Keren di Yogyakarta

Obelix Hills, Wisata Selfie Kekinian dengan View Keren di Yogyakarta

Jalan Jalan
Water Blow Peninsula Nusa Dua Kembali Buka untuk Umum, Segini Tiketnya

Water Blow Peninsula Nusa Dua Kembali Buka untuk Umum, Segini Tiketnya

Travel Update
Indonesia dan Kamboja Lanjutkan Kerja Sama Bidang Pariwisata, Ini 6 Fokusnya

Indonesia dan Kamboja Lanjutkan Kerja Sama Bidang Pariwisata, Ini 6 Fokusnya

Travel Update
Promo Wisata Garuda Indonesia ke 5 Destinasi Super Prioritas

Promo Wisata Garuda Indonesia ke 5 Destinasi Super Prioritas

Travel Promo
Tren Wisata pada Tahun Macan Air, Ini Penjelasannya Menurut Feng Shui

Tren Wisata pada Tahun Macan Air, Ini Penjelasannya Menurut Feng Shui

Travel Update
Megahnya Predjama, Kastel Terbesar Dunia yang Dibangun di Mulut Gua

Megahnya Predjama, Kastel Terbesar Dunia yang Dibangun di Mulut Gua

Jalan Jalan
Berencana Jalan-jalan? Simak Dulu Peruntungan 12 Shio Sepanjang 2022

Berencana Jalan-jalan? Simak Dulu Peruntungan 12 Shio Sepanjang 2022

Travel Tips
Kenapa Hotel Masih Sediakan Sabun Batang, Ini Alasannya

Kenapa Hotel Masih Sediakan Sabun Batang, Ini Alasannya

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.